Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Motor Bebek dan Matic Pakai Knalpot Racing Itu Biar Apa sih? Biar Dipukuli?

Raden Muhammad Wisnu oleh Raden Muhammad Wisnu
30 Maret 2021
A A
knalpot racing knalpot berisik motor mojok

knalpot racing knalpot berisik motor mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Hari ini saya melihat twit tentang puluhan motor dengan knalpot racing yang dirazia di Lembang. Saya sangat mengapresiasi pihak kepolisian yang telah melakukan razia tersebut karena sejak lama saya dan jutaan rakyat Indonesia lainnya pasti tidak menyukai knalpot berisik tersebut karena sangat mengganggu ketentraman hidup banyak orang.

Bagaimana tidak, sejak masih SMA, layaknya Dilan, saya sering memarahi orang-orang yang memakai knalpot racing. Tentunya ya saya lihat-lihat dulu yang pakai motornya. Waktu itu saya cuma memarahi yang masih sebaya aja, yang masih pakai seragam SMA demi keselamatan jiwa dan raga saya. Masalahnya, meskipun saya (mantan) atlet cabang olahraga karate, saya bukan siapa-siapa. Kalau saya anak menteri, anak jenderal polisi atau jenderal TNI ya saya juga pastinya jauh lebih berani marahin mereka.

Kembali ke topik knalpot racing. Saya masih memahami kalau knalpot jenis ini digunakan dalam ajang resmi, misalnya balapan resmi yang dilakukan di lintasan resmi, maupun dalam ajang adu modifikasi sepeda motor yang sering dilakukan saat tidak ada pandemi. Tapi, kalau di jalanan, buat apa sih pakai knalpot racing?

Kalau motornya dua tak seperti RX King saya masih agak memaklumi sedikit karena setelan pabriknya secara default kan emang udah berisik kayak gitu, bukan disengaja oleh pengendaranya. Atau, motor dengan kapasitas mesin lebih dari 250cc seperti Ducati Monster atau Harley-Davidson sih saya masih memaklumi. Lagian motor gede (moge) kayak mereka mah berisiknya gagah, bukan berisik cempreng macam motor matic, apalagi motor bebek yang cuma dipakein knalpot racing. Motor dengan kapasitas mesin lebih dari 250cc seperti yang saya sebut di atas kalau jalan juga cepat, sedangkan motor bebek dan motor matik jalannya tetap lelet, meskipun pakai knalpot racing. Yang ada cuma berisik doang!

Mungkin bagi mereka yang memasang knalpot berisik itu merasa keren dan gagah, padahal mah nggak gagah sama sekali. Ingat peribahasa, tong kosong nyaring bunyinya. Harimau ditakuti oleh hewan lain karena diam dan bersikap cool. Yang berisik malah hewan yang dia mangsa seperti bebek yang sering sekali ngebacot. Tapi, sekalinya harimau mengaum, langsung rontok bulu-bulu bebek tersebut saking takutnya atas aumannya itu.

Oke, komparasi ini memang menggelikan. Tapi, kalau nangkep maksud saya, yak benar, kalian pengguna knalpot racing nggak ada bedanya sama bebek. Bacot doang.

Saya lihat, mayoritas yang pakai knalpot racing itu ya cuma remaja aja sih dengan rentang usia anak SMP sampai awal jadi mahasiswa. Biasanya kalau udah lewat dari usia tersebut, sudah sadar diri dan pakai knalpot standar. Mungkin, sebagai remaja, itu bentuk aktualisasi diri aja biar diperhatikan oleh orang-orang sekitar karena mayoritas kan pakai motor rakyat yang dibuat secara masal di pabrik, jadi buat tampil beda mereka pakai knalpot racing deh. Mudah-mudahan jumlah remaja yang seperti itu semakin berkurang deh. Makanya saya senang kalau ada pengguna knalpot racing yang kena razia kepolisian.

Saya juga heran, kok bisa pengguna motor dengan knalpot mberr yang masih remaja ini hidup dengan tenang? Pasti ada ratusan bahkan ribuan orang yang setiap kali mereka lewat mengumpat dan mendoakan mereka yang nggak-nggak seperti kena razia kepolisian atau bahkan didoakan biar kecelakaan lalu lintas karena berisiknya suara knalpot mereka, terutama kalau masuk gang dan suda di atas jam 10 malam di mana orang-orang sudah istirahat.

Baca Juga:

Lampu LED Silau dan Knalpot Racing, Modifikasi Mobil yang Paling Saya Benci karena Mengganggu Banget

Mencoba Husnuzan kepada Pengguna Knalpot Racing

Kepada pengguna motor racing, tapi motornya cuma motor matik apalagi motor bebek, tolonglah untuk segera bertaubat. Gunakanlah knalpot racing yang berisik tersebut di ajang resmi seperti balapan pada lintasan yang sudah ditentukan maupun ajang modifikasi sepeda motor yang biasanya dilakukan saat tidak ada pandemi. Jangan dipakai di jalanan. Janganlah menjadi pengendara sepeda motor yang merugikan orang lain.

BACA JUGA Pasang Knalpot Racing Adalah Tanda Pemilik Motor Boros dan Tidak Setia dan tulisan Raden Muhammad Wisnu lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 30 Maret 2021 oleh

Tags: 250ccknalpot racingmotor balap
Raden Muhammad Wisnu

Raden Muhammad Wisnu

Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung yang bekerja sebagai copywriter. Asal dari Bandung, bercita-cita menulis buku. Silakan follow akun Twitternya di @wisnu93 atau akun Instagram dan TikToknya di @Rwisnu93

ArtikelTerkait

Mencoba Husnuzan kepada Pengguna Knalpot Racing

Mencoba Husnuzan kepada Pengguna Knalpot Racing

10 Mei 2022
Lampu LED Silau dan Knalpot Racing, Modifikasi Mobil yang Paling Saya Benci karena Mengganggu Banget Mojok.co

Lampu LED Silau dan Knalpot Racing, Modifikasi Mobil yang Paling Saya Benci karena Mengganggu Banget

28 September 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Piyungan Isinya CEO Pakai Sandal Jepit Bawa Karung Rongsokan (Unsplash)

Saya Belajar Tentang Kebahagiaan di Piyungan, Tempat Para CEO Pakai Sandal Jepit dan Pegang Karung Rongsokan

7 Februari 2026
Petaka Terbesar Kampus- Dosen Menjadi Joki Skripsi (Pixabay)

Normalisasi Joki Skripsi Adalah Bukti Bahwa Pendidikan Kita Memang Transaksional: Kampus Jual Gelar, Mahasiswa Beli Kelulusan

4 Februari 2026
5 Alasan Orang Kaya Ingin Terlihat Miskin (Unsplash)

5 Alasan Orang Kaya Ingin Terlihat Miskin, Menghindari Pajak Bukan Satu-satunya!

9 Februari 2026
7 Kebiasaan Orang Kebumen yang Terlihat Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warga Lokal Mojok.co

6 Mitos di Kebumen yang Nggak Bisa Dibilang Hoaks Begitu Saja

3 Februari 2026
Andai Jadi Warga Tangerang Selatan, Saya Pasti Sudah Pusing Tujuh Keliling. Mending Resign Jadi Warga Tangsel!

Jangan Nilai Buku dari Sampulnya, dan Jangan Menilai Tangerang Selatan Hanya dari Bintaro, Alam Sutera dan BSD Saja

4 Februari 2026
5 Menu Seasonal Indomaret Point Coffee yang Harusnya Jadi Menu Tetap, Bukan Cuma Datang dan Hilang seperti Mantan

Tips Hemat Ngopi di Point Coffee, biar Bisa Beli Rumah kayak Kata Netijen

3 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Lawson Slamet Riyadi Solo dan Sekutu Kopi: Jadi Tempat Ngopi, Jeda selepas Lari, dan Ruang Berbincang Hangat
  • Rayakan 20 Tahun Asmara, Ruzan & Vita Rilis Video Klip “Rayuanmu” yang Bernuansa Romansa SMA. Tayang di Hari Valentine!
  • Nasi Bekal Ibu untuk Saya yang Balik ke Perantauan adalah Makanan Paling Nikmat sekaligus Menguras Air Mata
  • Media Online Tak Seharusnya Anxiety pada AI dan Algoritma 
  • Pengangguran Mati-matian Cari Kerja, Selebritas Jadikan #OpenToWork Ajang Coba-coba
  • Orang Nggak Mau Dijuluki “Sinefil” karena Tahu Itu Ejekan, tapi Tetap Banyak yang Mengaku “Si Paling Film”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.