Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

KA Gumarang Ekonomi New Generation: Perjalanan Nyaman Jakarta ke Surabaya dengan Harga Ekonomis

Aqil Husein Almanuri oleh Aqil Husein Almanuri
20 Agustus 2025
A A
KA Gumarang Ekonomi New Generation: Perjalanan Nyaman Jakarta ke Surabaya dengan Harga Ekonomis

KA Gumarang Ekonomi New Generation: Perjalanan Nyaman Jakarta ke Surabaya dengan Harga Ekonomis

Share on FacebookShare on Twitter

Sepulangnya dari acara di Jakarta beberapa waktu yang lalu, saya berkesempatan menjadi salah satu penumpang KA Gumarang Kelas Ekonomi New Generation relasi Stasiun Pasar Senen (Jakarta) ke Pasar Turi (Surabaya). Saya anggap itu sebagai kesempatan berharga, sebab rangkaian ini baru saja diperkenalkan beberapa hari sebelumnya, tanggal 15 Juli 2025, menggantikan kelas bisnis di rangkaian yang sama.

Sejujurnya, pilihan awal saya masih tertuju ke KA Airlangga, karena masih termurah untuk relasi rute tersebut, Rp104 ribu. Namun, karena jadwal kereta bersubsidi PSO itu bersamaan dengan jadwal acara, maka mau tidak mau saya harus booking tiket kereta ekonomi yang punya harga lebih mahal.

Di aplikasi Access by KAI, tiket termurah kedua setelah Airlangga adalah paket connecting train (tiket kombinasi). Jadi ada dua tiket yang bisa kita pesan bersamaan dalam sekali pembelian dan pembayaran; yakni tiket KA Tawang Jaya Premium relasi Jakarta-Tegal, dan KA Ailangga relasi Tegal-Surabaya. Hanya 200 ribuan.

Tapi pertimbangannya, setelah turun dari kereta Tawang Jaya, penumpang harus transit di Tegal selama lebih dari 11 jam. Baru naik kembali menggunakan KA Airlangga ke Surabaya. Harga murah, tapi lama, hampir 24 jam perjalanan.

Akhirnya, pilihan terakhir jatuh ke KA Gumarang kelas Ekonomi New Generation. Rangkaian terbarunya KA Gumarang. Sekadar informasi, sebelum New Generation ini diperkenalkan, KA Gumarang menjadi salah satu kereta dengan rangkaian terpanjang di Indonesia dengan 3 kelas; eksekutif, bisnis, dan ekonomi, sebelum akhirnya menjadi dua kelas saja (eksekutif dan ekonomi generasi baru ini).

KA Gumarang Generasi Baru dengan Pengalaman Baru

Kereta dijadwalkan berangkat jam 21:30 WIB dari stasiun Pasar Senen. Penumpang sudah diperkenankan boarding pada jam 20:30 WIB. Tiba di ruang tunggu, saya menyaksikan ular besi itu sudah terparkir di peron 3. Namun masih proses pembersihan oleh petugas.

Ada penampakan berbeda yang saya lihat pertama kali. Biasanya selama ini saya menyaksikan rangkaian ekonomi masih menggunakan bahan mild steel dan ciri khas-nya yang klasik. Tapi saat itu, yang saya lihat pertama kali adalah badan kereta yang futuristik dengan bahan stainless steel.

KA Gumarang terlihat mewah, sekalipun itu kelas ekonomi. Bahkan ada mbak-mbak penumpang lain tanya; “Mas-nya naik Gumarang juga ya? Ini kelas Ekonomi kan?” (sambil menunjuk gerbong rangkaian ekonomi). Tak selesai, dia juga memperlihatkan tiketnya ke saya, untuk memastikan kedua kalinya. Saya paham mbaknya mungkin baru pertama dan bingung saking bedanya kelas ekonomi New Generation ini dengan model-model sebelumnya. Sebab, saya awalnya juga bingung dan juga memastikan ke petugas peron. Ya, upgrading yang patut diapresiasi.

Baca Juga:

KA Sri Tanjung Adalah Juru Selamat Bagi Kaum Pekerja: Tiketnya Murah dan Nyaman tapi Bikin Menderita karena Sangat Lambat

Siasat Melewati 31 Jam di “Neraka” Bernama Kapal Kelas Ekonomi Surabaya-Makassar

Selesai pembersihan, saya menuju ke perut gerbong. Mencari nomor kursi yang sesuai di tiket. Ternyata tak hanya di luar, rangkaian ekonomi New Generation juga memiliki tampilan futuristik di dalamnya. Kaca lebih lebar, atap yang lebih mewah, dan tempat barang yang lebih modern. Paling penting, kursi yang searah, tidak berhadap-hadapan, dan bisa diganti ke mode rebah. AC-nya pun lebih dingin, meski terlalu dingin bagi saya. Bisa jadi, mungkin karena perjalanan malam.

Serasa di eksekutif

Jam 21:30 WIB pas, peluit terdengar dari petugas peron, dan perlahan kereta melaju sebelum akhirnya melaju kencang. Pengalaman sangat berbeda dari kereta-kereta ekonomi yang pernah saya naiki sebelumnya; Probowangi, Sritanjung, dan termasuk KA Airlangga yang menjadi pilihan awal tadi.

Suspensi KA Gumarang terdengar lebih halus, mungkin juga ini hanya perasaan saya. Tapi yang pasti, saya lebih mendapatkan kenyamanan privasi karena tidak saling berhadap-hadapan antarpenumpang dan arah duduk yang searah dengan jalannya kereta. Selain itu, kursinya pun lebih empuk. Secara space, juga lumayan lega. Meski tidak seluas kelas eksekutif, bagi saya yang memiliki panjang hampir 180 cm, masih sangat nyaman.

Tak sampai di situ, saya mencoba beberapa fasilitas lain seperti gerbong restorasi. Hal berbeda juga saya rasakan di sini. Kalau di kelas ekonomi biasa, gerbong restorasi cenderung lebih sempit, sedangkan di rangkaian ini, gerbong restorasinya sangat lega, instagramable, nongkrongable, dan serasa berada di kelas eksekutif. Pintu penghubung antar gerbong pun sudah otomatis, tidak perlu digeser, cukup pencet, kegeser sendiri.

Akhirnya ekspektasi saya atas kereta ini terpenuhi. Ketika banyak yang mengeluhkan KA Airlangga yang punya kursi tegak dan berhadap-hadapan, mungkin KA Gumarang new generation ini bisa jadi solusi dengan budget yang hanya Rp350 ribu dengan segala kenyamanan dan fasilitas yang telah saya sebutkan.

Selamat mencoba.

Penulis: Aqil Husein Almanuri
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Rekomendasi 6 Mobil Bekas Murah dengan Vibes Mewah

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 20 Agustus 2025 oleh

Tags: KA Gumarangkelas ekonomikereta ekonomikereta ekonomi premiumkereta new generation
Aqil Husein Almanuri

Aqil Husein Almanuri

Hamba Tuhan yang Melankolis. Kadang mengajar, kadang nulis, kadang kuliah, kadang ngopi, dan gemar mengamati dunia politik pemerintah.

ArtikelTerkait

Kapok Naik KA Bengawan, Sudah Booking Tiket Jauh Hari Malah Duduk Nggak Sesuai Kursi

Kapok Naik KA Bengawan, Sudah Booking Tiket Jauh Hari Malah Duduk Nggak Sesuai Kursi

16 Januari 2026
Kasta Kereta Api Kediri-Semarang, KA Majapahit Masih Jadi Juaranya

Kasta Kereta Api Kediri-Semarang, KA Majapahit Masih Jadi Juaranya

4 September 2025
KA Kahuripan, Kereta Murahan yang Jadi Anak Tiri PT KAI (Unsplash)

KA Kahuripan Adalah Kereta Murahan, yang Sekarang Menjadi Anak Tiri PT KAI: Gerbong Tua, AC Mati, Kursi Menyiksa

21 September 2025
Siasat Naik Kereta Ekonomi Solo-Nganjuk agar Kursi Tidak Hadap Belakang Mojok.co

Siasat Naik Kereta Ekonomi Solo-Nganjuk agar Kursi Tidak Hadap Belakang

1 Oktober 2024
KA Sri Tanjung, Juru Selamat yang Bikin Menderita para Pekerja (Wikimedia Commons)

KA Sri Tanjung Adalah Juru Selamat Bagi Kaum Pekerja: Tiketnya Murah dan Nyaman tapi Bikin Menderita karena Sangat Lambat

18 Maret 2026
5 Aturan Tidak Tertulis di Kereta Ekonomi, Sengaja Saya Tulis biar Sama-sama Nyaman

5 Aturan Tidak Tertulis di Kereta Ekonomi, Sengaja Saya Tulis biar Sama-sama Nyaman

2 Desember 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 tempat wisata Berbah yang layak dikunjungi agar plesiran di Sleman nggak cuma di situ-situ aja mojok

5 tempat wisata Berbah yang layak dikunjungi agar plesiran di Sleman nggak di situ-situ aja

27 Juli 2026
Naik Kereta Dhoho Penataran dari Surabaya ke Kediri: Mata Dimanjakan, tapi Punggung Tersiksa

Kalah war tiket kereta Dhoho Penataran artinya harus menderita, karena berdiri di kereta ini betul-betul menyiksa

29 Juli 2026
Warga Semarang Bawah layak dapat gelar warga paling kuat dan tabah di Semarang banjir di semarang

Banjir di Semarang selama ini tak hanya perkara alam, tapi justru gara-gara ulah warganya sendiri,

27 Juli 2026
Saya pernah mengira orang miskin itu kurang berusaha, dan saya salah besar

Saya pernah mengira orang miskin itu kurang berusaha, dan saya salah besar

30 Juli 2026
13 Tabiat Mahasiswa KKN yang Dibenci Warga Desa, Jangan Dilakukan atau Kalian Jadi Musuh Bersama Mojok.co

Jangan bebani mahasiswa KKN dengan tugas yang harusnya dikerjakan negara

30 Juli 2026
Cipatat, kecamatan di Bandung Barat yang kontribusinya sering luput dari perhatian orang-orang Mojok.co

Kasihan Kecamatan Cipatat lebih sering diingat buruknya, padahal punya banyak kontribusi lain bagi Bandung Barat

31 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.