Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Pendidikan

Jurusan Farmasi, Jurusan Favorit Kedua setelah Kedokteran yang Nggak Kalah Rumit

Mushtholikhul Fuad oleh Mushtholikhul Fuad
7 Januari 2024
A A
Jurusan Farmasi, Jurusan Favorit Kedua setelah Kedokteran yang Nggak Kalah Rumit

Jurusan Farmasi, Jurusan Favorit Kedua setelah Kedokteran yang Nggak Kalah Rumit (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Jurusan Farmasi adalah salah satu jurusan favorit setelah Kedokteran di bidang kesehatan. Meski begitu, nyatanya masih banyak mahasiswa jurusan ini yang merasa salah jurusan. Saya ingat waktu masih ospek dulu, saya dan teman-teman kuliah pernah ditanya alasan kami memilih jurusan tersebut. Jawaban kami saat itu beragam, ada yang disuruh orang tua, ada yang merupakan pilihan kedua, ada juga yang asal pilih yang penting diterima di kampus kami saat itu. Btw, kampus yang saya maksud adalah salah satu kampus paling favorit di Jogja, jadi silakan tebak sendiri. Wqwqwq.

Saya sendiri menjawab kalau saya ingin mengeksplorasi ilmu kimia yang digunakan di dunia farmasi sekaligus menghindari kuliah di FMIPA dan Kedokteran. Maklum, waktu SMA, saya sangat suka mata pelajaran Kimia. Saya berangan-angan berkarier di dunia industri atau bisnis dan menghindari berkarier di dunia kesehatan, atau lebih tepatnya dunia klinis. Waktu itu saya belum punya gambaran dunia karier seorang apoteker (lulusan sarjana Farmasi yang melanjutkan ke jenjang pendidikan profesi) di dunia klinis.

Setelah kuliah di jurusan Farmasi dan jadi sarjana, masih ada kuliah profesi apoteker

Setelah mengikuti kuliah di jurusan Farmasi selama 4 tahun (kalau tepat waktu), masih ada pendidikan profesi yang harus ditempuh selama 1 tahun (kalau aturannya belum berubah). Jujur saja saya baru tahu hal ini saat sudah diterima di jurusan Farmasi. Informasi ini memang kurang populer di masyarakat.

Kalau di jurusan Kedokteran, mungkin sudah banyak orang yang tahu kalau setelah menempuh pendidikan sarjana, masih ada pendidikan profesi dokter atau istilah kerennya koas. Nah, apoteker sama seperti itu, tapi bedanya, apoteker kuliahnya cuma 1 tahun dan setelah lulus bisa langsung praktik atau kerja, sementara dokter harus mengikuti koas selama 2-2,5 tahun dan masih disambung praktik dokter internship selama 1 tahun.

Saat kuliah profesi apoteker, mahasiswa akan mendapat kurang lebih 20 persen materi kuliah, sisanya praktik. Persentasenya memang berbeda mengingat materi yang dipelajari selama kuliah profesi hampir sama dengan materi yang dipelajari saat kuliah sarjana.

Kuliah di kelas hanya 1-2 bulan awal, sisanya magang

Waktu saya kuliah profesi apoteker dulu setelah lulus dari jurusan Farmasi, sekitar 1-1,5 bulan pertama kegiatannya kuliah di kelas dan praktikum. Tenang, kuliahnya nggak sebanyak waktu sarjana dan praktikumnya nggak ada laporan yang merusak jam tidur mahasiswa, kok. Kuliah dan praktikumnya pun ditujukan untuk ujian akhir yang akan menentukan kelulusan.

Setelah 1-1,5 bulan kuliah di kampus, dilanjutkan dengan praktik kerja atau istilah umumnya magang. Di kampus saya, mahasiswa profesi apoteker magang di 4 tempat/bidang, yakni puskesmas, distributor/PBF, industri, dan rumah sakit. Durasi magangnya pun berbeda-beda. Selesai magang, mahasiswa kembali kuliah di kampus untuk mempersiapkan kelulusan ujian akhir kurang lebih 1 bulan.

Apakah kuliah profesi wajib bagi lulusan jurusan Farmasi? Sebenarnya melanjutkan kuliah profesi itu hukumnya sunnah apabila kita masih memiliki passion di dunia farmasi. Kalau sudah nggak punya passion ya nggak apa-apa, silakan cari pekerjaan lain yang kualifikasinya bukan apoteker. Hal yang sama juga berlaku di jurusan lain yang ada kuliah profesinya seperti dokter (umum, gigi, hewan), perawat, psikolog, dll.

Baca Juga:

Jurusan Ekonomi Pembangunan Menyadarkan Saya kalau Kemiskinan Itu Bukan Sekadar Orang yang Tidak Punya Uang

5 Dosa Jurusan Ekonomi yang Bikin Lulusannya Kagok di Dunia Kerja

Nggak cuma jadi penjaga apotek

Beberapa orang pernah mengatakan pada saya, “Ngapain susah-susah kuliah di jurusan Farmasi kalau ujung-ujungnya kerja jadi penjaga apotek!” Kalau mendengar pernyataan itu, rasnaya pengin langsung tak antemi di tempat. Pernyataan itu jelas salah kaprah, ya.

Secara garis besar, jenjang karier lulusan jurusan Farmasi yang menjadi apoteker dapat diklasifikasikan menjadi pelayanan, industri farmasi, dan instansi pemerintah. Pekerjaan pelayanan atau dunia klinis itu yang biasanya bekerja di apotek, puskesmas, rumah sakit, atau semacamnya. Pekerjaan di pelayanan secara garis besar ada manajemen pengelolaan obat dan pelayanan farmasi klinik. Soal ini, saya nggak akan menjelaskannya secara rinci.

Sementara itu, industri farmasi atau perusahaan manufaktur obat biasanya diisi oleh lulusan apoteker yang enggan bekerja di dunia klinis. Menurut CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik), beberapa pekerjaan di industri farmasi harus dilakukan oleh seorang apoteker. Selain perusahaan manufaktur obat, apoteker juga dapat bekerja di perusahaan distribusi obat.

Lantas untuk pekerjaan apoteker di instansi pemerintah lebih beragam lagi. Beberapa instansi pemerintah yang dapat menjadi tempat kerja seorang apoteker antara lain BPOM, BNN, BRIN, Dinkes, dll.

Biasanya apoteker menjadi penanggung jawab untuk beberapa pekerjaan di atas. Pekerjaan teknisnya biasanya dibantu tenaga teknis kefarmasian yang diisi oleh lulusan diploma Farmasi atau sarjana Farmasi yang nggak melanjutkan kuliah profesi apoteker.

Pekerjaan yang saya sebutkan ini masih sebagian kecil, lho. Lapangan pekerjaan apoteker sebenarnya masih banyak lagi. Intinya, apoteker nggak hanya menjadi penjual obat di apotek!

Mahasiswa jurusan Farmasi dituntut untuk bisa semuanya

Mata kuliah di jurusan Farmasi sangat beragam. Secara garis besar, ada mata kuliah laboratorium/IPA dan sosial/IPS.

Mata kuliah laboratorium ada percabangan ilmu kimia seperti kimia organik dan kimia analisis. Ada juga percabangan ilmu biologi seperti anatomi fisiologi manusia dan biologi sel. Lalu ada percampuran kedua ilmu tersebut seperti biokimia, biologi molekuler, farmakologi, dan sebagainya. Sementara untuk cabang ilmu sosial juga beragam, mulai dari manajemen farmasi, farmakoekonomi, farmasi klinik, dll.

Nah, semua mahasiswa jurusan Farmasi dituntut untuk bisa menguasai semua mata kuliah yang saya sebutkan di atas. Pokoknya harus serba bisa kayak Pak Luhut. Mahasiswa harus menguasai mata kuliah IPA dan IPS secara berimbang.

Saat duduk di bangku kuliah, mahasiswa nggak bisa pilih-pilih mata kuliah karena sistem pemilihan mata kuliah di jurusan Farmasi kebanyakan sistem paket atau blok yang telah ditentukan pihak kampus. Peminatan pun sekarang sudah nggak ada lagi (dulu sempat ada). Di kampus saya, sistem peminatan hanya ada di semester 7 yang ditujukan untuk penentuan topik skripsi.

Intinya, sebelum memutuskan untuk melanjutkan kuliah di jurusan Farmasi, kita perlu tahu seluk-beluk dunia farmasi. Hal-hal yang saya sebutkan di atas sebenarnya hanya ringkasannya. Kalau saya jabarkan lebih detail, takutnya siswa SMA sekarang nggak ada yang mau masuk jurusan ini. Wqwqwq.

Penulis: Mushtholikhul Fuad
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Apa Iya Lulusan Farmasi Cuma Bisa Baca Resep dan Jaga Apotek?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 7 Januari 2024 oleh

Tags: apotekerdunia kesehatanfarmasiindustri farmasijurusan farmasijurusan kuliahLulusan Farmasi
Mushtholikhul Fuad

Mushtholikhul Fuad

Masih mahasiswa. Pendaki pemula. Ingin membangun cafe bertema jamu.

ArtikelTerkait

Proker KKN Kadang Nggak Nyambung sama Jurusan Kuliah dan Kita Harus Berdamai dengan Itu

Proker KKN Nggak Nyambung sama Jurusan Kuliah: Mahasiswa Harus Berdamai dengan Itu

11 Agustus 2023
BPOM vs Industri Farmasi perkara Etilen Glikol: Menelaah Lubang Hitam Industri Farmasi Negeri

BPOM vs Industri Farmasi: Menelaah Lubang Hitam Industri Farmasi Negeri

28 Oktober 2022
Jangan Malu Jadi Mahasiswa Jurusan Sosiologi. Hidup Kalian Nggak Akan Sesuram itu, kok

Jadi Mahasiswa Jurusan Sosiologi Nggak Sesuram Itu, kok. Masih Ada Jurusan Filsafat yang Prospek Kerjanya Lebih Dipertanyakan

5 Desember 2023
Keluh Kesah Kuliah di Jurusan Farmasi: Jago Kimia Aja Nggak Cukup

Keluh Kesah Kuliah di Jurusan Farmasi: Jago Kimia Aja Nggak Cukup

17 April 2023
10 Jurusan Kuliah Terfavorit, Panduan bagi Mahasiswa yang Ingin Punya Karier Cemerlang di Dunia Kerja Mojok.co

10 Jurusan Kuliah yang Bakal Punya Karier Cemerlang di Dunia Kerja, Sebuah Panduan bagi Calon Mahasiswa Baru

24 Oktober 2023
Penyebab Malam Satu Suro Dianggap sebagai Hari Rayanya Demit tanggalan jawa arab muharam sultan agung primbon terminal mojok.co

Susahnya Jadi Mahasiswa Sastra Jawa, Nembang Macapat Malah Dikira Manggil Hantu

30 April 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

3 Pertanyaan yang Dibenci Mahasiswa Jurusan Pendidikan Agama Islam Mojok.co jurusan PAI

Saya Tidak Ingin Menjadi Guru walaupun Memilih Jurusan PAI, Bebannya Tidak Sepadan dengan yang Didapat!

11 Januari 2026
Bukan Jakarta, Tempat Paling Cocok untuk Memulai Karier Adalah Cilegon. Ini Alasannya!

Bukan Jakarta, Tempat Paling Cocok untuk Memulai Karier Adalah Cilegon. Ini Alasannya!

5 Januari 2026
Menjadi Perawat di Indonesia Adalah Kursus Sabar Tingkat Dewa: Gaji Tak Sebanding dengan Beban Kerja yang Tak Manusiawi

Menjadi Perawat di Indonesia Adalah Kursus Sabar Tingkat Dewa: Gaji Tak Sebanding dengan Beban Kerja yang Tak Manusiawi

5 Januari 2026
Grand Livina Bukan Mobil Lemah, Ia Adalah Bukti Kenyamanan Sejati Memang Butuh Ongkos dan Keringat

Grand Livina Bukan Mobil Lemah, Ia Adalah Bukti Kenyamanan Sejati Memang Butuh Ongkos dan Keringat

5 Januari 2026
Keributan Saat Menonton Barongan di Kendal, Bonus yang Tidak Pernah Saya Pesan dan Inginkan

Keributan Saat Menonton Barongan di Kendal, Bonus yang Tidak Pernah Saya Pesan dan Inginkan

5 Januari 2026
Made, Desa Hidden Gem di Wilayah Paling Barat Surabaya. Masih Asri dan Hijau!

Made, Desa Hidden Gem di Wilayah Paling Barat Surabaya. Masih Asri dan Hijau!

10 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • “Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah”: KDRT Tidak Selalu Datang dari Kekerasan, tapi Juga Lewat Ketidakpedulian 
  • Lalu-lalang Bus Pariwisata Jadi “Beban” bagi Sumbu Filosofi Jogja, Harus Benar-benar Ditata
  • Sensasi Pakai MY LAWSON: Aplikasi Membership Lawson yang Beri Ragam Keuntungan Ekslusif buat Pelanggan
  • Super Flu yang Muncul di Jogja Memang Lebih Berat dari Flu Biasa, tapi Beda dengan Covid-19
  • Derita Anak Bungsu Saat Kakak Gagal Penuhi Harapan Orang tua dan Tak Lagi Peduli dengan Kondisi Rumah
  • Nasib Sarjana Kini: Masuk 14 Juta Pekerja Bergaji di Bawah UMP, Jadi Korban Kesenjangan Dunia Kerja

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.