Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Mempertanyakan Orang-orang yang Punya Hobi Memancing

Erma Kumala Dewi oleh Erma Kumala Dewi
18 November 2024
A A
Mempertanyakan Orang-orang yang Punya Hobi Memancing Mojok.co

Mempertanyakan Orang-orang yang Punya Hobi Memancing (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Hobi memancing kembali hidup di kampung saya beberapa tahun belakangan, Tidak jauh dari kampung, tidak sampai 50 meter jaraknya, memang ada sungai yang biasa menjadi spot andalan. Uniknya, mereka yang memancing di sana kini semakin beragam, tidak hanya bapak-bapak, tapi juga pemuda kampung. 

Dahulu, orang-orang yang sering memancing di sungai itu adalah bapak-bapak. Mereka biasa melakukannya saat hari libur kerja atau saat malam hari. Iya, memancing tengah malam bukanlah hal yang asing di kampung saya. Pemandangan semacam itu sedikit bergeser ketika Covid-19 melanda. Anak-anak dan pemuda kampung yang biasanya sibuk dengan kegiatan sekolah jadi punya banyak waktu luang. Untuk mengisi kekosongan waktu itu, mereka coba-coba ikut memancing (tentunya sebelum pembatasan lockdown begitu ketat). Memancing dianggap bisa mengurangi kejenuhan dan bisa dilakukan sendirian tanpa berkerumun.

Hobi ini terus berlanjut hingga Covid-19 mereda. Terkadang, anak-anak remaja ini memancing sampai larut malam sampai bikin orang tua mereka mengomel. Uang jajan pun habis dipakai untuk beli peralatan memancing. Sebagai orang yang awam dengan dunia memancing saya nggak paham kenapa hobi yang satu ini punya banyak penggemar. 

Hobi memancing hanya menghabiskan waktu 

Salah satu ciri khas yang lekat dengan memancing adalah durasinya yang tidak kunjung habis. Orang yang kadung asyik memancing bisa menghabiskan waktu berjam-jam, bahkan bisa seharian penuh. Apa nggak membosankan menunggu ikan selama itu? 

Belum lagi ada potensi nggak dapat tangkapan sama sekali. Apalagi buat para pemancing pemula yang kemampuannya masih kurang. Jangankan mancing di alam bebas, mancing di kolam pemancingan yang jelas-jelas banyak ikannya saja masih gagal dapat tangkapan. Ujung-ujungnya, mereka tetap beli ikan untuk keluarga di rumah. Sekalian agar nggak malu-malu amat karena gagal membawa pulang ikan sih.

Hal yang lebih nggak saya pahami adalah orang-orang yang memancing ikan untuk dilepas kembali. Ngapain sih susah-susah memancing kalau ujung-ujungnya dilepas? Mending nggak usah mancing sekalian. Selain buang-buang waktu juga menyiksa si ikan karena sudah membuat mereka terluka.

Selagi menunggu ikan memakan umpan, ada tantangan lain yang mesti dihadapi. Paling sepele, digigit nyamuk. Tantangan lain yang cukup berbahaya bertemu hewan-hewan liar yang berbahaya, ular misalnya. Kalau memancingnya dilakukan malam hari, kemungkinan bisa dapat bonus pengalaman mistis dan masuk angin. Bukankah hobi memancing ini sama dengan nyari-nyari penyakit?

Baca halaman selanjutnya: Bukan kegiatan yang …

Baca Juga:

4 Cara Halus Pemilik Kolam Pemancingan Memeras para Pemancing

15 Dosa Pemancing di Kolam Pemancingan yang Meresahkan, Bikin Rusak Suasana

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 20 November 2024 oleh

Tags: hobihobi memancingmancingmemancingpemancingan
Erma Kumala Dewi

Erma Kumala Dewi

Penggemar berat film kartun walaupun sudah berumur. Suka kulineran dan kekunoan.

ArtikelTerkait

Berkat Resep Jebolan MasterChef Indonesia, Saya Jadi Kecanduan Masak terminal mojok

Berkat Resep Jebolan MasterChef Indonesia, Saya Jadi Kecanduan Masak

24 Mei 2021
Sasaeng Fans_ Kisah Para Penggemar yang Melewati Batas terminal mojok

Sasaeng Fans: Kisah para Penggemar yang Melewati Batas

10 Juni 2021
4 Hobi yang Bisa Jadi Ide Bisnis Selama Konser Kpop Masih Eksis

4 Hobi yang Bisa Jadi Ide Bisnis Selama Konser Kpop Masih Eksis

11 November 2024
pakaian outfit seragam bapak-bapak pencinta burung berdasarkan burung kesukaannya mojok.co

Outfit Bapak-bapak Pencinta Burung Sesuai Burung Kesukaannya

29 Juni 2020
Memahami Alasan Mengapa Mancing Menjadi Primadona Masyarakat Rural terminal mojok

Memahami Alasan Mengapa Mancing Jadi Primadona Masyarakat Rural

27 Mei 2021
Mengenal 7 Jenis Nomor Telepon Genggam yang Cantik terminal mojok

Mengenal 7 Jenis Nomor Telepon Genggam yang Cantik

27 Juli 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Alasan Drama Korea Zaman Sekarang "Kalah" dengan Zaman Dahulu Menurut Saya yang Sudah 15 Tahun Jadi Penggemar Mojok.co

4 Alasan Drama Korea Zaman Sekarang “Kalah” dengan Zaman Dahulu Menurut Saya yang Sudah 15 Tahun Jadi Penggemar

11 Januari 2026
Pemasangan Lampu Merah di Persimpangan Purawisata Jogja itu Keputusan Konyol, Alih-alih Lancar, Malah Makin Macet!

Pemasangan Lampu Merah di Persimpangan Purawisata Jogja itu Keputusan Konyol, Alih-alih Lancar, Malah Makin Macet!

6 Januari 2026
Sisi Gelap Solo, Serba Murah Itu Kini Cuma Sebatas Dongeng (Shutterstock)

Anggapan Solo Serba Murah Mulai Terasa Seperti Dongeng, Gaji Tidak Ikut Jakarta tapi Gaya Hidup Perlahan Mengikuti

11 Januari 2026
6 Mitos Tentang Solo yang Ternyata Beneran Ada (Unsplash)

6 Mitos Tentang Solo yang Ternyata Beneran Ada

10 Januari 2026
Jurusan Ekonomi Pembangunan Menyadarkan Saya kalau Kemiskinan Itu Bukan Sekadar Orang yang Malas dan Tidak Punya Uang Mojok.co

Jurusan Ekonomi Pembangunan Menyadarkan Saya kalau Kemiskinan Itu Bukan Sekadar Orang yang Tidak Punya Uang

8 Januari 2026
Bus Efisiensi Penyelamat Warga Purwokerto yang Ingin “Terbang” dari Bandara YIA Mojok.co

Bus Efisiensi Penyelamat Warga Purwokerto yang Ingin “Terbang” dari Bandara YIA

9 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • “Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah”: KDRT Tidak Selalu Datang dari Kekerasan, tapi Juga Lewat Ketidakpedulian 
  • Lalu-lalang Bus Pariwisata Jadi “Beban” bagi Sumbu Filosofi Jogja, Harus Benar-benar Ditata
  • Sensasi Pakai MY LAWSON: Aplikasi Membership Lawson yang Beri Ragam Keuntungan Ekslusif buat Pelanggan
  • Super Flu yang Muncul di Jogja Memang Lebih Berat dari Flu Biasa, tapi Beda dengan Covid-19
  • Derita Anak Bungsu Saat Kakak Gagal Penuhi Harapan Orang tua dan Tak Lagi Peduli dengan Kondisi Rumah
  • Nasib Sarjana Kini: Masuk 14 Juta Pekerja Bergaji di Bawah UMP, Jadi Korban Kesenjangan Dunia Kerja

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.