Marina, Shinzu’i, Herborist: Mana Body Care Asli Indonesia yang Paling Bagus?

body care skin care mojok

body care skin care mojok

Produk perawatan diri sudah sangat banyak beredar di masyarakat modern. Nggak cuma wanita tapi pria juga mulai menyadari pentingnya merawat diri. Berbagai produk dengan berbagai fungsi yang berbeda dapat ditemui bahkan di warung kelontong dekat rumah. Pun untuk tiap bagian tubuh yang berbeda memerlukan produk dan sebutan yang berbeda juga, misalnya skincare untuk wajah, body care untuk badan, hair care untuk rambut. Rumit ya? Lumayan, hahaha.

Nah, saya sebagai beauty enthusiast yang sebenarnya nggak antusias-antusias banget sebab terhalang kondisi dompet, kali ini akan memberi sedikit rekomendasi sekaligus perbandingan perihal produk body care asli Indonesia yang pernah saya coba yaitu Marina, Shinzu’i dan Herborist. Manakah yang paling worth it untuk kulit serta dompet orang Indonesia?

Marina

Menurut informasi yang sudah saya kumpulkan, Marina sudah hadir sejak 1982 sebagai produk perawatan tubuh asli Indonesia. Marina juga mudah ditemui, bahkan di toko kelontong sekalipun. Selain itu, harganya yang murah serta banyaknya varian produknya membuat Marina cukup worth untuk dicoba. Selain body care yang berupa lotion dan lulur, Marina juga merambah ke dunia kosmetik misalnya micellar water, bedak padat dan tabur, serta sabun wajah.

Untuk harga lotionnya sendiri, Marina mematok harga sekitar Rp14 ribu untuk ukuran 185 ml dengan kandungan SPF30 PA++ untuk proteksi matahari. Sedangkan untuk produk lulurnya yang berukuran 200 ml, kita bisa mencobanya hanya dengan merogoh kocek sekitar Rp13 ribu. Memang sih, produk Marina adalah produk paling ramah di kantong, terutama untuk remaja seperti saya. Hmmm tapi, tunggu dulu. Ada plus tentu ada minus.

Sayangnya bau dari produk body care Marina cukup menyengat dan tajam. Harum kok, cuma bagi kalian yang nggak suka produk dengan wangi semerbak, mungkin akan kurang suka dengan produk ini sebab wanginya yang bisa tercium di radius tiga meter, hahaha.

Shinzu’i

Shinzu’i memang terkesan seperti produk dari Jepang sebab banyak mengambil bahan dari sana, pun nama variannya yang terkesan kejepang-jepangan. Tapi, produk Shinzu’i itu asli Indonesia kok, dan sudah ada sejak 1981. Shinzu’i sudah terkenal dengan banyaknya varian dari lotion dan lulurnya yang “katanya” ampuh untuk mencerahkan kulit. Harga untuk produk Shinzu’i pun tergolong murah, lulur dengan ukuran 200ml bisa ditemui di Indomaret terdekat dengan harga Rp16 ribu. Sedangkan untuk lotionnya bisa didapat dengan harga Rp25 ribu untuk ukuran 210 ml dengan berbagai varian yang bisa kamu pilih.

Selain lulur dan lotion, Shinzu’i juga mengeluarkan produk sabun mandi, sabun wajah, dan parfum. Sayangnya, walaupun sudah terdapat klaim perlindungan UVA & UVB, lotion Shinzu’i belum menjelaskan dengan gamblang seberapa banyak SPF dan PA yang terkandung di dalamnya sehingga kurang cocok untuk digunakan di luar rumah. Dan lagi, lulur Shinzu’i sangat nggak cocok untuk orang dengan kulit sensitif dan tipis sebab butirannya yang terlalu kasar. Waktu saya coba, saya merasa lagi luluran pakai pasir. Saat sudah saya bilas, bukannya jadi cerah malah kulit saya merah-merah.

Herborist

Maskot kebanggaan Herborist adalah produk olahan zaitunnya yang sangat digemari masyarakat. Mulai dari parfum, body butter, lulur Bali, minyak spa, sabun mandi, bahkan pembersih kewanitaan. Sepengalaman saya, lulur Bali dari Herborist memang sangat bagus untuk mengangkat kulit mati, hanya saja tidak memberi kesan mencerahkan secara instan yang dicari orang-orang. Bagi orang yang nggak sabaran seperti saya, mungkin akan kurang puas dengan lulur ini. Selain itu, Herborist mematok harga yang sedikit lebih mahal dibanding dua merek lainnya.

Untuk lulur ukuran 200ml, kita akan mengeluarkan uang sebesar Rp25 ribu dan Rp21 ribu untuk lotion berisi 150 ml. Sayangnya, lotion Herborist belum mengandung SPF dan PA untuk melindungi kulit dari sinar matahari, jadi tidak cocok untuk digunakan di luar ruangan di siang hari.

Dari ketiga produk body care asli Indonesia tadi, yang paling murah adalah Marina dan yang paling mahal adalah Herborist. Namun, jangan lupa bahwa ada harga juga ada kualitas. Menurut saya pribadi, saya lebih memilih Marina sebagai produk paling worth sebab harganya yang terjangkau dan perlindungan dari lotionnya yang sudah jelas. Tak lupa juga lulurnya yang memberi efek mencerahkan dengan butiran yang nggak terlalu kasar. Tapi, pilihan produk untuk kulit juga cocok-cocokan dengan berbagai faktor lain, misalnya sensitivitas kulit dan hidung serta kondisi dompet. Jadi, mana yang lebih worth menurutmu?

BACA JUGA Membandingkan Tiga Merek Sabun Cuci Tangan Harga Sepuluh Ribuan, Mana yang Terbaik? dan tulisan Vivi Wasriani lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.
Exit mobile version