Mengapa Rumah Tusuk Sate Sering kali Dianggap Bawa Sial? – Terminal Mojok

Mengapa Rumah Tusuk Sate Sering kali Dianggap Bawa Sial?

Artikel

Avatar

Sebelumnya, perlu diketahui bersama bahwa rumah tusuk sate bukan rumah yang berbentuk tusuk sate ataupun rumah dengan sate di atas gentengnya seperti Gedung Sate yang ada di Bandung. Akan tetapi, ia adalah rumah yang berlokasi di ujung jalan atau pertigaan jalan berbentuk T. Rumah ini diyakini banyak orang memiliki kesialan jika Anda memiliki rumah di lokasi tersebut.

Banyak sekali mitos-mitos yang beredar di masyarakat untuk rumah tusuk sate ini. Bukan hanya mitos sebenarnya, kadang mereka juga melihat langsung dari tetangganya yang memiliki rumah di lokasi itu.

Masyarakat Indonesia yang percaya dengan mitos rumah tusuk sate ini bilang bahwa jika Anda memiliki rumah berlokasi di ujung jalan atau pertigaan jalan makan banyak kesialan yang akan menimpa. Misalnya, orang di rumah tersebut akan mudah terkena penyakit. Selain itu, hubungan keharmonisan rumah tangga juga akan digoncangkan.

Selain itu, juga ada kesialan-kesialan lain misal masalah finansial, seperti kehilangan penghasilan atau pekerjaan, memiliki kerugian, dan tidak lancar dalam menjalankan bisnisnya. Namun, ada juga beberapa orang yang bilang, jika pemilik rumah tusuk sate ini tidak mendapatkan kesialan yang parah, mereka akan mendapatkan keuntungan dan kebaikan yang luar biasa.

Keuntungan luar biasa itu juga bisa didapat karena mendapatkan rezeki yang berlimpah atau bisnis yang sangat lancar. Pasalnya, dengan melihat lokasinya yang berada di ujung jalan, rumah dengan lokasi tusuk sate ini sangat mungkin dijadikan tempat usaha. Lokasinya yang strategis akan memudahkan orang melihat dan mengingatnya.

Saking banyaknya mitos dan kejadian-kejadian yang tidak terduga pada rumah tusuk sate, banyak sekali perumahan atau kompleks yang membuat taman pada lokasi tusuk sate ini. Pasalnya, lokasi ini biasanya sedikit peminat dan untuk menghindari mitos-mitos yang telah beredar.

Selain mitos-mitos yang beredar, kejadian yang sering terjadi adalah banyaknya pengendara bermotor yang mengalami rem blong. Akhirnya mereka menabrak halaman atau pagar rumah yang lokasinya di tusuk sate. Kalau menurut saya, rawannya punya rumah yang berada di tusuk sate, ya seperti itu. Lokasi ini rawan “tertabrak” karena berada di ujung jalan.

Oleh karena itu, kalau ada memang memiliki rumah di lokasi ini, nggak ada salahnya untuk membuat pintu yang nggak menghadap langsung ke jalan tersebut. Bagaimanapun juga, untuk meminimalisir kejadian yang nggak diinginkan.

Selain itu, untuk menghindari kecelakaan saat tinggal di rumah ini adalah dengan cara meletakkan pot besar atau membuat taman atau kolam kecil di depan rumah. Supaya, jika sampai ada kecelakaan, kendaraan tersebut nggak langsung mengenai rumah.

Hal lain yang juga perlu disadari. Ketika rumah lain biasanya berhadapan dengan rumah-rumah lainnya sehingga sinar matahari tidak langsung tertuju ke rumah tersebut. Berbeda dengan rumah yang lokasinya di tusuk sate ini. Hawa panas di rumah ini bisa langsung sangat terasa karena paparan sinar matahari langsung tertuju ke rumah.

Meski banyak mitos-mitos (yang seringnya nggak enak) beredar, sampai sekarang rumah dengan tipe ini, toh, juga banyak yang menempati. Mungkin sebetulnya, tidak apa-apa jika ingin menempati asal kita cerdas dalam merawat dan mendesain rumah tersebut agar tetap nyaman untuk ditinggali.

BACA JUGA Pentingnya Ilmu Geografi untuk Tentukan Lokasi Rumah Saat Akan Membelinya dan tulisan Salmaa Aura Fitri lainnya.

Baca Juga:  Menggugat Perusakan Alam Lewat Lagu-lagu Sisir Tanah
Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.
---
5


Komentar

Comments are closed.