Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Juwana Pati Bukan Tempat yang Tepat untuk Mencari Ketenangan, Jangan Pensiun di Sini!

Anisa Fitrianingtyas oleh Anisa Fitrianingtyas
3 Mei 2024
A A
Juwana Pati Bukan Tempat yang Tepat untuk Mencari Ketenangan, Jangan Pensiun di Sini

Juwana Pati Bukan Tempat yang Tepat untuk Mencari Ketenangan, Jangan Pensiun di Sini (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Pagi, pagi, pagi

Pagi di Juwana Pati nggak bisa santai. Saat bangun pagi di Juwana, saya sudah disuguhi pemandangan indah. Udara yang agak sejuk di pagi hari itu sebenarnya cocok untuk tidur lagi, tapi kita nggak akan bisa tidur lagi di Juwana. Rasanya sulit sekali.

Juwana adalah daerah pesisir. Suara orang-orang di pesisir ini masyaallah… Jika di Temanggung, Magelang, dan daerah sekitarnya suara serta tone warganya lembut, di Juwana berbeda. Di sini orang-orang bak makan speaker semua. Suaranya kencang. Bicara biasa saja kedengarannya bisa sampai radius 50 meter. Mantap betul.

Jadi kalau di pagi hari kita memutuskan untuk tidur lagi, bakal ada hawa canggung luar biasa, apalagi kalau suara orang-orang Juwana Pati yang mantap itu masuk ke kamar. Bisa-bisa kita mendengar gibahan tetangga saking kerasnya suara mereka.

Pekerja sat-set anti lelet

Pekerjaan di Juwana Pati tergolong variatif, mulai dari nelayan hingga pegawai. Namun, rata-rata pekerjaan yang dikerjakan oleh orang Juwana ini menuntut kecepatan.

Mulai dari pagi hari hingga siang, pekerja tambang garam harus segera berpacu dengan waktu ambil air, menjemur, dan panen. Pengrajin kuningan juga tak kalah harus cepat, setelah mencairkan kuningan harus buru-buru memasukannya ke cetakan. Kurang cepat sedikit bisa-bisa perlu mengulang lagi memanaskan dari awal. Kan repot. Para nelayan pun tak kalah hectic. Mereka harus buru-buru ambil peluang ketika cuaca oke untuk melaut.

Apa cuma lelaki yang sat-set? Pekerja perempuan juga tak kalah cepat. Pedagang pasar harus gesit melewati jalan Pasar Juwana yang cantik. Saking cantiknya sampai mirip bulan, bopeng dan bolong sana-sini. Hehehe.

Perempuan Juwana Pati harus cantik

Juwana Pati itu gudangnya perempuan cantik. Saya nggak bercanda ketika menulis ini. Saya memiliki kenalan orang Juwana dengan ibu yang modis. Minimal mereka pakai gincu sehari-hari. Iya, biar nggak pucat katanya. Itu untuk perempuan yang usianya sekitar 40-an tahun ke atas, ya. Mereka juga rajin merawat diri.

Nggak heran kalau di sana perempuan belia rata-rata menawan. Bahkan seringnya mereka full makeup sekadar untuk ke pasar. Meski saya perempuan juga, saya kerap gemas melihat perempuan cantik dan rapi.

Baca Juga:

UT, Kampus Terbaik Tempat Mahasiswa Tangguh yang Diam-diam Berjuang dan Bertahan Demi Masa Depan

Purwokerto dan Purwakarta: Nama Mirip Beda Provinsi yang Bikin Paket Nyasar, Ongkir Membengkak, dan Kurir Ekspedisi Kena Mental

Belum lagi saya merasa takjub dengan orang-orang di sini. Di tengah panas Juwana Pati yang membara, banyak perempuan berkulit putih. Entah bagaimana caranya mereka tetap bisa menjaga kulitnya di tengah panasnya daerah tersebut. Sungguh, mereka perlu bagi-bagi resep gimana tetap putih nggak belang meski berada di tempat panas.

Jadi, nggak ada ceritanya perempuan di Juwana malas atau nggak merawat diri. Kalau tinggal di sana kayaknya saya rawan kena mental melihat kawan sepermainan yang cantik-cantik dan rajin merawat diri.

Kalau kalian belum bisa pensiun dan memang masih saatnya kerja cepat, coba tinggal di Juwana Pati. Tempat ini saya jamin penuh dengan kejutan menyenangkan yang membangun adrenalin. Masa muda nggak harus dihabiskan melulu dengan mencari tempat tenang karena biasanya yang tenang bisa menghanyutkan. Dan sebaliknya, tempat berbahaya bisa melatih kita lebih waspada.

Penulis: Anisa Fitrianingtyas
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Pulau Seprapat, Tempat Pesugihan Legendaris di Juwana, Pati.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 3 Mei 2024 oleh

Tags: jawa tengahjuwanakabupaten patipanturapatipensiunpilihan redaksi
Anisa Fitrianingtyas

Anisa Fitrianingtyas

Perempuan pembelajar suka pindah-pindah lokasi menulis. Peduli dengan alam, lingkungan, dan suami. Putu Sukowati, yang sudah merantau bertahun-tahun tapi masih suka makan pecel.

ArtikelTerkait

5 Rekomendasi Tempat Makan Murah Sekitar UGM dan UNY Jokowi

UGM Justru Goblok kalau Menanggapi Orang Nggak Jelas Lewat Konferensi Pers

11 Oktober 2022
Tidak Ada yang Sempurna dari Hajatan Nikah di Jawa Tengah, Banyak kok Kekurangannya!

Tidak Ada yang Sempurna dari Hajatan Nikah di Jawa Tengah, Banyak kok Kekurangannya

23 Juli 2024
Mempertanyakan Alasan Cepu Bisa Jadi Kecamatan yang Ramai di Tengah Kabupaten Blora yang Sepi Mojok.co

Mempertanyakan Alasan Cepu Bisa Jadi Kecamatan yang Ramai di Tengah Kabupaten Blora yang Sepi

15 Agustus 2024
Le Minerale dan Aqua Nggak Laku di Madura! Orang Madura Lebih Suka Air Minum Kemasan Lokal yang Ada Barokah-barokahnya

Le Minerale dan Aqua Nggak Laku di Madura! Orang Madura Lebih Suka Air Minum Kemasan Lokal yang Ada Barokah-barokahnya

22 Juli 2024
5 Barang yang Hanya Bisa Ditemukan di Alfamart, Indomaret Nggak Jual!

5 Barang yang Hanya Bisa Ditemukan di Alfamart, Indomaret Nggak Jual!

25 Januari 2025
Curhatan Mahasiswa Angkatan Pertama Jurusan Baru Unesa, Apa-apa Masih Numpang Mojok.co

Curhatan Mahasiswa Jurusan Baru Unesa, Apa-apa Masih Numpang 

18 Mei 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Nestapa MUA Spesialis Wisuda: Berangkat Subuh demi Menutup Mata Panda, Pulang Kena Tawar Harga yang Nggak Ngotak

Nestapa MUA Spesialis Wisuda: Berangkat Subuh demi Menutup Mata Panda, Pulang Kena Tawar Harga yang Nggak Ngotak

16 Januari 2026
Kebohongan Pengguna iPhone Bikin Android Jadi Murahan (Pixabay)

Kebohongan Pengguna iPhone yang Membuat Android Dianggap Murahan

18 Januari 2026
Jujur, Saya sebagai Mahasiswa Kaget Lihat Biaya Publikasi Jurnal Bisa Tembus 500 Ribu, Ditanggung Sendiri Lagi

Dosen Seenaknya Nyuruh Mahasiswa untuk Publikasi Jurnal, padahal Uang Mahasiswa Cuma Dikit dan Nggak Dikasih Subsidi Sama Sekali

17 Januari 2026
5 Menu Seasonal Indomaret Point Coffee yang Harusnya Jadi Menu Tetap, Bukan Cuma Datang dan Hilang seperti Mantan

3 Tips Membeli Point Coffee dari Seorang Loyalis Indomaret, Salah Satunya Cari yang Ada Kursi di Depan Gerainya!

19 Januari 2026
5 Hal yang Baru Terasa Mahal Setelah Menikah, Bikin Syok  Mojok.co

5 Hal yang Baru Terasa Mahal Setelah Menikah, Bikin Syok 

18 Januari 2026
Pengendara Jogja Jarang Klakson Bukan Berarti Mereka Beradab di Jalan dan Layak Jadi Teladan  Mojok.co

Pengendara Jogja Jarang Klakson Bukan Berarti Mereka Beradab di Jalan dan Layak Jadi Teladan 

19 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu
  • Nasib Tinggal di Jogja dan Jakarta Ternyata Sama Saja, Baru Sadar Cara Ini Jadi Kunci Finansial di Tahun 2026
  • Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam
  • Beasiswa LPDP 80 Persen ke STEM: Negara Ingin Membuat Robot Tanpa Jiwa?
  • Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.