Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Gadget

Linux Menyelamatkan Laptop Murah Saya dari Windows 11, OS Paling Menyebalkan

Muhammad Afsal Fauzan S. oleh Muhammad Afsal Fauzan S.
24 Desember 2025
A A
Linux Menyelamatkan Laptop Murah Saya dari Windows 11, OS Paling Menyebalkan

Linux Menyelamatkan Laptop Murah Saya dari Windows 11, OS Paling Menyebalkan (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Putuskan hubungan toxic kalian dengan Windows 11, karena Linux siap menjadi pendamping hidup yang setia, ringan, dan yang paling penting: GRATIS.

Beberapa waktu lalu, saya melakukan perjudian finansial dengan membeli laptop murah meriah: Advan Soulmate X. Dengan harga Rp2 jutaan, tentu saya nggak berharap laptop ini bisa dipakai meretas Pentagon. Dibekali prosesor kelas entry-level, RAM 4GB, dan SSD 128GB, ekspektasi saya cuma satu, bisa buka YouTube dan ngetik di Word tanpa emosi.

Masalahnya, laptop ini datang dengan OS paling laknat sedunia, Windows 11 Home Single Language.

Selama sebulan membersamai Windows 11 di laptop ini, rasanya seperti menyuruh tukang becak ikut balapan F1. Jalan sih jalan, tapi nggereng doang. Orang lain sudah lap ke-5, kita baru oper gigi satu.

Saya sempat mencoba menyuap laptop ini agar kerjanya lebih bener. Saya tambah RAM jadi 12GB dan tanam SSD tambahan 256GB. Saya rela merogoh kocek lagi di saat harga hardware sedang tidak sopan. Tapi apa daya, meski RAM sudah lega, Windows 11 tetap terasa seperti beban hidup yang berat. Buka YouTube saja kipasnya teriak, apalagi multitasking. RAM 12GB rasanya mubazir karena dimakan sistem yang greedy.

Hingga akhirnya, saya mengambil keputusan untuk hijrah ke Linux.

Linux memberikan nyawa kedua untuk laptop saya

Awalnya saya masih ragu, jadi saya main dua kaki (dual boot). Windows 11 masih saya simpan buat jaga-jaga. Tapi lama-kelamaan, saya sadar kalau hubungan saya dengan Windows sudah toxic. Akhirnya, saya talak tiga Windows 11 dan pindah total ke Linux Mint demi menyelamatkan nyawa laptop ini. Kenapa Mint? Karena UI-nya mirip Windows 10, jadi kurva belajarnya nggak bikin gegar budaya.

Begitu logo Linux Mint muncul setelah instalasi, Advan Soulmate X saya seperti terlahir kembali. Laptop Rp2 jutaan ini mendadak punya performa layaknya laptop Rp5 jutaan. Buka tab Firefox bejibun? Gaspol. Ngoding di VS Code sambil mendengarkan podcast orang-orang pintar? Hayuk.

Baca Juga:

4 Istilah Linux yang Wajib Dipahami para Newbie

Ubuntu, Sistem Operasi yang Harus Kamu Pilih Jika Hijrah ke Linux

Yang paling bikin terharu, instalasi Linux Mint beserta aplikasi dasarnya cuma memakan penyimpanan sekitar 20-an GB. Sisanya lega! Bandingkan dengan Windows yang instalasinya saja sudah bikin SSD 128GB sesak napas. Belum lagi bloatware nggak penting yang di Linux Mint nyaris tidak ada.

Sebagai web developer dan penulis, kombinasi Advan + Linux Mint ini adalah sweet spot. Menjalankan server lokal atau manajemen package jadi jauh lebih ringan karena Linux nggak butuh emulator berat-berat. Walaupun harus diakui, untuk buka Android Studio tetap berat (sadar diri itu penting, Kawan), tapi saya akali dengan remote developing di Google Cloud. Masalah selesai.

Gaming? Lancar jaya!

Bagaimana dengan gaming? Tentu saya nggak halu mau main Cyberpunk 2077 di CPU AMD 3020e. Tapi mitos bahwa Linux nggak bisa buat nge-game itu salah besar. Berkat Steam dan fitur Proton-nya, banyak game Windows yang bisa jalan mulus di Linux.

Di Winter Sale kemarin, saya khilaf beli Counter Strike: Source. Hasilnya? Lancar jaya, rata kanan! Saya juga main FIFA 11 lewat aplikasi bernama Bottles (semacam emulator Windows yang ringan). Lancar tanpa kendala. Gaming di Linux dengan laptop kentang mengajarkan kita arti syukur, nggak perlu grafis ray-tracing, yang penting gameplay asyik dan laptop nggak meledak.

Bagi kaum mendang-mending seperti saya, hijrah ke Linux adalah hidayah dari Allah. Saya sudah nggak perlu darah tinggi melihat notifikasi Windows Update yang sering muncul di saat genting. Dompet tipis yang tak mampu beli Macbook justru memaksa saya belajar lebih dalam.

Percayalah, mengetik perintah sudo di terminal itu rasanya kayak jadi hacker di film Mission Impossible, padahal aslinya cuma mau update browser.

Jadi, kalau kamu punya laptop kentang yang megap-megap menjalankan Windows, sudahi siksaan itu. Putuskan hubungan toxic kalian dengan Windows, karena Linux Mint siap menjadi pendamping hidup yang setia, ringan, dan yang paling penting: GRATIS.

Penulis: Muhammad Afsal Fauzan S.
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 4 Keunggulan Sistem Operasi Linux Dibandingkan Windows

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 24 Desember 2025 oleh

Tags: bottleslinuxlinux mintvs codewindows 11
Muhammad Afsal Fauzan S.

Muhammad Afsal Fauzan S.

Mantan wartawan yang jadi programmer dan web developer di pesantren. Sudah menulis sejak 7 tahun lalu. Suka baca buku sambil ngopi.

ArtikelTerkait

Linux

3 Hal Dasar yang Harus Dikuasai kalau Ingin Menggunakan Linux

21 Desember 2021
Ubuntu, Sistem Operasi yang Harus Kamu Pilih Jika Hijrah ke Linux

Ubuntu, Sistem Operasi yang Harus Kamu Pilih Jika Hijrah ke Linux

27 Juni 2022
4 Istilah Linux yang Wajib Dipahami para Newbie

4 Istilah Linux yang Wajib Dipahami para Newbie

4 Juli 2022
linux os windows mojok

3 Hal yang Bikin Pengguna Windows Enggan Hijrah ke Linux

26 Juni 2022
laptop lama linux mojok

Pengalaman Saya Memaksimalkan Laptop Tua dengan Linux

30 Agustus 2020
linux os windows mojok

4 Keunggulan Sistem Operasi Linux Dibandingkan Windows

9 September 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sidoarjo dan Surabaya Isinya Salah Paham, Bikin Kecewa Saja (Unsplash)

Sidoarjo Nggak Perlu Capek-capek Saingan sama Surabaya, Cukup Perbaiki Jalan yang Lubangnya Bisa Buat Ternak Lele Saja Kami Sudah Bersyukur!

24 Februari 2026
Jika Mall Berdiri di Purworejo, Akankah Kota yang Terlelap Selepas Isya Ini Terjaga dan Jadi Ramai?

Jika Mall Berdiri di Purworejo, Akankah Kota yang Terlelap Selepas Isya Ini Terjaga dan Jadi Ramai?

27 Februari 2026
Bakpia Kukus Tidak Layak Pakai Nama Bakpia Asli Jogja (Unsplash)

Bakpia Kukus Tidak Layak Menyandang Nama “Bakpia” karena Ia Bolu Kukus yang Mengaku sebagai Kuliner Asli Jogja

21 Februari 2026
3 Olahan Topak yang Jarang Dapat Sorotan padahal Asli Madura dan Sulit Ditemukan di Daerah Lain Mojok.co

3 Olahan Topak yang Jarang Dapat Sorotan padahal Asli Madura dan Sulit Ditemukan di Daerah Lain

21 Februari 2026
Yamaha NMAX, Motor yang Tidak Ditakdirkan untuk Dimodifikasi Mojok.co

Yamaha NMAX, Motor Gagah tapi Perawatannya Tak Sama seperti Matic Biasa Lainnya

25 Februari 2026
Tiga Jalan Menuju Revolusi: Tan Malaka, Soekarno, dan D.N. Aidit

Tiga Jalan Menuju Revolusi: Tan Malaka, Soekarno, dan D.N. Aidit

27 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Gen Z Jogja Rela Antre buat “Ibadah” Photobox di Tugu, Pilih Tahan Kantuk setelah Sahur karena FOMO
  • Ironi Penerima KIP Kuliah di Jogja: Uang Beasiswa Habis Buat Bayar Utang Keluarga, Rela Makan Rp20 Ribu per Hari Demi Tak Putus Kuliah
  • Hal Paling Berat dari Mudik Bukan Pertanyaan atau Dibandingkan di Reuni Keluarga, Tapi Ortu Makin Renta dan Situasi Setelahnya
  • Gamplong Studio Alam, Tempat Wisata Sleman yang Unik, tapi Nggak Perlu Diulang Dua Kali
  • Anak Muda Jadi Ketua RT: Antara Kerja Kuli, Keikhlasan, dan Dewasa Sebelum Waktunya
  • Derita Punya Rumah Dekat Tempat Nongkrong Kekinian di Jogja: Cuma Bikin Emosi dan Nggak Bisa Tidur

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.