Mari Bersepakat Lulur Mandi Purbasari Bengkoang Adalah Lulur Terbaik Pengangkat Daki dan Penyelamat Kulit Belang

Mari Bersepakat Lulur Mandi Purbasari Bengkoang Adalah Lulur Terbaik Pengangkat Daki di Kulit dan Penyelamat Kulit Belang terminal mojok

Selain wajah, kulit tubuh pun tak luput dari perhatian saya untuk dirawat. Lantaran kecenderungan saya yang sering beraktivitas menggunakan moda transportasi roda dua, alhasil saya sering mendapati kulit belang di bagian-bagian yang nggak tertutup, misalnya punggung tangan karena lupa nggak pakai sarung tangan, atau bagian betis ke bawah karena kadang keluar panas-panasan hanya bermodal celana pendek. Kebiasaan buruk tersebut malah bikin kulit jadi belang dan berakhir dengan sebal.

Namun, selalu ada solusi dari setiap persoalan. Dan untuk persoalan merawat kulit tubuh, saya percayakan pada lulur mandi. Yak, saya rajin menggunakan lulur mandi minimal 2 kali seminggu. Hal ini sebenarnya sudah dari dulu saya lakukan, kira-kira sejak masih duduk di bangku kuliah. Beragam merek lulur mandi dan body scrub saya coba. Mulai dari yang biasa saja dan harganya murah, hingga yang namanya berbau agak Jepang. Dan untuk urusan lulur, saya tetap setia pada Purbasari, khususnya varian bengkoang. Bagi saya, ia adalah lulur mandi terbaik pengangkat dosa-dosa—sel kulit mati dan daki, hahaha—sekaligus juru selamat kulit belang saya.

Pada kemasannya yang berwarna putih tanpa cela, lulur Purbasari varian bengkoang menuliskan klaim bahwa produk tersebut mampu membuat kulit tampak lebih cerah, halus, dan lembut. Butiran scrub-nya secara lembut mengangkat kotoran dan sel-sel kulit mati, serta menjaga kelembapan kulit. Hmmm, apakah semua klaim itu betul?

Waktu dulu pertama kali saya memakai lulur mandi Purbasari ini, saya memang agak terkejut. Butiran scrub dalam lulur ini memang banyak dan terasa agak kasar di kulit, tapi tetap lembut nggak bikin kulit sakit. Wanginya pun nggak lebay dan lembut. Saya biasa menggunakan lulur ini sebelum membilas tubuh dengan air, jadi saya pakai dalam keadaan tubuh kering. Setelah membalurkan lulur ke seluruh tubuh, saya gosok dengan perlahan terutama pada bagian tubuh yang belang dan kasar seperti di lutut, punggung tangan, bagian betis hingga ke mata kaki. Biasanya saya nggak langsung bilas, hehehe, saya diamkan dulu beberapa saat sambil merenung di kamar mandi. Yah, hitung-hitung me time-nya emak-emak lah. Kapan lagi bisa mandi tanpa gangguan dari si kecil, kan?

Setelah didiamkan beberapa saat, saya baru membilas tubuh dengan air. Setelah sekali dua kali guyuran, saya menggosok tubuh lagi dengan lulur yang sudah larut terkena air. Butiran scrub-nya memang sudah agak hilang terkena air, tapi masih tetap terasa. Selesai luluran, after effect yang saya rasakan adalah kulit memang terasa lebih lembap dan lebih bersih. Bahkan di bagian lutut dan siku yang kadang suka kasar saja kulit saya terasa lebih halus, lho. Untuk klaim yang membuat kulit tampak lebih cerah memang nggak bisa dibuktikan hanya satu kali pemakaian saja kalau untuk saya. Minimal 2-3 kali hingga warna kulit di punggung tangan saya yang awalnya belang jadi nggak begitu belang lagi dan lama-lama memudar. Pokoknya, lulur mandi Purbasari varian bengkoang ini holy grail banget, sih. Buat saya, juaranya lulur mandi lah.

Satu hal lain yang saya suka dari lulur mandi Purbasari ini adalah gampang dicari dan harganya bersahabat. Harganya cuma Rp16 ribuan untuk ukuran 235 gram. Saya biasa beli di minimarket terdekat, boleh minimarket yang merah atau yang biru tergantung saya lewatin yang mana. Kalau lagi diskon malah kadang bisa ditebus hanya dengan harga Rp11- Rp12 ribuan. Jajan murah meriah awet, kan?

Memang sih bengkoang kan terkenal efektif untuk mencerahkan kulit. Makanya tanaman umbi satu ini sering dipakai untuk produk-produk kecantikan dan skincare kayak masker, sabun, lulur, hand body lotion. Dilansir dari Kompas.com dalam penelitian berjudul The Exploration of Whitening and Sun Screening Compounds in Bengkoang Roots (Pachyrhizus erosus) oleh Endang Lukitaningsih dari Universitat Wurzburg, Jerman, disebutkan bahwa bengkoang mengandung vitamin C, flavonoid, dan saponin yang merupakan tabir surya alami untuk mencegah kulit rusak dari radikal bebas. Memang si bengkoang sehebat itu, ya. Bengkoang juga mengandung zat fenolik yang dapat menghambat proses pembentukan melanin sehingga mampu mencegah pigmentasi akibat hormon, sinar matahari, dan bekas jerawat.

FYI saja, nih, produk lulur mandi Purbasari varian bengkoang ini dapat skor 4.2/5 lho di forum Female Daily. Jadi, nggak cuma saya saja yang lebay dan mengharuskan kalian mencoba lulur mandi satu ini, kan, Mylov?

Sumber Gambar: YouTube Floury Santi

BACA JUGA Kontroversi Skincare Ber-Paraben, Kepriben Iki? dan tulisan Intan Ekapratiwi lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.
Exit mobile version