Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Sapa Mantan

Menikmati Hari Tua Seperti Bapak

Seto Wicaksono oleh Seto Wicaksono
18 Juni 2019
A A
hari tua bapak

hari tua bapak

Share on FacebookShare on Twitter

Bapak pernah bercerita bahwa, beliau bekerja mulai dari usia 18 tahun. Saat itu Bapak terhitung baru saja lulus dari STM (Sekolah Teknik Menengah) jurusan bangunan. Bapak bercerita, di domisilinya kala itu masuk STM lebih digemari karena lebih banyak praktik dibanding teori, sehingga banyak pula kemampuan berkaitan dengan hardskill yang didapat, khususnya ilmu mengenai teknik bangunan.

Bapak mengisahkan, kali pertama bekerja hanyalah sebagai tukang kebun di suatu instansi, ya mengecek tanaman sekaligus menyiramnya di jam yang sudah ditentukan. Semacam kerja di lapangan dan terbilang serabutan. Waktu itu Bapak mengaku tidak keberatan apalagi malu, terpenting adalah bisa bekerja dan membantu orang tua.

ADVERTISEMENT

Sambil bekerja, setelah dirasa uang tabungan cukup, Bapak mencoba melanjutkan jenjang pendidikan ke perguruan tinggi. Sayang, karena fokus terbagi dua antara bekerja dan kuliah, akhirnya banyak nilai yang terbengkalai dan Bapak harus merelakan proses kuliahnya tersebut.

Dengan segala perjuangan Bapak dalam bekerja sampai ke posisi terakhir yang diemban, akhirnya beliau pensiun setelah selama kurang lebih 40 tahun berkarir. Sebagaimana seseorang yang meninggalkan kebiasaannya setelah selama berpuluh tahun dilakukan, sedih tidak dapat dipungkiri dan tak terbantahkan.

Seperti halnya para atlet yang memutuskan untuk mengakhiri karirnya karena terpatok usia. Tentu masih terekam dalam ingatan, bagaimana David Beckham tak dapat menahan tangisnya saat mengumumkan dirinya pensiun di PSG. Baru-baru ini, pebulutangkis asal Malaysia, Lee Chong Wei juga mengumumkan bahwa dia pensiun dari dunia badminton dan tangis kesedihan pun tak dapat ditahan. Semuanya terasa emosional.

Oleh karena kurang berminat dalam berwirausaha, akhirnya Bapak memutuskan untuk menikmati masa pensiun di rumah, bermain dengan cucu dan menjadi “tukang ojek pribadi” bagi Ibu yang masih aktif mengajar.

Saya menghargai pilihan Bapak sebagaimana beliau menghargai tiap keputusan yang saya tentukan dalam hidup. Saya dan Bapak memang dikenal seringkali beda pendapat, maka tak jarang saya sering menegaskan bahwa, dengan segala resikonya saya sudah mempertimbangan mengenai beberapa langkah yang diambil.

Selain dari itu, saya teramat menyayangi dan menghormati beliau. Dalam kesederhanaannya, beliau selalu membuat saya bahagia tanpa kenal lelah dan itu semua membekas dalam ingatan hingga sekarang.

Baca Juga:

Menyalahkan Ortu yang Menitipkan Anaknya di Daycare Itu Jahat dan Nirempati

Ternyata Bulan Puasa dan Lebaran Tidak Lagi Sama Setelah Orang Tersayang Tiada, Tradisi Banyak Berubah dan Jadi Nggak Spesial

Sebagaimana anak-anak lain yang pada masanya suka menonton Tom & Jerry, saya pun ikut menyukainya dan Bapak mengetahui hal itu. Maka seringkali saya dibawakan CD Tom & Jerry walau bajakan. Hehe. Toh, bagi saya bukan soal bajakannya, lebih kepada niat membuat saya senang.

Bapak juga senang sekali memberi kejutan. Seringkali saya dibelikan mainan olehnya sepulang kerja. Itu kenapa sewaktu kecil, bagi saya menanti Bapak pulang bekerja adalah hal yang paling menyenangkan dibanding menanti jawaban darinya yang tak kunjung ada kepastian.

Saat ini, aktivitas Bapak selain antar-jemput Ibu untuk kebutuhan mengajar, layaknya beberapa pensiunan lain, adalah membaca. Sedari dulu beliau memang hobi membaca, dari mulai membaca koran sampai dengan beberapa majalah. Beliau juga bercerita semasa sekolah memiliki hobi kirim tulisan ke beberapa surat kabar, saat itu honor yang didapat sekitar 750 rupiah –yang pada masanya tergolong cukup untuk mentraktir gebetan di kedai soto terdekat.

Badminton menjadi salah satu olahraga favorit Bapak dan sampai dengan saat ini masih terus ditekuni dengan teman sebayanya. Tentu tidak akan selincah dulu, namun efektif dalam menghilangkan rasa jenuh dan suntuk pada masa pensiun. Paling penting, beliau tetap bahagia serta menjaga mood positifnya melalui badminton.

Atas apa yang dilakukan selama hidup sampai dengan saat ini, dari mulai bekerja, menafkahi serta membuat keluarga bahagia—tak terkecuali saya sebagai anak—Bapak layak menikmati hari tua sebagaimana mestinya dengan cara apa pun yang beliau mau.

Bapak juga menunjukan arti bekerja keras semasa hidupnya, dengan contoh langsung yang saya lihat, ternyata memang betul bahwa besar usaha yang dilakukan akan berbanding lurus dengan hasil –tiada yang sia-sia.

Sekarang, sudah semestinya saya yang bekerja keras, bahkan lebih keras dari apa yang beliau lakukan dahulu dengan segala tantangan dan kesulitan yang ada. Atas apa yang sudah dilakukan oleh Bapak, beliau layak mendapat apresiasi, sudah menjadi kewajiban sebagai anak harus menghormati. Sebab, bagaimana kondisi kita saat tua nanti masih menjadi misteri yang tidak ada seorang pun mengetahui.

Terakhir diperbarui pada 14 Januari 2022 oleh

Tags: BapakHari TuahubunganKeluargaOrangtua dan Anak
Seto Wicaksono

Seto Wicaksono

Kelahiran 20 Juli. Fans Liverpool FC. Lulusan Psikologi Universitas Gunadarma. Seorang Suami, Ayah, dan Recruiter di suatu perusahaan.

ArtikelTerkait

dulu saya

Sebuah Curhatan Mahasiswi : Perilaku yang Saya Benci Dulu Adalah Perilaku Saya Sekarang

11 Juni 2019
Membedah Isi Kepala Manusia yang Hobi Menggantungkan Hubungan Asmara terminal mojok.co

Pacar yang Abusive Itu Pantasnya Ditinggalin Bukan Malah Dinikahi

20 Juni 2019
terlalu baik

Menolak Cinta Seseorang dengan Dalih, ‘Maaf Kamu Terlalu Baik Buat Aku’: Maksudnya Gimana Sih?

17 Juli 2019
Unlock Your Heart oleh Sabrina Maidah: Membuka Hati pada Hubungan Baru

Unlock Your Heart oleh Sabrina Maidah: Panduan Membuka Hati pada Hubungan Baru

9 September 2023
asisten rumah tangga

Asisten Rumah Tangga yang Tak Kunjung Kembali Setelah Idul Fitri

11 Juni 2019
Rekomendasi Tempat Liburan Nataru di Bikini Bottom yang Bisa Dinikmati Bareng Keluarga

Rekomendasi Tempat Liburan Nataru di Bikini Bottom yang Bisa Dinikmati Bareng Keluarga

28 Desember 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Seminggu buka jastip sudah cukup membuat saya paham kenapa jastiper sering pasang fee mahal

Seminggu buka jastip sudah cukup membuat saya paham kenapa jastiper sering pasang fee mahal

18 Juli 2026
Kenapa banyak daerah di jombang bernama mojo? (Wikimedia Commons)

Kenapa banyak daerah di jombang bernama mojo?

21 Juli 2026
4 Tempat Bersejarah di Surabaya Barat yang Bisa Dikunjungi biar Nggak Melulu ke Mal

Surabaya Barat: kota dalam kota yang bikin warga aslinya jadi tamu

17 Juli 2026
Membayangkan Jatinangor Tanpa Unpad, ITB, IPDN, dan Ikopin: Nggak Terkenal, Nggak Berkembang, Pokoknya Menyedihkan sumedang, bandung

Berhentilah menyebut Jatinangor sebagai Bandung coret, tolong hormati Sumedang

15 Juli 2026
Cerita suram Semarang yang tidak asing bagi warlok, tapi jarang diketahui pendatang  Mojok.co

Cerita suram Semarang yang tidak asing bagi warlok, tapi jarang diketahui pendatang 

19 Juli 2026
Untuk Warga Surabaya, Stop Menormalisasi Bayar Parkir kepada Juru Parkir di Toko Atau Minimarket yang Bertuliskan 'Parkir Gratis'!

Jangan cintai Surabaya secara berlebihan, ia juga punya kekurangan yang patut dibicarakan

21 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.