Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

KA Tawang Alun, Penghubung Malang dan Banyuwangi yang Sayangnya Cuma 1 Armada

Mohammad Faiz Attoriq oleh Mohammad Faiz Attoriq
19 Maret 2023
A A
KA Tawang Alun, Penghubung Malang dan Banyuwangi (Unsplash)

KA Tawang Alun, Penghubung Malang dan Banyuwangi (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Lahir pada 2002, KA Tawang Alun menjadi satu-satunya kereta yang menghubungkan Kota Malang dan Banyuwangi, tepatnya berakhir di Stasiun Ketapang. Dulu, di tahun 1990-an pernah ada kereta namanya KA Rengganis yang rutenya lebih panjang sampai Kediri.

Sayangnya, pada 2002, perjalanan KA Rengganis berhenti dan tahun itu juga digantikan oleh kereta yang namanya diambil dari nama Raja Blambangan, Prabu Tawang Alun. Berarti, kereta api ini sudah kurang lebih 21 tahun mondar-mandir antara Banyuwangi dan Malang.

ADVERTISEMENT

Pengalaman masa kecil

Saya ingat betul dulu waktu kecil sering naik kereta api ini ke rumah nenek di Banyuwangi. Cuma ada empat atau lima kereta ekonomi dan jalannya lambat banget, terutama di kawasan Gumitir yang bergunung-gunung.

Kenapa bisa lambat? Soalnya waktu itu Daop IX Jember sebagai pemilik KA Tawang Alun cuma punya lokomotif BB 301 atau BB 304 (saya lupa yang pernah bawa KA Tawang Alun yang mana) yang kurang begitu tangguh.

Ingat betul saya waktu itu begitu masuk daerah Gumitir, perbatasan Jember dan Banyuwangi, kereta ini melambat dan sering berhenti di stasiun-stasiun kecil yang statusnya cuma buat silang atau susul. Begitu sampai Stasiun Bangil buat putar arah lokomotif, waktunya lama banget, seingat saya sampai Malang saja sudah agak sore.

Kondisi saat ini

Sekarang, begitu Daop IX Jember dapat alokasi lokomotif yang jauh lebih tangguh sekelas CC 201, perjalanan Banyuwangi ke Malang mulai bisa lebih cepat. Kalau dari Stasiun Kalibaru (Banyuwangi) ke Stasiun Kalisat (Jember) banyak stasiun yang dijadikan tempat berhenti, sama lokomotif CC 201 ini KA Tawang Alun bablas Kalibaru-Kalisat. Keren, kan?

Sekarang, sampai Stasiun Malang (Kotabaru) lebih cepat, mau tahu sampainya jam berapa? Pukul 12.35 WIB, lumayan buat recovery tenaga saya begitu sampai rumah.

Baca halaman selanjutnya

Baca Juga:

Deklarasi Wonogiri sebagai ibu kota mi ayam bakso harusnya menyadarkan Malang bahwa reputasi saja tidak selalu cukup

Stadion Gajayana Malang tempat potensial yang bernasib sial

Selain lebih cepat, KA Tawang Alun bisa menarik enam sampai tujuh kereta…

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 20 Maret 2023 oleh

Tags: BanyuwangiKA Tawang AlunMalang
Mohammad Faiz Attoriq

Mohammad Faiz Attoriq

Si pria random yang tubirnya meletup-letup

ArtikelTerkait

Mempertanyakan Pembangunan Terminal Sritanjung Banyuwangi: Terminal kok Jauh dari Pusat Kota dan Ekonomi, buat Apa?

Mempertanyakan Pembangunan Terminal Sritanjung Banyuwangi: Terminal kok Jauh dari Pusat Kota dan Ekonomi, buat Apa?

9 Juni 2023
3 Hal yang Tidak Bisa Dilakukan di Malang Terminal Mojok

3 Hal yang Tidak Bisa Dilakukan di Malang

3 Juni 2022
Ironi Liburan di Teluk Hijau Banyuwangi, Disuguhi Pemandangan bak Raja Ampat dan Kehancuran Lingkungan Akibat Tambang

Ironi Liburan di Teluk Hijau Banyuwangi, Disuguhi Pemandangan bak Raja Ampat dan Kehancuran Lingkungan Akibat Tambang

19 Juni 2025
Alas Gumitir, Jalur Favorit Mahasiswa Plat P yang Rawan Macet

Alas Gumitir, Jalur Andalan Mahasiswa Plat P yang Selalu Macet

18 Juni 2023
5 Rekomendasi Tempat Berburu Takjil di Banyuwangi, Kulinernya Dijamin Endes!

Plis Banget, Banyuwangi Bukan Kota Santet dan Nggak Perlu Nanya Hal Itu, kayak Nggak Ada Bahasan yang Lain Aja!

16 Juli 2023
Surat Cinta untuk Walikota: Pak, Malang Macet, Jangan Urus MiChat Saja!

Surat Cinta untuk Wali Kota: Pak, Malang Macet, Jangan Urus MiChat Saja!

2 April 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengalaman mengecewakan saat nonton di XXI Central City Semarang, niatnya cari hiburan, malah dapat kekesalan Mojok.co

Pengalaman mengecewakan saat nonton di XXI Central City Semarang, niatnya cari hiburan, malah dapat kekesalan

14 Juli 2026
Jamuan untuk dosen saat sidang akhir itu suka rela atau paksaan yang dibalut tradisi?

Jamuan untuk dosen saat sidang akhir itu suka rela atau paksaan yang dibalut tradisi?

19 Juli 2026
Kenapa banyak daerah di jombang bernama mojo? (Wikimedia Commons)

Kenapa banyak daerah di jombang bernama mojo?

21 Juli 2026
Kenapa orang Jogja nggak suka makan gudeg? (Unsplash)

Kenapa orang Jogja nggak suka makan gudeg, padahal tahu gudeg yang enak, gurih, dan murah?

19 Juli 2026
Pengalaman buruk menggunakan layanan BPJS di RS UNAIR: antre lama, sistem tidak jelas, beda dengan pelayanan swasta

Pengalaman buruk menggunakan layanan BPJS di RS UNAIR: antre lama, sistem tidak jelas, beda dengan pelayanan swasta

20 Juli 2026
Review Mie Gacoan Bangkalan Madura, Cabang yang Anomali karena Tidak Perlu Antre Mojok.co

Mie Gacoan Bangkalan Madura bisa tutup kalau 3 hal ini tidak diperbaiki

18 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.