Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Membedah Perbedaan Soto Mie Bogor dan Betawi

Nasrulloh Alif Suherman oleh Nasrulloh Alif Suherman
5 Agustus 2021
A A
Soto Mie Bogor dan Betawi_ Serupa tapi Tak Sama terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Kalau boleh memilih, dari sekian banyak kuliner Indonesia yang berkuah, saya sangat menyukai hidangan soto apa pun jenis variasinya. Mau itu soto santan atau bening, pakai daging ayam atau sapi, berasal dari Betawi, Bogor, Lamongan, Madura, Banjar, dan lain sebagainya. Soto adalah kuliner berkuah terbaik menurut saya.

FYI, soto yang hari ini dikenal sebagai panganan khas Indonesia ternyata adalah makanan hasil akulturasi budaya Tionghoa. Dikutip dari Tirto.id, soto berasal dari bahasa Mandarin dialek Hokkian yang disebut cau do, jao to, atau chau tu yang memiliki arti daging/jeroan dengan rempah-rempah.

Well, memang banyak, sih, makanan khas kita yang berasal dari Tionghoa, lalu “dinaturalisasi” menjadi lebih lokal. Karena makanan Tionghoa identik dengan menggunakan daging babi, maka masyarakat Indonesia yang mayoritas muslim mengutak-atik makanan tersebut agar lebih aman dikonsumsi.

Dalam tulisan ini, saya akan membahas salah satu soto yang terkenal di sekitar Jabodetabek. Soto tersebut adalah soto mie. Soto mie, dibandingkan soto-soto pada umumnya memang punya pembeda yang amat khas, yaitu mie telor yang ada di dalamnya. Berbeda dengan soto-soto lain yang paling banter pakai bihun/soun.

Jelas lah ya, makanya disebut soto mie. Nah, soto mie yang dikenal banyak orang adalah soto mie asal Kota Hujan, yakni Bogor. Tetapi, soto mie justru juga ada versi lain dan nggak kalah enak, soto mie tersebut adalah khas Betawi. Bukan soto Betawi yang pakai santan loh ya, tapi beneran soto mie.

Memang betul, soto mie Betawi popularitasnya agak kurang dibandingkan dengan soto mie Bogor, tapi kadang-kadang kalau ketemu suka banyak yang nggak tahu perbedaannya. Nggak bisa disalahkan, sih, karena balik lagi soal popularitas tadi. Sebagai orang yang sudah mencicipi keduanya, alhamdulillah juga bisa membedakan, saya akan kasih tahu perbedaan dari masing-masing dua soto mie tersebut.

Pertama, sekilas isinya sama, tapi ada perbedaan yang sebenarnya sangat tipis-tipis di dalamnya. Memang sama-sama pakai tomat, risol, bihun, dan kentang. Namun ada beberapa isian yang berbeda sekali antara soto mie Bogor dan Betawi. Soto mie Bogor lebih sering menggunakan kikil/tunjang/kaki sapi. Tekstur kenyal dari bahan tersebutlah yang menjadi ciri khas dari soto mie Bogor.

Sementara soto mie Betawi lebih sering pakai daging sapi bagian sandung lamur. Daging bagian sekitar dada, agak di bawah ketiak. Orang Betawi lebih demen sama daging sapi ketimbang pakai kakinya. Oh iya, soto mie Betawi juga menggunakan lengkuas dalam campuran bumbu yang membuat aromanya agak berbeda. Selain itu, saya jarang menemukan soto mie Betawi pakai emping.

Baca Juga:

Soto Mie Bogor Adalah Soto Paling Nyeleneh, Mending Ganti Nama Saja

Dilema Orang Bogor: Terlalu Betawi untuk Disebut Sunda

Kedua, warna kuahnya. Soto mie Bogor dan Betawi memiliki warna yang berbeda jika kamu mau lebih fokus melihatnya. Kuah soto mie Bogor itu agak kemerahan dan lebih oily, sebab menggunakan bumbu dan cabai merah yang pekat. Soto mie Betawi nggak begitu, kuahnya lebih simpel dan lebih bertumpu pada kuah kaldu dari daging. Makanya, kalau kamu makan yang khas Bogor, mulut pasti agak berminyak dan terasa pedas. 

Ketiga, karena popularitasnya, soto mie Bogor lebih gampang ditemukan dibandingkan soto mie Betawi. Soto mie Bogor bisa ditemukan di mana saja karena mereka jualan menggunakan gerobak dan keliling. Sementara soto mie Betawi jarang yang begitu, susah ditemukan dan paling bukanya kedai atau rumah makan.

Kira-kira itulah tiga perbedaan antara soto mie Bogor dan Betawi. Kalau kamu nemu yang gerobakan, jelas itu khas Bogor. Kalau rumah makan? Antara Bogor atau Betawi, sih, wqwqwq. Kalau kamu, lebih suka soto mie yang mana? Jangan-jangan malah nggak suka keduanya? Wqwqwq.

Sumber Gambar: YouTube Hareni Agustina

BACA JUGA Lima Kuliner Khas Bogor yang Nggak Dinotice oleh Banyak Orang dan artikel Nasrulloh Alif Suherman lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 21 September 2021 oleh

Tags: betawikuliner khas bogorKuliner Terminalsoto mie
Nasrulloh Alif Suherman

Nasrulloh Alif Suherman

Alumni S1 Sejarah Peradaban Islam UIN Jakarta. Penulis partikelir di selang waktu. Sangat menyukai sejarah, dan anime. Kadang-kadang membuat konten di TikTok @waktuselang.

ArtikelTerkait

Sujebi, Sup Mi tapi Bukan Mi dari Korea terminal mojok

Sujebi, Sup Mi tapi Bukan Mi dari Korea

25 Juni 2021
Resep Croffle, Jajanan Hits Inovasi Croissant dan Waffle terminal mojok.co

Resep Croffle, Jajanan Hits Inovasi Croissant dan Waffle

8 Agustus 2021
makanan yang bisa dimakan kurang dari 20 menit PPKM level 4 mojok

Seni Bertahan Hidup Saat PPKM Level 4: List Makanan yang Bisa Habis 20 Menit

26 Juli 2021
Membela Harkat dan Martabat Gorengan yang Disinggung Lee Jae-Hong, Pelatih Fisik Timnas Indonesia terminal mojok.co

Membela Harkat dan Martabat Gorengan yang Disinggung Lee Jae-Hong, Pelatih Fisik Timnas Indonesia

28 Mei 2021
Dilema Orang Bogor: Terlalu Betawi untuk Disebut Sunda

Dilema Orang Bogor: Terlalu Betawi untuk Disebut Sunda

27 Juni 2024
Roti'O Sahabat Setia Pelancong Low Budget seperti Saya terminal mojok

Roti’O, Sahabat Setia Pelancong Low Budget

3 Juli 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Rujak Cingur, Makanan Aneh Surabaya yang Paling Nggak Disarankan untuk Pendatang Mojok.co

Rujak Cingur, Makanan Aneh Surabaya yang Paling Nggak Disarankan untuk Pendatang

26 Februari 2026
5 Takjil Red Flag yang Bisa Membahayakan Kesehatan Pembeli terminal

5 Takjil Red Flag yang Bisa Membahayakan Kesehatan Pembeli

24 Februari 2026
Stasiun Indro Bikin Gresik Jadi Daerah Industri yang Terlihat Menyedihkan Mojok.co

Stasiun Indro yang Menyedihkan Membuat Kota Industri Gresik Jadi Terlihat Payah

27 Februari 2026
Flyover Kalibanteng: Labirin Aspal yang Lebih Ruwet daripada Alasan Putus Mantan Saya

Flyover Kalibanteng: Labirin Aspal yang Lebih Ruwet daripada Alasan Putus Mantan Saya

25 Februari 2026
5 Barang Private Label Indomaret yang Ternyata Lebih Unggul Dibanding Merek-merek yang Sudah Besar Mojok.co

5 Produk Private Label Indomaret yang Ternyata Lebih Unggul Dibanding Merek yang Sudah Besar

25 Februari 2026
Manis Nastar Mengingatkan Saya akan Masa Lalu Pahit karena Cuma Bisa Menikmatinya di Rumah Tetangga Mojok.co

Manisnya Nastar Mengingatkan Saya akan Masa Lalu yang Pahit karena Cuma Bisa Menikmatinya di Rumah Saudara

26 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.