Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Kerja Dekat Monas Jakarta Nggak Selalu Enak, Akses Mudah tapi Sering Ada Demo yang Bikin Lalu Lintas Kacau

Rachelia Methasary oleh Rachelia Methasary
17 Desember 2025
A A
Kerja Dekat Monas Jakarta Nggak Selalu Enak, Akses Mudah tapi Sering Ada Demo yang Bikin Lalu Lintas Kacau

Kerja Dekat Monas Jakarta Nggak Selalu Enak, Akses Mudah tapi Sering Ada Demo yang Bikin Lalu Lintas Kacau (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kerja di area Monas Jakarta terdengar asyik karena bisa wisata setiap hari. Kalau mumet kerjaan bisa langsung gas ke Monas yang hanya berjarak beberapa meter. Udah gitu, kawasan Medan Merdeka ini juga merupakan pusat pemerintahan ibu kota yang kelihatannya keren. Itu yang sering diungkapkan teman-teman saya. Ya memang benar adanya dan hal tersebut adalah nilai plus kalau berkantor di kawasan yang sering disebut “Ring 1” ini.

Terletak di jantung kota, pegawai di sekitar Monas dimanjakan dengan akses transportasi umum yang mudah. Mau naik Transjakarta, MRT, atau JakLingko sekalipun, semua ada. Termasuk strategis lah, saya pun merasa terbantu dengan fasilitas ini. Namun, hidup nggak selalu enak dan sesuai keinginan. Bekerja dekat Monas pun ada dukanya, tak selalu menyenangkan seperti yang dibayangkan orang.

Opsi tempat makan siang dekat kantor terbatas

Warung makan adalah hal penting yang harus ada di sekitar pusat perkantoran, entah pedagang kaki lima atau fast food, pokoknya harus tersedia. Tidak semua pekerja bawa bekal dari rumah, banyak juga yang nggak sempat masak atau ya sukanya makan di luar. Sekitar kantor saya di area Monas Jakarta itu cukup sulit cari makan saat siang hari, padahal dekat destinasi wisata, ya. Paling dekat ya kantin kantor sendiri atau eksplor kantor tetangga.

Jika ingin menu lain, saya harus berjalan kaki sekitar 15 menit ke Jalan Sabang atau Jalan Kebon Sirih. Di sana merupakan pusat kuliner tapi kok ya effort banget cari makan sampai sana. Keburu lemas di jalan karena kelaparan.

Ujung-ujungnya pesan makanan online dengan ongkir yang lumayan bikin boncos. Makanya saya lebih sering bawa maksi dari rumah atau beli dulu di sekitar stasiun. Lebih hemat dan sehat, nggak perlu pesan daring.

Selalu ada event di sekitaran Monas Jakarta yang berujung penutupan akses jalan

Tidak heran jika kawasan Monas sering dijadikan venue untuk mengadakan acara, mulai dari upacara, HUT instansi/lembaga, event lari, sampai hiburan rakyat. Kalau sudah begini, kami para pegawai yang bekerja di area Ring 1 harus berdamai dengan keadaan karena akses jalan biasanya ditutup. Transportasi umum maupun kendaraan pribadi kesulitan untuk lewat, alhasil cari jalan alternatif atau jalan kaki akibat penutupan dan pengalihan arus.

Mau weekend ataupun weekday, berbagai event khusus tetap dilangsungkan. Kegiatan yang paling sering ada tiap weekend adalah event lari dan jalan sehat. Jika lembur di Hari Sabtu atau Minggu, saya sudah siap dengan penutupan Jalan Medan Merdeka yang bikin repot. Ya paling sering Hari Minggu pagi karena ada Car Free Day (CFD) Jakarta dan dibarengi acara lain. Untuk ngademin hati, saya berpikir, “Yah, itung-itung sekalian ikut olahraga juga, deh!”

Berbaur dengan kerumunan wisatawan

“Enak banget kerja dekat Monas, bisa sekalian berwisata!”, teman saya berkomentar gini suatu hari. Eh iya juga ya, mau ke Monas tinggal nyebrang dan nggak perlu effort naik kendaraan ini itu. Tapi, privilege tersebut menjadi tidak menarik jika sudah musim liburan sekolah atau weekend. Mau nggak mau saya harus bergabung dengan kerumunan wisatawan yang lalu lalang di sekitar Monas Jakarta. Atau, berdesakkan di atas Transjakarta bersama rombongan piknik.

Baca Juga:

Saat Jakarta terasa lebih tenang dibanding mudik ke Jawa Timur gara-gara teror pawai sound horeg Agustusan

Tarif parkir SCBD Jakarta bikin syok, bisa buat dua kali makan di Jogja

Sebagai seorang introvert, saya menganggap keadaan ini adalah masalah. Berada di antara banyak orang di ruang publik membuat saya pusing tujuh keliling. Meskipun begitu, saya harus menerima keadaan dan tetap bekerja seperti biasa. Hal ini akan terus terjadi selama saya masih jadi pegawai sekitar Monas.

Monas sering jadi spot demo di Jakarta, susah pulang kalau sudah begini

Nah, ini dia derita paling melelahkan plus menyebalkan kerja dekat Monas: sering jadi lokasi demonstrasi. Bagi kami para pekerja, hal ini menjadi mimpi buruk di jam pulang kerja. Akses jalan ditutup, arus kendaraan dialihkan, dan yang pasti kemacetan terjadi dimana-mana. Transjakarta pun tidak punya wewenang untuk lewat, jalurnya juga jadi sasaran penutupan.

Aksi penyampaian pendapat ini tidak kenal hari, suka-suka mereka mau berkegiatan kapan dan di area yang mana. Saya paham sih kenapa pada suka demo di Jalan Medan Merdeka, ya karena kawasan ini adalah pusat pemerintahan dan dekat dengan Istana Presiden. Nggak masalah sih kalau mau demo, itu kan hak rakyat. Akan tetapi alangkah baiknya juga perhatikan waktunya, jangan di jam-jam sibuk. Kami susah pulang.

Pada akhirnya, saya tetap mensyukuri bekerja di area Monas Jakarta. Sabar aja pokoknya dan pasti ada hikmahnya…

Penulis: Rachelia Methasary
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Tikungan Monas: Tempat Pacaran Terbaik di Jakarta. Memorable dan Bikin Kamu Merasa Dekat Sama Istana.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 17 Desember 2025 oleh

Tags: Jakartajakarta pusatjalan medan merdekamonasmonumen nasional
Rachelia Methasary

Rachelia Methasary

Pustakawan di ibu kota yang senang ngopi, traveling, dan baca buku. Lebih memilih tempat yang sepi dan tenang karena introvert.

ArtikelTerkait

Tinggal di Depok Itu Memang Nyaman, tapi 10 Tahun yang lalu (Pexels)

Tinggal di Depok Itu Memang Nyaman, tapi 10 Tahun yang Lalu

18 Februari 2025
Jalan Raya Kalimalang Dibenci Sekaligus Dicintai Pengendara yang Melintas kalimalang jakarta

Jalan Raya Kalimalang Dibenci Sekaligus Dicintai Pengendara yang Melintas

21 Mei 2024
Jika Drakor Reply 1988 Ber-setting Tempat di Jakarta terminal mojok.co

Jika Drakor ‘Reply 1988’ Ber-setting Tempat di Jakarta

2 Desember 2020
Petisi Kembalikan WFH, Bukti Nyata Warga Lelah dengan Drama Ibu Kota Terminal Mojok

Petisi Kembalikan WFH, Bukti Nyata Warga Lelah dengan Drama Ibu Kota

8 Januari 2023
Jakarta Adalah Tempat Terbaik untuk Menemukan Ketenangan Melebihi Jogja (Unsplash) umr

Bisakah Bertahan di Jakarta dengan Gaji di Bawah UMR? Tentu Saja Bisa, Ini Caranya

23 September 2023
Bus AKAP Solo-Jakarta Lebih Nyaman ketimbang Kereta Eksekutif (Unsplash)

Bus AKAP Eksekutif Solo-Jakarta Contoh Layanan Bus Tidak Kalah dari Kereta Api

25 November 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Meski terancam DO karena modal nekat, kuliah akan selalu menjadi keputusan paling bijak yang pernah saya ambil

Meski terancam DO karena modal nekat, kuliah akan selalu menjadi keputusan paling bijak yang pernah saya ambil

28 Juli 2026
13 Tabiat Mahasiswa KKN yang Dibenci Warga Desa, Jangan Dilakukan atau Kalian Jadi Musuh Bersama Mojok.co

Jangan bebani mahasiswa KKN dengan tugas yang harusnya dikerjakan negara

30 Juli 2026
Saya pernah mengira orang miskin itu kurang berusaha, dan saya salah besar

Saya pernah mengira orang miskin itu kurang berusaha, dan saya salah besar

30 Juli 2026
Simpang Tuwowo Surabaya pantas dijuluki lampu merah paling semrawut, kalahkan lampu merah Pegirian Mojok.co

Simpang Tuwowo Surabaya pantas dijuluki lampu merah paling semrawut, kalahkan lampu merah Pegirian 

25 Juli 2026
Tolong hentikan tradisi perpisahan sekolah anak SD di hotel atau tempat mubazir lainnya, ini pemborosan tak berguna!

Tolong hentikan tradisi perpisahan sekolah anak SD di hotel atau tempat mubazir lainnya, ini pemborosan tak berguna!

25 Juli 2026
Setengah anggaran Perpusnas RI dipangkas, bukti pemerintah memang tidak ingin mencerdaskan rakyat Mojok.co

Setengah anggaran Perpusnas RI dipangkas, bukti pemerintah memang tidak ingin mencerdaskan rakyat

27 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.