Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Olahraga

Kasta Tempat Duduk di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya

Arief Nur Hidayat oleh Arief Nur Hidayat
31 Januari 2022
A A
Kasta Tempat Duduk di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya terminal mojok.co

Kasta Tempat Duduk di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Stadion Gelora Bung Tomo merupakan home base Persebaya sejak 2017 menggantikan Stadion Gelora 10 Nopember. Letak geografis Stadion Gelora 10 Nopember yang berada tepat di jantung kota Surabaya membuat jalanan menjadi macet tatkala Persebaya berlaga. Maka dari itu dibangunlah Stadion Gelora Bung Tomo yang berada di Benowo, perbatasan Surabaya- Gresik.

Semenjak lepas dari sanksi PSSI, Persebaya diakuisisi oleh Jawa Pos Grup. Banyak terobosan-terobosan yang dilakukan manajemen Persebaya, salah satunya adalah tidak menyediakan tiket on the spot. Aturan ini sengaja dibuat untuk membumi hanguskan para calo yang sering berkeliaran di luar stadion.

Bonek dan Bonita dapat membeli tiket secara online di aplikasi Persebaya Selamanya ataupun offline di Persebaya Store. Tiket yang didapat sudah menerapkan kaidah 4.0, di mana terdapat scan barcode di dalam tiket tersebut. Petugas ticketing tak perlu repot-repot menyobek karcis, tinggal scan barcode saja. Hebat, bukan? Penggunaan barcode ini secara tidak langsung selaras dengan slogan terbaru bonek, no ticket no game.

Bingung mau duduk di tribun mana ketika mau nonton Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo? Yuk, simak uraian berikut:

#1 Tribun Selatan

Tribun sebelah selatan sudah menjadi hak milik Tribun Kidul. Tribun Kidul merupakan komunitas Bonek yang menganut paham mania, di mana supporter bernyanyi dan mendukung Persebaya dengan chant berbahasa Indonesia. Tak hanya fokus mendukung Persebaya, Tribun Kidul juga aktif dalam kegiatan sosial. Awal panedemi, Tribun Kidul aktif membagikan masker. Saat Gunung Semeru erupsi, Tribun Kidul juga membuka open donasi. Hal yang paling spektakuler adalah ketika Tribun Kidul ikut membantu longsor Batu. Walaupun Batu masih berdekatan dengan Malang yang merupakan rival Bonek, Tribun Kidul tidak memandang itu sebagai sebuah halangan.

#2 Tribun Utara

Tribun Utara sudah pasti milik Green Nord. Green Nord disadur dari bahasa Italia yang berarti Hijau Utara. Layaknya BCS di PSS Sleman, Green Nord mewajibkan penonton di tribun utara untuk mamakai sepatu, jersey, dan berdiri full 2 x 45 sebagai penghormatan untuk pemain yang sedang berlaga di lapangan. Bahkan Green Nord juga memiliki Green Nord Store yang menjual Green Nord Merchandise. Bukan untuk menyaingi Persebaya Store, berdirinya Green Nord Store ini bertujuan untuk mengakomodir anggota Green Nord yang berfashion layaknya Ultras. Green Nord memposisikan dirinya sebagai oposisi manajemen Persebaya, Jika manajemen baik, akan dipuji. Jika manajemen buruk, akan dikoreksi.

#3 Tribun Barat

Tribun barat berisikan VIP atau Super Fans. Tiket yang dibanderol untuk tribun barat seharga 250 ribu rupiah. Di tribun Barat penonton dapat berfoto dangan 2 maskot Persebaya, Jojo dan Zoro. Letak trbun barat yang berada di atas bench membuat penonton lebih dekat dengan pemain cadangan dan official tim. Pak Presiden Persebaya Azrul Ananda, Dahlan Iskan, istri para pemain merupakan penghuni tetap tribun barat.

#4 Tribun Timur

Tribun Timur bisa dikatakan sebagai tribun keluarga. Banyak keluarga yang terdiri dari bapak, ibu, dan anak menyaksikan Persebaya bertanding dari tribun ini. Ditemani dengan lumpia dan es teh, keakraban keluarga semakin erat terjalin.

Baca Juga:

8 Istilah Bahasa Jawa yang Masih Bikin Sesama Orang Jawa Salah Paham

Jalan Kedung Cowek Surabaya: Jalur Mulus yang Isinya Pengendara dengan Etika Minus

Melihat Bonek yang rela jalan kaki dari pintu keluar tol ke stadion membuat saya terenyuh. Mereka rela menumpang truck atau pick up demi membersamai sang kebanggan. Di stadion mereka berkumpul menjadi satu, tak peduli agamamu apa, gajimu berapa. Saya belum pernah nonton Milan di San Siro, atau nonton Madrid di Bernabeu, tetapi setidaknya saya pernah nonton Persebaya di Gelora Bung Tomo.

Penulis: Arief Nur Hidayat
Editor: Audian Laili

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 31 Januari 2022 oleh

Tags: Gelora Bung TomopersebayastadionSurabayatribun
Arief Nur Hidayat

Arief Nur Hidayat

Seorang buruh pabrik yang menemukan kemerdekaannya di balik mata pena. Di sela deru mesin dan rutinitas yang presisi, ia merawat jiwanya dengan kecanduan menulis, sembari sesekali merayakan kegembiraan kecil melalui barisan jersey

ArtikelTerkait

Bangkalan Madura Adalah Korban Utama dari Jembatan Suramadu, Bukan Surabaya

Bangkalan Madura Adalah Korban Utama dari Jembatan Suramadu, Bukan Surabaya

23 Oktober 2024

6 Rekomendasi Kuliner Ngetop di Kawasan Wisata Religi Sunan Ampel Surabaya

23 April 2022
7 Bebek Goreng Paling Enak dan Populer di Surabaya Terminal Mojok

7 Bebek Goreng Paling Enak dan Populer di Surabaya

15 September 2022
Kuliner Apung Surabaya, Dulu Viral Kini Terancam Bubar: Rasa Makanan (Kelewat) Biasa, Maintenance pun Ala Kadarnya

Kuliner Apung Surabaya, Dulu Viral Kini Terancam Bubar: Rasa Makanan (Kelewat) Biasa, Maintenance pun Ala Kadarnya

5 Juli 2024
Apa yang Sebenarnya Perlu Kita Lakukan untuk Mengatasi Kemacetan?

Apa yang Sebenarnya Perlu Kita Lakukan untuk Mengatasi Kemacetan?

27 Mei 2022
Review Wizzmie Surabaya, Saingan Mie Gacoan di Jagat Kuliner Mie Pedas

Review Wizzmie Surabaya, Saingan Mie Gacoan di Jagat Kuliner Mie Pedas

31 Oktober 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kelurahan Batununggal dan Kecamatan Batununggal: Nama Mirip dan Sama-sama di Bandung, tapi Takdirnya Berbeda Mojok.co

Kelurahan Batununggal dan Kecamatan Batununggal: Nama Mirip dan Sama-sama di Bandung, tapi Takdirnya Berbeda

15 Januari 2026
Nasib Warga Dau Malang: Terjepit di Antara Kemacetan Kota Wisata dan Hiruk Pikuk Kota Pelajar

Nasib Warga Dau Malang: Terjepit di Antara Kemacetan Kota Wisata dan Hiruk Pikuk Kota Pelajar

17 Januari 2026
3 Keunggulan Kereta Api Eksekutif yang Tidak Akan Dipahami Kaum Mendang-Mending yang Naik Kereta Ekonomi

3 Keunggulan Kereta Api Eksekutif yang Tidak Akan Dipahami Kaum Mendang-Mending yang Naik Kereta Ekonomi

17 Januari 2026
Polban, "Adik Kandung" ITB Tempat Mahasiswa Jenius tapi Kurang Hoki

Polban, “Adik Kandung” ITB Tempat Mahasiswa Jenius tapi Kurang Hoki

18 Januari 2026
5 Hal yang Baru Terasa Mahal Setelah Menikah, Bikin Syok  Mojok.co

5 Hal yang Baru Terasa Mahal Setelah Menikah, Bikin Syok 

18 Januari 2026
5 Menu Seasonal Indomaret Point Coffee yang Harusnya Jadi Menu Tetap, Bukan Cuma Datang dan Hilang seperti Mantan

3 Tips Membeli Point Coffee dari Seorang Loyalis Indomaret, Salah Satunya Cari yang Ada Kursi di Depan Gerainya!

19 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu
  • Nasib Tinggal di Jogja dan Jakarta Ternyata Sama Saja, Baru Sadar Cara Ini Jadi Kunci Finansial di Tahun 2026
  • Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam
  • Beasiswa LPDP 80 Persen ke STEM: Negara Ingin Membuat Robot Tanpa Jiwa?
  • Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.