Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Kota Malang Gampang Bikin Kangen Gara-gara UM dan Jalan Ijen

Nurhadi Mubarok oleh Nurhadi Mubarok
7 Februari 2025
A A
Kota Malang Gampang Bikin Kangen Gara-gara UM dan Jalan Ijen (Pexels)

Kota Malang Gampang Bikin Kangen Gara-gara UM dan Jalan Ijen (Pexels)

Share on FacebookShare on Twitter

Nostalgia dengan lingkungan kos-kosan di Kota Malang

Mumpung masih di Malang, saya mampir ke tempat ngekos dulu. Sebenarnya bukan sebuah kos, namun sebuah kamar yang berada di lantai 2 masjid di daerah Merjosari. 

Dulu, saya dan teman-teman kos merupakan marbot masjid. Kegiatan rutin kami ialah adzan dan bersih-bersih masjid jika sedang tidak kuliah. Yang begitu membuat kangen dari tempat ini adalah masyarakatnya yang hangat.

ADVERTISEMENT

Setiap malam Senin, warga mengundang kami untuk rutinan istighosah. Sebagaimana umumnya anak kos, kami sangat menanti acara makan-makan. 

Makanan yang tersaji di rutinan menurut saya unik. Saya tidak menemukannya di Kediri, rumah saya. Salah satu makanan yang sering disajikan ialah mendol. Mendol merupakan makanan khas Malang. Ia terbuat dari tempe yang dikukus lalu digoreng.

Karena di area masjid, kami yang tinggal di sini sejumlah 4 orang sering mengalami surplus makanan. Selalu ada makanan dan jajanan sisa dalam jumlah banyak. Nah, sisaan itu biasanya diberikan kepada marbot. Memang, lingkungan masjid tersebut merupakan memiliki kultur NU yang kuat sehingga apa saja acaranya, makan-makan kegiatan intinya.

Nostalgia di Jalan Ijen Kota Malang

Hari semakin sore, saya memutuskan untuk pulang ke Kediri. sebelum pulang, saya berkeliling Kota Malang dengan Supra kebanggaan. Saya melintasi jalan paling ikonik di kota ini yakni Jalan Ijen. 

Terkenang suasana CFD di jalan ini setiap hari Minggu. Niat kami CFD memang bukan untuk jogging biar sehat. Kami hanya sekadar kulineran, jalan-jalan, dan menikmati suasana.

Udara sejuk, jalan yang lebar dengan deretan pohon palem, serta lampu bergaya klasik di kedua sisi. Ada taman yang indah di sepanjang bagian tengah sebagai pembatas jalur. Masih ada rumah-rumah bergaya kolonial di kedua sisi jalan menjadikan tempat ini terlalu indah.

Baca Juga:

Warung Tacibay adalah jawaban ketika mahasiswa Malang memasuki tanggal tua

Bakso Malang minggir dulu, status makanan khas Malang mending kasihin ke tempe mendol yang endul itu

Masih teringat, dulu saya pernah membeli cerutu seharga Rp10 ribu saat CFD. saya membelinya dari seorang kakek yang memang berjualan di situ tiap hari Minggu. Kakek itu menjual rokok, korek, pipa rokok, dan cerutu. Unik ya, jualan produk tembakau di tengah kegiatan orang-orang jogging.

Setelah meninggalkan kota tersebut, ada impian untuk menjadikan Malang sebagai tempat tinggal. Kehangatan dan kesejukan Malang memang bisa bertemu menjadi satu.

Penulis: Nurhadi Mubarok

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Jangan Harap Bisa Slow Living di Malang kalau 4 Hal Ini Belum Diperbaiki

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 8 Februari 2025 oleh

Tags: CFD MalangJalan Ijen Malangkota malangMalangUMUM Malang
Nurhadi Mubarok

Nurhadi Mubarok

melepaskan diri dari belenggu overthinking

ArtikelTerkait

Ini Cara Saya Berdamai dengan Panasnya Sidoarjo

Ini Cara Saya Berdamai dengan Panasnya Sidoarjo

5 Januari 2024
Pos Ketan Legenda, Kuliner Legendaris yang Biasa Saja dari Kota Batu terminal mojok.co

Pos Ketan Legenda, Kuliner Legendaris yang Biasa Saja dari Kota Batu

13 Januari 2022
Warung Tenda Biru, Kuliner Sekitar UM Penyelamat Mahasiswa yang Nggak Mampu Jajan di Kantin Kampus Mojok.co

Warung Tenda Biru, Kuliner Sekitar UM Penyelamat Mahasiswa yang Nggak Mampu Jajan di Kantin Kampus

20 Februari 2024
Kultur Ngopi di Malang: Dipenuhi Mahasiswa, Mirip Yogyakarta

Kultur Ngopi di Malang: Dipenuhi Mahasiswa, Mirip Yogyakarta

1 September 2022
Jeglongan Sewu: Daya Tarik Malang yang Nggak Masuk Brosur Wisata

Jeglongan Sewu: Daya Tarik Malang yang Nggak Masuk Brosur Wisata

9 Mei 2025
6 Hal yang Bikin Unisma Jadi Kampus Terbaik di Malang

6 Hal yang Bikin Unisma Jadi Kampus Terbaik di Malang

8 April 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bendungan Rowo Jombor Klaten Membahayakan Pengunjung (Unsplash)

Stigma orang yang nongkrong di Rowo Jombor adalah jamet itu konyol, tapi dampaknya luar biasa

6 Agustus 2026
Bridesmaid dan groomsmen nggak guna di nikahan desa, tetap saja sinoman dan ibu-ibu dapur yang kerja Mojok.co

Bridesmaid dan groomsmen nggak guna di hajatan desa, tetap saja muda-mudi sinoman dan ibu-ibu dapur yang kerja

5 Agustus 2026
Menolak lupa bus jalur 15 Jogja yang punya trayek terpanjang dan berjasa untuk pelajar Mojok.co

Menolak lupa bus jalur 15 Jogja yang punya trayek terpanjang dan berjasa untuk banyak pelajar 

8 Agustus 2026
Nasib Stasiun Tegalluar, stasiun megah, tapi jauh dari peradaban, kalah ramai dari Padalarang

Nasib Stasiun Tegalluar, stasiun megah, tapi jauh dari peradaban, kalah ramai dari Padalarang

5 Agustus 2026
Harapan Jaya dan Pelita Indah, duo maut bus Tulungagung yang bikin banyak penumpang trauma Mojok.co

Harapan Jaya dan Pelita Indah, duo maut bus Tulungagung yang bikin banyak penumpang trauma

10 Agustus 2026
Kalau kamu pekerja dengan gaji UMK dua juta rupiah, masa depan cerah itu hanyalah bualan sampah

Kalau kamu pekerja dengan gaji UMK dua juta rupiah, masa depan cerah itu hanyalah bualan sampah

7 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.