Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

4 Kelebihan Bayar Parkir Menggunakan e-Money yang Jarang Dibicarakan Orang

Nafiuddin Fadly oleh Nafiuddin Fadly
13 November 2025
A A
4 Kelebihan Bayar Parkir Menggunakan e-Money yang Jarang Dibicarakan Orang

4 Kelebihan Bayar Parkir Menggunakan e-Money yang Jarang Dibicarakan Orang (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Mungkin belum semua orang tahu bahwa bayar parkir menggunakan kartu e-money punya beberapa kelebihan dibanding bayar tunai.

Di era semakin modern ini, pembayaran cashless sudah menjadi hal yang lumrah. Seperti misalnya coffee shop yang hanya menerima pembayaran non-tunai. Walaupun sempat disinggung dalam artikel Muhammad Iqbal Haqiqi bahwa kafe seharusnya menerima pembayaran non-tunai sebagai pelengkap alat pembayaran dan tidak boleh menolak uang fisik.

Berbeda nasib dengan yang dituliskan Mas Iqbal dalam artikelnya, parkir yang ada di mall atau tempat lainnya justru memperbolehkan pelanggan membayar dengan e-money atau uang tunai. Saya pribadi sebagai pengendara juga membiasakan diri bayar parkir menggunakan e-money. Sebab metode pembayaran ini punya beberapa kelebihan yang jarang dibicarakan orang. 

#1 Bayar parkir dengan e-money tidak perlu repot menyiapkan uang kecil

Sudah jadi rahasia umum bahwa uang kecil atau uang receh sekarang semakin sulit didapat. Ke ATM mana pun cuma ada nominal Rp50.000 dan Rp100.000. ATM nominal Rp20.000 sudah menjadi langka. 

Kalau mau cari uang kecil kadang harus jajan ke Indomaret atau Alfamart. Karena kedua minimarket itu selalu mempunyai uang kembalian berbagai nominal rupiah. Tapi kalau begini terus lama-lama boncos juga.

Jadi daripada harus jajan untuk memecahkan uang, lebih baik punya kartu e-money. Top-up-nya juga mudah, tinggal isi saldo sesuai keinginan. Kartu e-money juga gratis biaya admin top-up saldo, asalkan sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain itu kita bisa top-up dari mana saja. Bisa melalui e-wallet atau Indomaret dan Alfamart. Dengan banyaknya opsi pengisian saldo, tak ada alasan untuk menolak menggunakan kartu e-money.

#2 Tidak repot memikirkan karcis parkir

Karcis parkir mungkin terdengar sepele, tapi bisa menjadi perkara serius apalagi jika saat bepergian bersama teman ke mall. Saya yakin pertanyaan umum seperti “Karcis kamu yang bawa, kan?” bikin jantung berdetak lebih kencang karena bisa jadi karcis tidak dibawa.

Baca Juga:

Untuk Warga Surabaya, Stop Menormalisasi Bayar Parkir kepada Juru Parkir di Toko Atau Minimarket yang Bertuliskan ‘Parkir Gratis’!

Sebagai Warga Pemalang yang Baru Pulang dari Luar Negeri, Saya Ikut Senang Stasiun Pemalang Kini Punya Area Parkir yang Layak

Berbeda situasinya jika menggunakan e-money. Selama menggunakan kartu tersebut, mesin parkir tidak mengeluarkan karcis. Sebagai gantinya, jika keluar masuk parkir harus tap menggunakan kartu e-money yang sama.

Kalau begini jadinya kan enak, tidak perlu ada beban memikirkan karcis parkir. Karena yang paling menakutkan adalah membayar denda jika karcis hilang.

#3 Mengurangi sampah kertas

Menggunakan e-money berarti pengendara tidak terlalu bergantung dengan karcis parkir. Hal ini bisa mengurangi sampah kertas yang menumpuk. Dengan begitu, penggunaan kartu e-money bisa menjadi salah satu tindakan peduli lingkungan. 

Jika dipikir-pikir lagi, kegunaan karcis parkir itu cuma sementara. Paling-paling cuma beberapa jam. Sehabis itu ya diserahkan ke petugas dan berakhir di tempat sampah.

#4 Bayar pakai e-money untuk antisipasi jika mesin parkir eror tidak bisa mengeluarkan karcis

Saya punya pengalaman ketika mesin parkir eror tidak bisa mengeluarkan karcis. Saat itu saya belum menggunakan kartu e-money. Karena karcis tidak keluar, palang otomatis juga tidak naik. 

Saya jadi bingung karena sudah pencet tombol berkali-kali tetap saja tidak mengubah keadaan. Akhirnya, petugas parkir datang membenahi dan palang parkir terangkat. Petugas parkir tadi juga menyarankan untuk menggunakan kartu e-money jika karcis tidak keluar.

Sejak kejadian itu, saya mulai mencoba menggunakan kartu e-money untuk meminimalisir mesin parkir eror. Untungnya kemarin tidak ada pengendara lain di belakang saya. Kalau ada pengendara lain pasti bakal menunggu lama, kan jadi tidak enak. 

Itulah empat kelebihan bayar parkir pakai e-money yang akhirnya membuat saya tertarik untuk menggunakannya. Sekarang saya sudah terbiasa memakainya. Rasanya lebih efisien dan cepat. Kalau kalian suka bayar pakai uang tunai atau kartu e-money?

Penulis: Nafiuddin Fadly
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Pembayaran Nontunai Saja Orang Indonesia Masih Gagap, Digitalisasi Masih Begitu Jauh di Angan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 13 November 2025 oleh

Tags: biaya parkire-moneykarcis parkirkartu e-moneykartu elektronikkendaraan parkirParkir
Nafiuddin Fadly

Nafiuddin Fadly

Seorang pria asal Solo. Menaruh perhatian atas isu-isu sosial dan teknologi. Suka kopi espresso dan baca buku.

ArtikelTerkait

Parkir Sembarangan di Kampus Bisa Masuk Akun Medsos Khusus, Menghibur dan Bikin Kapok Mojok.co

Parkir Sembarangan di Kampus Saya Bisa Masuk Akun Medsos Khusus, Menghibur dan Bikin Kapok

23 November 2023
3 Hal yang Bikin Saya Malas Main ke Lippo Plaza Jogja

3 Hal yang Bikin Saya Malas Main ke Lippo Plaza Jogja

20 Juni 2024
Bisnis Lahan Parkir Tidak Pernah Sederhana, Bahkan Penuh Darah dan Mafia terminal mojok.co

Untuk Para Pengendara Mobil: Kalau Parkir Paralel di Mal Nggak Perlu Pakai Rem Tangan, Please!

2 Desember 2019
Etika Parkir di Indomaret biar Nggak Jadi Musuh Pelanggan Lain

Etika Parkir di Indomaret biar Nggak Jadi Musuh Pelanggan Lain

5 Oktober 2025
5 Jenis Tukang Parkir yang Sering Kita Temui: Ada yang Sigap Bekerja, Ada yang kayak Ninja tukang parkir liar

5 Jenis Tukang Parkir yang Sering Kita Temui: Ada yang Sigap Bekerja, Ada yang kayak Ninja

15 Juli 2022
6 Hal yang Perlu Disiapkan Warga Kabupaten yang Berencana ke Jakarta Mojok.co

6 Hal Perlu Disiapkan Warga Kabupaten yang Berencana ke Jakarta agar Tidak Kerepotan

2 Desember 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Menu Seasonal Indomaret Point Coffee yang Harusnya Jadi Menu Tetap, Bukan Cuma Datang dan Hilang seperti Mantan

Tips Hemat Ngopi di Point Coffee, biar Bisa Beli Rumah kayak Kata Netijen

3 Februari 2026
Honda CRF, Motor Sok Gagah dan Menyebalkan yang Semoga Saja Segera Lenyap dari Jalanan Mojok.co

Honda CRF, Motor Sok Gagah dan Menyebalkan yang Semoga Saja Segera Lenyap dari Jalanan

1 Februari 2026
Gerbong KRL Khusus Perempuan Malah Nggak Aman untuk Perempuan Mojok.co

Gerbong KRL Khusus Perempuan Malah Nggak Aman untuk Perempuan

6 Februari 2026
5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi Mojok.co

5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi

6 Februari 2026
Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan

Jogja Memang Santai, tapi Diam-diam Banyak Warganya yang Capek karena Dipaksa Santai meski Hampir Gila

2 Februari 2026
5 Barang Indomaret yang Sebenarnya Mubazir, tapi Terus Dibeli Pelanggan Mojok.co

5 Barang Indomaret yang Sebenarnya Mubazir, tapi Terus Dibeli Pelanggan

31 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya
  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.