Informasi
ADVERTISEMENT

Motor Honda Spacy: Performa Tak Bisa Dianggap Sepele, tapi Penjualannya Benar-benar Memble

motor Honda Stylo 160: Motor Matik Baru dari Honda tapi Sudah Disinisin karena Pakai Rangka eSAF, Bagusan Honda Giorno ISS Honda motor honda spacy

Meski aneh, tapi, motor Honda Spacy adalah motor yang punya kesan begitu dalam untuk saya. Saya menghabiskan sebagian besar hidup saya bersama Honda Spacy. Kira-kira, 11 tahunan lah.

Kalau tidak salah ingat motor Spacy-ku ini dibeli orang tuaku waktu aku SD. Aku nggak ingat betul tapi kira-kira waktu aku kelas 6 SD atau sekitar 2011. Ketika kutanya Bapakku kenapa beli motor ini, Bapakku hanya menjawab, “Soalnya helm bisa masuk jok motor”.

That’s it, that’s all.

Hanya dengan alasan multi fungsi inilah motor warna hijau itu kemudian menemaniku hingga tahun 2022 lalu. Perihal warna hijau aku tak lagi bertanya karena Bapakku memang cukup unik dalam perihal pemilihan

Motor ini warnanya ngejreng sekali, warna hijau yang akhir-akhir ini sering disebut dengan ‘hijau miskin’ itulah warna motor Honda Spacy yang kutunggangi. Bodi belakangnya besar melebar dan ada semacam buntut di bodi belakangnya. Ibuku kerap mempertanyakan apa pula fungsi buntut itu, secara estetika pun nggak masuk. Pada bagian depan terutama lampu utama sering kali disebut mirip capung oleh Ibukku, meskipun kini kusadari itu opini yang aneh karena ternyata tidak mirip-mirip amat.

Separuh nafasku terbang bersama motor Honda Spacy

Meski Spacy-ku ini tidak terlalu ‘nyeni’, tapi secara performa dan fungsi bolehlah. Apalagi dengan teknologi helm-in alias kapasitas jok yang sangat besar ini, semua barang masuk, pun kupikir gajah bisa aja masuk. Bahkan saking besarnya kerap kali aku pulang kampung tak perlu bawa tas besar, cukup masukan saja semua baju-baju ke jok besar itu.

Motor hijauku ini sudah seperti lagu separuh nafasku, karena aku menaruh separuh hidupku padanya. Selain pada awal tujuannya kupakai untuk PP sekolah-rumah, motor ijo royo ini sudah ku ajak melalang buana ke mana saja. Bukan lagi lintas kabupaten, si ijo royo ini tangguh sekali kuajak lintas provinsi. Blora-Semarang, Sragen-Blora, Sragen-Solo, Blora-Jogja, Blora-Ngawi, Blora-Rembang, sudah pernah kuarungi bersama motor Honda Spacy.

Terakhir paling jauh pernah kuajak PP Semarang-Jakarta, agaknya emang setengah maksa, tapi motor ini memang tangguh.

Baca halaman selanjutnya: Performanya pedas…

Terakhir diperbarui pada 10 Februari 2025 oleh .

Nazhira Khairunnisa

Seorang guru sejarah dari Blora. Peduli dengan isu krisis iklim, anak-anak, pendidikan, dan tentunya sejarah. Hobi jalan-jalan. Akhir-akhir lagi suka membuat zine lucu dan gemas.