Informasi
ADVERTISEMENT

Kabupaten Kudus Memang Layak Dinobatkan sebagai Kabupaten Terkaya di Jawa Tengah, Inilah Alasannya

Bukit Puteran, Sebaik-baiknya Tempat Menyaksikan Romantisnya Kudus kabupaten kudus DEMAK

Sektor lain tak berkembang sepesat kretek

Justru ini bisa jadi menunjukan adanya ketimpangan pendapatan. Karena kalau dilihat dari tingkat kemiskinannya saja, masih ada 7,23 persen orang miskin di Kudus pada 2024. Angka itu nggak beda jauh dengan daerah lainnya. Kemudian ketergantungan pada satu sektor industri saja, yaitu rokok, bisa sangat berbahaya. Karena kalau ini sektor collapse, efeknya bisa sistemik ke yang lainnya. Selain itu, fokus pada satu sektor saja membuat sektor lainnya jadi nggak berkembang signifikan. Makanya pertumbuhan ekonominya stagnan di angka 2 persenan per tahun.

Makanya kalau dibilang kaya, Kudus ini memang daerah yang sangat kaya. Tapi hanya kaya dari satu sumber industri. Ibarat orang nih, dia nih crazy rich tapi usahanya cuma ditopang satu, yaitu jualan rokok. Nggak coba buka bisnis di sektor lainnya. Ketika usaha rokoknya bangkrut, bisa-bisa langsung jatuh miskin. Tapi kayaknya nggak mungkin sih industri rokok di negeri ini mengalami kebangkrutan. Nggak mungkin.

Penulis: Muhamad Iqbal Haqiqi
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Sebagai Warga Demak, Saya Paling Iri Melihat Superioritas Kabupaten Kudus, kok Bisa Semegah Itu

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 21 Mei 2025 oleh .

Muhamad Iqbal Haqiqi

Mahasiswa Magister Sains Ekonomi Islam UNAIR, suka ngomongin ekonomi, daerah, dan makanan.

Exit mobile version