Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Mobil Pajero Dakar 4×4 Emang Hebat, tapi Seat Ketiganya Sempit Banget

Rahadian oleh Rahadian
8 Desember 2021
A A
Mobil Pajero Dakar 4x4 Emang Hebat, tapi Seat Ketiganya Sempit Banget terminal mojok.co
Share on FacebookShare on Twitter

Pada akhir November 2019, saya dan keluarga bergegas ke Kayu Agung Sumatera Selatan. Saya akan menuju ke rumah orang tua istri untuk melangsungkan pernikahan. Saya dan keluarga transit dulu di Bandara Mahmud Baharuddin. Lalu, kami dijemput menggunakan mobil Pajero Dakar 4×4 menuju ke Kayu Agung. Mobil buatan Mitsubishi ini adalah milik kakak istri saya.

Saya benar-benar terpukau dengan mobil Pajero ini. Mobil ini tampak gagah. Bannya pun besar seperti khasnya mobil off-road. Pada bagian depannya, ada bumper besar yang membuat tampilan mobil kian gagah. Saya kebagian duduk di seat ketiga. Ternyata, setelah saya duduk di seat ketiga, saya benar-benar nggak nyaman. Seat ini terlalu sempit bagi yang bertubuh tinggi seperti saya.

Jarak antara kursi tengah dengan kursi belakang terlalu pendek. Sedangkan saya bertubuh tinggi, tinggi badan saya 172. Jadi, supaya saya bisa duduk di seat ketiga, saya harus menekuk paha lebih ke atas. Posisi ini membuat kaki saya pegal dan sedikit nyeri. Sementara perjalanan dari bandara ke Kayu Agung memakan waktu tiga jam. Jadi selama tiga jam perjalanan, saya harus menanggung penderitaaan ketidaknyamanan tersebut.

Adik saya, yang juga bertubuh tinggi merasakan hal yang sama. Tinggi badannnya yaitu 170 cm. Saya lalu bertanya padanya dengan nada pelan, “Kursi seat ketiganya sempit, ya?” Saya menggunakan nada pelan karena tak ingin orang yang menjemput kami mendengarnya. Bila mereka mendengar apa yang saya katakan, pastinya akan merepotkan mereka. Lalu, adik saya menjawab dengan nada pelan, “Iya, terlalu sempit, nih.”

Satu setengah jam kemudian, jalanan di depan kami banyak yang berlubang. Bahkan, ada lubang yang sangat dalam. Si sopir mobil ini tanpa rasa takut sedikit pun melewati lubang-lubang itu. Mobil Pajero ini benar-benar luar biasa. Lubang yang benar-benar dalam saja bisa dilewati. Bahkan, mobil ini biasa digunakan sebagai mobil transportasi keluarga istri saya kalau mau menuju ke Pulau Jawa. Ya, ia jadi kendaraan antar pulau.

Mobil saya sendiri adalah Honda Brio. Coba kalau saya lewati medan tersebut menggunakan Honda Brio. Apa yang akan terjadi? Ban mobil pastinya akan nyangkut di lubang-lubang. Bahkan, bukan tak mungkin karena tersangkut, saya sampai harus mendorongnya.

Nah, di balik kehebatan Pajero Dakar 4×4, kenapa sih seat ketiganya nggak dijadikan bagasinya aja? Di belakang seat sebenarnya ada bagasi. Tapi, nggak terlalu besar. Kalau seat ketiganya dijadikan bagasi, bagasinya kan jadi lebih luas. Memang, hal ini bakal bikin jumlah penumpang yang bisa dimuat akan berkurang. Tapi, kan, yang penting jadi nyaman.

Bukan kali itu saja saya merasakan penderitaan itu duduk di seat ketiga mobil. Sebelumnya, saya juga merasakannya. Tapi, di mobil-mobil kelas menengah hingga bawah. Kalau di mobil-mobil kelas menengah hingga bawah, seat ketiga sempitnya, saya masih bisa maklum. Teman-teman saya juga sering bercerita kepada saya betapa nggak enaknya duduk di seat ketiga pada mobil kelas menengah hingga bawah.

Baca Juga:

Di Jajaran Mobil Bekas, Kia Picanto Sebenarnya Lebih Mending daripada Suzuki Karimun yang Banyak Dipuja-Puja Orang

Pilih Hyundai Avega Bekas Dibanding Mobil Jepang Entry-Level Baru Adalah Keputusan Finansial Paling Cerdas

Akan tetapi, kalau seat ketiga sempit dan saya berada di dalam di Pajero Dakar, saya nggak bisa nerima. Ini Pajero Dakar, kan? Mobil yang harganya lebih dari setengah miliar. Jadi, Pajero Dakar sebenarnya adalah mobil kelas atas. Seharusnya, seat ketiganya dibuat lebih luas. Kalau nggak, plis dijadikan bagasi saja, ya.

Setibanya di lokasi rumah orang tua istri, saya benar-benar gembira. Saya akhirnya terbebas dari penderitaan. Saya pun langsung duduk meluruskan kaki di lantai. Kaki saya sudah benar-benar pegal dan nyeri. Gimana nggak pegal dan nyeri? Wong, selama 3 jam saya harus mengangkat paha lebih tinggi agar bisa duduk. Sungguh perjalanan yang berat, walaupun saya nggak jadi sopir.

Sumber Gambar: Unsplash

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 7 Desember 2021 oleh

Tags: mobilpajeroPajero Dakar 4x4
Rahadian

Rahadian

Sarjana Hubungan Internasional yang gemar menulis, bermain musik, dan coding.

ArtikelTerkait

Motor Honda PCX, Motor yang Bakal Mengantarmu Naik Kasta Kehidupan yamaha NMAX pajero kunci keyless tangki honda pcx

Yamaha NMAX dan Honda PCX, Pajero Versi Roda 2: Sama-sama Arogan, Sama-sama Bikin Emosi

19 September 2024
Orang yang Membunyikan Klakson Serampangan Layak Kena Azab terminal mojok.co

Hal-hal Menyebalkan yang Pesepeda Temui di Jalan Raya

17 Oktober 2020
garansi mesin oli mesin dikuras pakai solar mesin mobil mojok

Sebelum Beli Mobil, Pahami Benar Ketentuan Klaim Garansi Mesin biar Nggak Nyesel

16 Januari 2021
Kursus Mengemudi Mobil Matic Itu Aneh

Ketahui 3 Hal Ini Sebelum Memilih Tempat Kursus Mengemudi

6 Oktober 2022
pengemudi pemula

5 Kemampuan yang Wajib Diasah Pengemudi Pemula

10 Desember 2021
Wuling Air EV, Musuh Bersama para Pengendara Mobil di Parkiran

Wuling Air EV, Mobil Listrik yang Jadi Musuh Bersama para Pengendara Mobil di Parkiran

27 September 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pilih Hyundai Avega Bekas Dibanding Mobil Jepang Entry-Level Baru Adalah Keputusan Finansial yang Cerdas Mojok.co

Pilih Hyundai Avega Bekas Dibanding Mobil Jepang Entry-Level Baru Adalah Keputusan Finansial Paling Cerdas

7 April 2026
Membuka Kebohongan Purwokerto Lewat Kacamata Warlok (Unsplash)

Membuka Kebohongan Tentang Purwokerto dari Kacamata Orang Lokal yang Jarang Dibahas dalam Konten para Influencer

4 April 2026
Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan!

Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan!

4 April 2026
Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg Mojok.co

Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg

5 April 2026
Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan Mojok.co

Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan

5 April 2026
Jadi PNS di Desa Tidak Bisa Hidup Tenang, Tuntutan Sosialnya Tinggi karena Dikira Mapan dan Serba Bisa Mojok.co

Jadi PNS di Desa Tidak Bisa Hidup Tenang, Tuntutan Sosialnya Tinggi karena Dikira Mapan dan Serba Bisa

9 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Bangun Rumah Istana di Grobogan Gara-gara Sinetron, Berujung Menyesal karena Keadaan Aneh dan Merepotkan
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit
  • Buka Usaha dan Niat Slow Living di Desa Malah Dibikin Muak dengan Etos Kerja Pemudanya, Bersikap Semaunya Atas Nama “Kekeluargaan”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.