Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

10 Kosakata Bahasa Sunda yang Sebenarnya Kasar, tapi Nggak Disadari Banyak Orang

Erfransdo oleh Erfransdo
4 Juni 2024
A A
10 Kosakata Bahasa Sunda yang Sebenarnya Kasar, tapi Nggak Disadari Banyak Orang Mojok.co

10 Kosakata Bahasa Sunda yang Sebenarnya Kasar, tapi Nggak Disadari Banyak Orang (unsplash,com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kosakata bahasa Sunda terbagi dalam beberapa golongan yakni kasar, loma (akrab/sedang), dan halus. Berkurangnya minat dalam memakai bahasa daerah membuat beberapa orang sulit membedakan hal itu. Termasuk, orang Sunda sekalipun. 

Itu mengapa, saya perhatikan akhir-akhir ini, banyak orang Sunda lebih memilih berbicara menggunakan bahasa Indonesia. Mereka khawatir kata dalam bahasa Sunda yang digunakan tergolong kasar. Hitung-hitung, langkah itu sebagai upaya antisipasi supaya nggak dianggap kurang ajar. 

Akan tetapi, dalam kehidupan sehari-hari, masih banyak orang masih menggunakan kosakata yang tergolong kasar itu. Alasannya beragam, ada yang memang sengaja menggunakannya karena menganggap kosakata itu bisa membuat semakin akrab (terutama ke teman-teman dekat). Ada juga yang mengucapkannya karena sama sekali tidak tahu bahasa Sunda ada golongan-golongannya. 

Nah, di bawah ini saya tuliskan beberapa kosakata dalam bahasa Sunda yang sebenarnya tergolong kasar. Namun, banyak orang menggunakannya untuk berkomunikasi sehari-hari. Beberapa kosakata sebenarnya nggak kasar-kasar amat atau loma (sedang). Namun, kosakata itu bisa berubah jadi kasar kalau diucapkan di kondisi yang nggak tepat. 

#1 Aing

Aing menjadi salah satu kata dalam bahasa Sunda yang banyak digunakan. Aing yang berarti saya ini sebenarnya tergolong sebagai kosakata kasar. Walau tergolong kasar, banyak orang Sunda menggunakannya untuk percakapan sehari-hari. Apalagi kalau sedang berkomunikasi dengan kawan dekat. 

Itu mengapa, bagi kalian orang non-Sunda, tetap hati-hati menggunakan kata ini. Mungkin kata ini mungkin sangat sering kalian dengar, tapi penggunaannya nggak bisa sembarangan karena tergolong bahasa kasar. 

#2 Sia

Mirip dengan aing, sia adalah kosakata bahasa Sunda yang tergolong kasar. Kata Sia yang berarti kamu sering dipakai oleh muda-mudi zaman sekarang, terutama saat berada di tongkrongan. Itu mengapa kalian perlu berhati-hati, tidak sembarang orang bisa kalian panggil sia. Kalau kalian ingin mengatakan kamu dengan bahasa Sunda yang lebih halus, bisa gunakan anjeun.

#3 Beungeut

Selanjutnya ada istilah beungeut yang mempunyai arti wajah dalam bahasa Indonesia. Beungeut juga bisa dipakai sebagai kata umpatan, seperti, “Beungeut sia!” (Matamu). Istilah ini juga sering dipakai ketika akan cuci muka (ci beungeut).

Baca Juga:

Sudah Saatnya Soreang Punya Mal supaya Nggak Bergantung sama Mal di Kota Bandung

3 Makanan Sunda yang Namanya Aneh dan Bikin Nggak Nafsu Makan

#4 Ngajedog

Ngajedog biasa dipakai untuk menyuruh orang atau lawan bicara untuk diam dengan nada kesal. Contoh penggunaannya. “Ngajedog atuh manéh tèh!” (Diam dong kamu!). Bahasa yang lebih halus dari ngajedog adalah cicing.

#5 Meuli

Kata Meuli yang berarti membeli mungkin sering kalian temui ketika jajan di warung. Sebenarnya kosakata ini nggak kasar-kasar amat, lebih ke loma atau sedang. Itu mengapa sebaiknya kata ini tidak meluncur dari mulut kalian begitu saja ketika jajan di warung. Apalagi kalau kalian nggak kenal-kenal amat dengan pemiliknya, bisa dianggap nggak sopan. Kalau mau aman, lebih baik pakai bahasa halusnya meuli yakni mésér.

#6 Nginjem

Kata nginjem hampir mirip dengan bahasa Indonesia yang mempunyai arti meminjam. Kata nginjem sah-sah saja jika dipakai kepada teman sebaya. Namun, nginjem akan menjadi bahasa yang kurang sopan jika dipakai kepada orang yang lebih tua atau tidak kenal. Kata yang aman dipakai untuk meminjam sesuatu pada orang lain adalah nambut.

#7 Balik

Balik berarti pulang dalam bahasa Indonesia. Istilah ini masuk ke dalam bahasa Sunda loma yang dipakai untuk teman akrab. Hindari kata balik kepada orang yang lebih tua karena terkesan tidak sopan. Bahasa halus dari balik adalah uwih.

#8 Dahar

Kata dahar berarti makan. Kata ini termasuk ke golongan bahasa Sunda loma yang cocok digunakan untuk teman tongkrongan. Jika bersama orang yang lebih tua atau dihormati, hindari kata dahar saat sedang makan. Bahasa yang lebih lembut dari dahar adalah neda.

#9 Saré

Kata tidur dalam bahasa Sunda ada banyak macamnya, salah satunya adalah saré. Saré merupakan istilah tidur dalam bahasa Sunda yang tergolong loma. Namun, istilah ini akan terkesan kasar kalau diucapkan pada orang yang lebih tua.

#10 Teu nyaho

Terakhir ada teu nyaho yang mempunyai arti tidak tahu. Kalau ada orang tidak kalian kenal yang menanyakan sesuatu dan kamu tidak tahu jawabannya, jangan sekali-kali dijawab dengan teu nyaho. Lebih baik gunakan kosakata ketika ngobrol dengan teman. Kalau kepada orang lain, lebih baik menggunakan kirang terang karena itu bahasa yang lebih halus.

Di atas beberapa kosakata bahasa Sunda kasar yang sebaiknya dihindari ketika kalian belum begitu kenal dengan lawan bicara. Kosakata bahasa Sunda loma juga sebaiknya diperhatikan betul, mengingat kata-kata itu akan jadi kurang ajar kalau lawan bicara kalian lebih tua. Itu mengapa kalian perlu mempelajari kembali bahasa suatu daerah, apalagi kalau kalian seorang pendatang. Jangan sampai ketidaktahuan kalian bisa berujung dicap kurang ajar atau malah memicu konflik. 

Penulis: Erfransdo
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Kuliah Jurusan Bahasa Mandarin Sulit, tapi Terbayar dengan Peluang Kerja yang Menjanjikan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 4 Juni 2024 oleh

Tags: Bahasa SundaJawa Baratkosakata bahasa sundaSunda
Erfransdo

Erfransdo

Lulusan pertanian yang terjun ke dunia media. Peduli isu-isu budaya dan lingkungan. Gemar baca buku dan nonton bola.

ArtikelTerkait

Sisi Gelap Sukabumi Calo Loker Patok Tarif 20 Juta! (Unsplash)

Calo Loker di Sukabumi Mematok Tarif Sampai 20 Juta, Membuat Angka Pengangguran Tak Kunjung Turun

21 Maret 2024
Kampus UI, Tempat Jogging Terbaik di Depok

Kampus UI, Tempat Jogging Terbaik di Depok

24 Oktober 2023
Orang Sunda Punya Aksen Paling Indah di Indonesia, Terdengar Lembut dan Merdu di Telinga Arek Suraboyo seperti Saya Mojok.co

Orang Sunda Punya Aksen Paling Indah di Indonesia, Terdengar Lembut dan Merdu di Telinga Arek Suroboyo seperti Saya

16 Juni 2024
Bahaya Trauma “Anak Nakal” Jawa Barat yang Dikirim Dedi Mulyadi ke Barak (Unsplash)

Bahaya Trauma “Anak Nakal” Jawa Barat yang Dikirim Gubernur Dedi Mulyadi ke Barak Militer

5 Mei 2025
Kata ‘Aing’ dan ‘Dia’ dalam Bahasa Sunda Banten Aslinya Nggak Kasar, Bro! terminal mojok.co

3 Celetukan Bahasa Sunda yang Paling Menjengkelkan

13 November 2020
Kota Banjar Jawa Barat Memang Banyak Kekurangan, tapi Jadi "Penyelamat" bagi Warga Majenang Jawa Tengah dan sekitarnya Mojok.co

Kota Banjar Jawa Barat Memang Banyak Kekurangan, tapi Jadi Penyelamat Warga Majenang Jawa Tengah dan sekitarnya

25 April 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Rapat Pejabat Indonesia, Mahal di Konsumsi, tapi Minim Substansi. Lebih Fokus ke Gedung Rapat dan Konsumsi ketimbang Isi Rapat!

Orang Indonesia Suka Banget Rapat, tapi Nggak Suka Ambil Keputusan, Akhirnya ya, Rapat Lagi!

22 Februari 2026
Susahnya Jadi Warga Bondowoso, Banyak Jalan Rusak, Jembatan pun Baru Dibenahi kalau Sudah Ambles

Susahnya Jadi Warga Bondowoso, Banyak Jalan Rusak, Jembatan pun Baru Dibenahi kalau Sudah Ambles

26 Februari 2026
3 Olahan Topak yang Jarang Dapat Sorotan padahal Asli Madura dan Sulit Ditemukan di Daerah Lain Mojok.co

3 Olahan Topak yang Jarang Dapat Sorotan padahal Asli Madura dan Sulit Ditemukan di Daerah Lain

21 Februari 2026
Botok Tawon, Makanan Unik Jawa Timur yang Rasanya Enak, tapi Saya Tak Sudi kalau Disuruh Makan Lagi

Botok Tawon, Makanan Unik Jawa Timur yang Rasanya Enak, tapi Saya Tak Sudi kalau Disuruh Makan Lagi

26 Februari 2026
Stasiun Indro Bikin Gresik Jadi Daerah Industri yang Terlihat Menyedihkan Mojok.co

Stasiun Indro yang Menyedihkan Membuat Kota Industri Gresik Jadi Terlihat Payah

27 Februari 2026
Manis Nastar Mengingatkan Saya akan Masa Lalu Pahit karena Cuma Bisa Menikmatinya di Rumah Tetangga Mojok.co

Manisnya Nastar Mengingatkan Saya akan Masa Lalu yang Pahit karena Cuma Bisa Menikmatinya di Rumah Saudara

26 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Rela Melepas Status WNI demi Hidup Sejahtera di Norwegia, Karier Melejit berkat Beasiswa Luar Negeri
  • Gen Z Jogja Rela Antre buat “Ibadah” Photobox di Tugu, Pilih Tahan Kantuk setelah Sahur karena FOMO
  • Ironi Penerima KIP Kuliah di Jogja: Uang Beasiswa Habis Buat Bayar Utang Keluarga, Rela Makan Rp20 Ribu per Hari Demi Tak Putus Kuliah
  • Hal Paling Berat dari Mudik Bukan Pertanyaan atau Dibandingkan di Reuni Keluarga, Tapi Ortu Makin Renta dan Situasi Setelahnya
  • Gamplong Studio Alam, Tempat Wisata Sleman yang Unik, tapi Nggak Perlu Diulang Dua Kali
  • Anak Muda Jadi Ketua RT: Antara Kerja Kuli, Keikhlasan, dan Dewasa Sebelum Waktunya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.