Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Semoga Mereka yang Merayakan Ultah Tanpa Izin di Kedai Kopi Itu Bernasib Sama Seperti Malin Kundang

Achmad Fauzan Syaikhoni oleh Achmad Fauzan Syaikhoni
27 Agustus 2023
A A
Membaca 6 Kepribadian Berdasarkan Minuman yang Dipesan di Kedai Kopi terminal mojok.co

Membaca 6 Kepribadian Berdasarkan Minuman yang Dipesan di Kedai Kopi terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Minimal nggak berisik dan nggak rusuh

Yang kedua, kalaupun terpaksa nggak izin karena ribet dan takut nggak disetujui, minimal perayaan ulang tahun di kedai kopi itu nggak kayak anak kecil, yang berisik nggak jelas dan rusuh.

Terus terang saja, perayaan ulang tahun bagi orang yang nggak dikenal itu blas nggak ada gunanya. Sekalipun di situ ada wejangan-wejangan bijak alih-alih doa, saya pribadi menganggap itu sampah. Sederhana saja alasannya, hampir dipastikan ucapan doa saat merayakan ulang tahun ramai-ramai itu formalitas semata, biar dikira peduli dan sayang. Iya, kan!

Demikian juga dengan kelakukan rusuh seperti lempar kue; kejar-kejaran saling balas lemparan. Hal itu benar-benar tak membuat kami sebagai penonton yang nggak dikenal akan kagum dan ikut mendoakan yang baik-baik. Justru jijik dan bisa jadi spontan kami berdoa buruk lewat nama-nama binatang. “Wah, ini orang anjing emang”, misalnya.

Lagi pula, nggak buruk-buruk amat, kok, merayakan ulang tahun di kedai kopi itu dengan ngasih surprise kecil-kecilan tanpa menuai keonaran. Percayalah, kehidupan sehabis merayakan ulang tahun itu bukan lantas akan berubah jadi terpuruk tanpa surprise dengan cara berisik dan lempar kue.

“Lho, ya, nggak asyik, dong?

Iya, betul. Kalian memang akan asyik, tapi kami terusik, bodoh! Kalau tetap mau merayakan ulang tahun seperti anak kecil tadi, ya rayakan di rumah atau tempat lainnya yang sekiranya miliki pribadi.

Minimal pesen, bolo! Ini kedai kopi, bukan omahe mbahmu!

Satu lagi, selain ngasih surprise kecil-kecilan tanpa membuat keonaran, semua yang ikut merayakan ulang tahun di kedai kopi tanpa izin juga harus memesan.

Coba bayangkan, betapa nggak adilnya ketika semua pengunjung menikmati tempat kedai kopi dengan cara membayar pesanan, sementara ada segerombol orang yang membayar cuma sebagian. Ini bukan hanya untuk yang merayakan ultah tanpa izin, melainkan semua orang yang hendak merasakan segala kenikmatan di kedai kopi.

Baca Juga:

4 Alasan Saya Lebih Memilih Ice Americano Buatan Minimarket ketimbang Racikan Barista Coffee Shop

Menebak Alasan Starbucks di Tegal Sepi Pengunjung

Okelah, kalau misalnya masih sulit bersikap adil dengan pengunjung lainnya. Tapi setidaknya, hargailah eksistensi para karyawan dan owner kedai kopi itu sendiri. Kedai kopi itu ada bukan semata-mata untuk dinikmati merayakan ulang tahun secara gratis. Sedikit banyak, keberlanjutan hidup orang-orang di balik nyamannya kedai kopi itu berasal dari uang pembayaran pesanan.

Saya pikir, memahami etika sosial-kemanusian yang nggak tertulis semacam itu amat sangat sederhana kalau akalnya masih sehat.

Jangan sampai ulang tahun malah jadi ajang merendahkan akhlak

Walaupun secara sejarah ulang tahun itu memang bukan budaya kita, setidaknya jangan sampai yang awalnya budaya itu dimaksudkan untuk momen membangkitkan semangat tumbuh dan berkembang, tapi malah jadi momen merendahkan akhlak secara seremonial. Tentu nggak lucu, bukan?

Tetap rayakanlah ulang tahun. Mojok tempat saya menulis ini pun dalam waktu dekat juga akan merayakannya. Tapi, kalau ulang tahun itu dirayakan tanpa etika sosial, khususnya di kedai kopi, maka sudah sepatutnya doa semoga bernasib sama seperti Malin Kundang itu diucapkan.

Penulis: Achmad Fauzan Syaikhoni
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 7 Dosa Coffee Shop yang Sebaiknya Dihentikan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 27 Agustus 2023 oleh

Tags: Kedai Kopikenyamanan pengunjungperayaanpesananUlang Tahun
Achmad Fauzan Syaikhoni

Achmad Fauzan Syaikhoni

Pemuda setengah matang asal Mojokerto, yang selalu ekstase ingin menulis ketika insomnia. Pemerhati isu kemahasiswaan, lokalitas, dan hal-hal yang berbau cacat logika.

ArtikelTerkait

5 Rekomendasi Minuman Excelso Coffee yang Enak dan Jarang Ditemukan di Coffee Shop Lain terminal mojok

5 Rekomendasi Minuman Excelso yang Enak dan Jarang Ditemukan di Coffee Shop Lain

6 September 2022
Perayaan Valentine Bukan Budaya Kita, Budaya Kita Adalah Berdebat Perihal Valentine

Perayaan Valentine Bukan Budaya Kita, Budaya Kita Adalah Berdebat Perihal Valentine

13 Februari 2020
Jangan Jadi Barista. Gajinya Kecil, Gengsinya Tinggi, Nggak ada Jenjang Karier pula! pendekar kopi

Jangan Jadi Barista. Gajinya Kecil, Gengsinya Tinggi, Nggak ada Jenjang Karier pula!

23 Oktober 2023
Filsuf Kedai Kopi, Hobi Berdebat Filsafat Layaknya Dinosaurus Peradaban yang Harusnya Punah terminal mojok.co

4 Alasan Orang Dateng ke Kedai Kopi tapi Nggak Pesen

10 September 2020
Lima Tipe Barista yang Akan Kalian Temui di Kedai Kopi Jogja terminal mojok.co

Lima Tipe Barista yang Akan Kalian Temui di Kedai Kopi Jogja

15 Oktober 2020
4 Aturan Tidak Tertulis Saat Nongkrong di Kafe Mojok.co

Aturan Tidak Tertulis Saat Nongkrong di Kafe

19 November 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

Purwokerto Memang Kota Wisata, tapi Wisatawan Tak Diberi Petunjuk dan Dibiarkan Bingung Mau ke Mana

5 Februari 2026
3 Skill yang Wajib Dimiliki Laki-laki kalau Ingin Memperistri Orang Madura Mojok.co

3 Skill yang Wajib Dimiliki Laki-laki kalau Ingin Memperistri Orang Madura

4 Februari 2026
Rangka Ringkih Honda Vario 160 “Membunuh” Performa Mesin yang Ampuh Mojok.co

Rangka Ringkih Honda Vario 160 “Membunuh” Performa Mesin yang Ampuh

4 Februari 2026
Batik Air Maskapai Red Flag: Delay Berjam-jam, Kompensasi Tak Layak, dan Informasinya Kacau Mojok.co

Batik Air Maskapai Red Flag: Delay Berjam-jam, Kompensasi Tak Layak, dan Informasinya Kacau

5 Februari 2026
Andai Jadi Warga Tangerang Selatan, Saya Pasti Sudah Pusing Tujuh Keliling. Mending Resign Jadi Warga Tangsel!

Jangan Nilai Buku dari Sampulnya, dan Jangan Menilai Tangerang Selatan Hanya dari Bintaro, Alam Sutera dan BSD Saja

4 Februari 2026
Video Tukang Parkir Geledah Dasbor Motor di Parkiran Matos Malang Adalah Contoh Terbaik Betapa Problematik Profesi Ini parkir kampus tukang parkir resmi mawar preman pensiun tukang parkir kafe di malang surabaya, tukang parkir liar lahan parkir pak ogah

3 Perilaku Tukang Parkir dan Pak Ogah yang Bikin Saya Ikhlas Ngasih Duit 2000-an Saya yang Berharga

5 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.