Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Kuliah S2 Itu (Amat) Penting, tapi Tidak Semua Orang Membutuhkannya

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
19 Oktober 2024
A A
Derita Lulusan S2, Susah-susah Kuliah Ujungnya Jadi Budak Profesor dan Terjebak Pinjol Mojok.co

Derita Lulusan S2, Susah-susah Kuliah Ujungnya Jadi Budak Profesor dan Terjebak Pinjol (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Artikel sejenis ini sebenarnya sudah amat banyak di Terminal Mojok, tapi, pertanyaan tentang perlukah kita kuliah S2 masih muncul. Saya sendiri juga bertanya-tanya apakah sebegitu pentingnya kuliah S2, karena belakangan Ibu saya menyarankan agar saya lanjut S2.

Saya sendiri sama dengan kalian, orang-orang yang ada sedikit keinginan untuk kuliah S2, tapi tidak tahu benefitnya. Sewaktu saya di pindah di departemen Liputan, saya beberapa kali mewawancarai anak S2, sembari menanyakan apakah semua orang baiknya melanjutkan studinya.

ADVERTISEMENT

Dari banyak orang yang saya tanyai, jawabannya sama: kalau kariermu butuh ilmu dari S2, ambil. Kalau tidak, sudah, lupakan.

Salah satu narasumber saya, Nafis (30), berkata bahwa selama gelar tidak diperlukan untuk naik jabatan, ya nggak usah repot-repot S2 (06/02/2024). Selama industrimu tidak menghamba gelar, alih-alih kuliah lagi, sebaiknya uangnya dipakai untuk ikut kelas-kelas upgrading skill dan bootcamp. Itu jauh lebih berguna ketimbang menghabiskan 2 tahun kuliah dan output-nya belum tentu berpengaruh.

Saya lumayan lega, karena ketimbang gelar, saya lebih butuh sertifikasi wartawan. Jadi, saya punya alasan untuk tidak lanjut S2 pada Ibu saya, sekalipun itu mungkin melukai hatinya.

Narasumber saya tersebut berkata bahwa kalau memang opportunity dalam karier bisa terbuka lebar jika kuliah S2, maka nggak perlu ada pertanyaan lagi. Segera siapkan uang dan daftar S2 di kampus mentereng. Bagi dia, itu langkah paling masuk akal dan tepat.

Lakukan analisis market dulu sebelum kuliah S2

Nafis berkata, bahwa sebaiknya lakukan analisis market kerja dulu sebelum mengambil S2. Jika marketnya tak butuh gelar atau memang nggak ada market yang nerima gelarmu, ya jangan ambil. Misalnya, kuliah Nuklir di Indonesia, marketnya nggak gede.

Kalau sudah tahu kebutuhan, baru riset kampus mana yang sekiranya bisa memberimu keuntungan di dunia kerja nanti. Bisa dari reputasi, koneksi, hingga pembelajarannya seperti apa. Nggak asal ngambil. Kuliah S2 bisa benar-benar nggak berguna kalau nggak tahu mau mendarat di mana nantinya setelah selesai.

Baca Juga:

5 jurusan kuliah S2 yang sebaiknya diambil di Indonesia aja, nggak usah jauh-jauh ke luar negeri

Bukan karena jenius, tapi kuliah S2 memang jauh lebih gampang ketimbang S1

Tapi juga bukan berarti kuliah S2 itu langsung mudah cari kerja. Bahwa S2 memperbesar kemungkinan, iya, terlebih jika kariermu membutuhkan itu. Cuma, kalau untuk starting point cari kerja, jelas nggak.

Nafis menyatakan, mindset gelar lebih tinggi=lebih mudah cari kerja itu salah. Risiko menganggur S1 dan S2 itu sama besarnya, terlebih jika sama-sama tak punya skill. Apalagi jika marketnya memang nggak butuh, makin-makin itu sulitnya.

Jadi, dari titik ini aja, kita sudah tahu, kuliah S2 itu penting, tapi jika kamu sudah memahami semua yang dibutuhkan. Jika tidak, sama saja, semuanya percuma. Ini bisa menjawab apakah kita benar-benar butuh lanjut S2 atau tidak. Saya tak suka jawaban ini, tapi mau tak mau, jawabannya memang cuma satu: tergantung keadaan masing-masing.

Percuma juga jika nggak ada dukungan negara

Hanya saja, jika kalian memang ingin mencari ilmu, dan tak peduli tentang pekerjaan, atau memang sudah punya kerjaan mentereng dan ingin mengejar ilmu, saya akan menyarankan ambil S2. Orang-orang pintar memang harus berlipat ganda, bagaimanapun juga.

Saya masih punya pandangan naif bahwa society yang baik adalah society yang dipenuhi orang pintar. Tanpa itu, negara susah maju. Saya tentu saja bisa salah, tapi tak ada yang salah juga dari banyak orang yang kuliah S2. Tak ada yang salah sama sekali.

Cuma memang harus realistis. Orang mengejar gelar salah satunya juga karena ingin memperbesar kemungkinan untuk meraih pendapatan yang lebih baik. Jadi, ya agak susah meminta orang-orang melanjutkan kuliahnya jika lapangan pekerjaan yang ada begitu sedikit.

Hal inilah yang mungkin bisa jadi penghancur mimpi kalian. Bahwa, percuma juga kalian kuliah tinggi-tinggi, jika negara tak peduli rakyatnya menganggur atau tidak. 

Penulis: Rizky Prasetya
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 4 Tipe Orang yang Sebaiknya Nggak Usah Kuliah S2, Cuma Buang-buang Waktu dan Duit

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 19 Oktober 2024 oleh

Tags: kuliah s2Lowongan Kerjapeluang kerja
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Founder Kelas Menulis Bahagia. Penulis di Como Indonesia.

ArtikelTerkait

Menimbang Kelebihan dan Kekurangan Lanjut Kuliah S2 Beda Jurusan Alias Nggak Linier jurusan s2

Kapan Waktu yang Tepat untuk Kuliah S2? Haruskah Mengikuti Kebutuhan Industri?

2 September 2025
Menimbang Kelebihan dan Kekurangan Lanjut Kuliah S2 Beda Jurusan Alias Nggak Linier jurusan s2

Menimbang Kelebihan dan Kekurangan Lanjut Kuliah S2 Beda Jurusan alias Nggak Linier

23 April 2025
Tanya Soal Ujian ke Kating di Jenjang S-2 Itu Percuma dan Nggak Bakal Mendongkrak IPK

Tanya Soal Ujian ke Kating di Jenjang S-2 Itu Percuma dan Nggak Bakal Mendongkrak IPK

16 Juni 2023
Kuliah S2 Itu Wajib Caper kalau Tidak, Kalian Cuma Buang-buang Uang dan Melewatkan Banyak Kesempatan Mojok.co

Kuliah S2 Itu Ternyata Mahal: SPP-nya Bisa Jadi Murah, tapi Akan Ada Biaya Tambahan yang Menghantam!

23 April 2026
Loker Management Trainee Membuat Orang Biasa Susah Masuk Perusahaan Impian: Nggak Semua Orang Ingin Jadi Manajer!

Loker Management Trainee Membuat Orang Biasa Susah Masuk Perusahaan Impian: Nggak Semua Orang Ingin Jadi Manajer!

21 November 2025
Jangan Kuliah S2 Tanpa Rencana Matang, Bisa-bisa Ijazah Kalian Overqualified dan Akhirnya Menyesal mojok.co

Sebagai Warga Kelas Menengah, Saya Percaya kalau Kuliah S2 Bisa Mengubah Hidup Saya, tapi Tolong Ini Jalannya Lewat Mana ya?

15 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ospek kampus masih gini-gini aja, masih tidak berguna dan nggak ngasih apa-apa

Ospek kampus masih gini-gini aja, masih tidak berguna dan nggak ngasih apa-apa

6 Agustus 2026
5 hal yang paling dirindukan orang Kebumen seperti saya saat merantau ke kota Mojok.co

5 hal yang paling dirindukan orang Kebumen saat merantau ke kota

7 Agustus 2026
Pemilik kos nggak problematik, fasilitas yang seharusnya tercantum dalam brosur Mojok.co

Pemilik kos nggak problematik, fasilitas yang seharusnya tercantum dalam brosur

8 Agustus 2026
5 Kuliner Madura selain Sate yang Layak Dikenal Lebih Banyak Orang Mojok.co

Jangan cuma mengingat stereotip negatifnya, nyatanya orang Madura itu jago banget masak

10 Agustus 2026
Warung Tacibay adalah jawaban ketika mahasiswa Malang memasuki tanggal tua Mojok.co

Warung Tacibay adalah jawaban ketika mahasiswa Malang memasuki tanggal tua

7 Agustus 2026
Menganggap Tulungagung sebagai pusat pesugihan di Jawa Timur karena banyak industri rumahan adalah kesimpulan yang dangkal, bodoh, malas, dan sampah

Menganggap Tulungagung sebagai pusat pesugihan di Jawa Timur karena banyak industri rumahan adalah kesimpulan yang dangkal, bodoh, malas, dan sampah

7 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.