Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Kuliah Jurusan Bahasa Mandarin Sulit, tapi Terbayar dengan Peluang Kerja yang Menjanjikan

Imanuel Joseph Phanata oleh Imanuel Joseph Phanata
3 Juni 2024
A A
Kuliah Jurusan Bahasa Mandarin Sulit, tapi Terbayar dengan Peluang Kerja yang Menjanjikan Mojok.co

Kuliah Jurusan Bahasa Mandarin Sulit, tapi Terbayar dengan Peluang Kerja yang Menjanjikan (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa tulisan di Mojok membahas seputar jurusan kuliah. Tidak terkecuali jurusan bahasa Mandarin yang katanya punya peluang kerja menjanjikan. Sebagai seseorang yang kuliah di jurusan itu, jelas saya ingin menimpali banyak hal. Namun, sebelumnya, izinkan saya bercerita asal mula bisa masuk ke jurusan itu. 

Setelah lulus SMA, saya tidak pernah menyangka akan melanjutkan kuliah di jurusan Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok di UNS. Jurusan ini memang bukan pilihan pertama, melainkan pilihan ke dua. Namun, setelah menjalaninya beberapa waktu, tidak ada sedikitpun penyesalan terbesit. Mungkin karena keluarga saya yang begitu mendukung. 

Saat ini saya sudah kurang lebih satu tahun atau 2 semester belajar Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok. Saya berkenalan dengan banyak sekali mata kuliah inti seperti komprehensif, membaca, menulis, mendengar, berbicara dan kebudayaan. Pengalaman yang benar-benar baru. 

Sulitnya jurusan Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok

Kalau boleh mendefinisikan jurusan ini dengan satu kata, saya akan memilih kata sulit. Bisa jadi karena saya memang belum terbiasa. Namun, menurut berbagai sumber, bahasa Mandarin memang salah satu bahasa tersulit di dunia. Wajar saja kalau saya merasa capek. 

Saya spill sedikit pengalaman awal-awal belajar bahasa ini ya. Pada saat itu, tiap mahasiswa diberi buku. Buku itu terdiri atas beberapa bab. Nah, setiap babnya ada sekitar 11-16 kosakata baru. Jumlah itu berlaku pada semester 1. Nah, di semester 2, jumlah kosakata baru dalam tiap bab meningkat jadi 27-30 kata. 

Tidak hanya kosakata yang ditambah, seiring bertambah semester, Hanzi atau aksara China semakin panjang. Biasanya, mahasiswa diberi tugas untuk menyalin 5 kali semua kosakata itu dan membuat kalimat. Di awal semester tenaga para mahasiswa masih penuh, tapi lama kelamaan kok capek juga ya. 

Perlu punya ingatan yang kuat

Hanzi dalam bahasa Mandarin memang ada banyak. Mahasiswa harus menghafalnya ditambah dengan pinyin (拼音) sebagai alfabet Latin. Kalau hafal hanzi otomatis hafal pinyin tetapi tidak dengan shengdiao (声调) yang gunanya sebagai nada atau intonasi. Jangan sepelekan intonasi, sebab beda intonasi bisa beda arti. 

Bayangkan jika kita sudah bicara panjang lebar, tapi arti yang ditangkap bisa jadi beda karena nadanya salah. Asal tahu saja, pengucapan Bahasa mandarin ada tekniknya tetapi itu hanya digunakan dalam beberapa kata seperti “c”, “ch”, “z”, “zh”, “r”, “sh”, dan lain-lain, ini semua bermain napas, mulut, dan lidah, terlihatnya gampang tetapi nyatanya susahhhh. Walaupun begitu harus tetap belajar biar jam terbangnya tinggi.

Baca Juga:

Bekerja Menjadi Akademisi di Surabaya Adalah Keputusan Bodoh, Kota Ini Cuma Enak untuk Kuliah

Tuhan Bersama Mahasiswa yang Sibuk Mengejar IPK, tapi Masih Bingung Mau Jadi Apa

Rumit bukan bahasa ini? Memang perlu ingatan yang kuat dan ketekunan untuk bisa menguasainya. Walau rumit, tapi itu semua memungkinkan dipelajari kok. Tenang saja.

Rumit, tapi saya menikmatinya

Saya tahu jurusan ini cukup rumit, tapi entah mengapa saya menyukainya. Kesenangan ini berlanjut ketika saya berhasil membaca tulisan-tulisan di berbagai produk bikinan China yang masuk Indonesia. Terdengar sepele memang, tapi entah mengapa terasa begitu membahagiakan. Mungkin karena benar-benar bisa melihat hasil dari proses belajar selama ini. 

Selain itu kita juga diajarkan dan diperkenalkan kebudayaan tiongkok yang sangat begitu beragam. Asyiknya lagi ada beberapa budaya yang terasa begitu dekat kehidupan sehari-hari. Jurusan ini terasa semakin seru karena UNS menghadirkan dosen yang berasal dari China langsung. 

Semoga ini menjadi bahan pertimbangan buat kalian yang ingin masuk ke jurusan Bahasa mandarin, kalian harus siap tugas banyak dan siap untuk mau belajar. Walaupun jurusan ini banyak dukanya, tapi saya tidak menyesal masuk ke sana. Banyak sukanya selain itu bahasa Mandarin sedang sangat dibutuhkan pada saat ini dalam dunia kerja.

Penulis: Imanuel Joseph Phanata
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA 4 Tipe Orang yang Sebaiknya Nggak Usah Kuliah S2, Cuma Buang-buang Waktu dan Duit

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 3 Juni 2024 oleh

Tags: jurusan Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok UNSKampusKuliahKuliah Jurusan Bahasa MandarinUNS
Imanuel Joseph Phanata

Imanuel Joseph Phanata

Mahasiswa semester 5 jurusan Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok yang hobi menulis di Mojok

ArtikelTerkait

Derita Menyandang Status Mahasiswa di Kampung, Disepelekan dan Dianggap Manja Mojok.co

Derita Menyandang Status Mahasiswa di Kampung, Disepelekan dan Dianggap Manja

20 Desember 2023
Derita Lulusan S2, Susah-susah Kuliah Ujungnya Jadi Budak Profesor dan Terjebak Pinjol Mojok.co

Derita Lulusan S2, Susah-susah Kuliah Ujungnya Jadi Budak Profesor dan Terjebak Pinjol

15 Juli 2024
bahas proker di warung kopi

Bahas Proker di Warung Kopi: Hasil Nihil, Ngantuk sih Iya

2 November 2021
Ekskul KIR Sepi Peminat padahal Jadi Modal Siswa Masuk Kuliah

Ekskul KIR Sepi Peminat padahal Jadi Modal Siswa Masuk Kuliah

4 Februari 2024
ISI Jogja Menjelma Jadi Kampus Medioker, Mahasiswa Tambah Banyak tapi yang Merugi Juga Makin Banyak

ISI Jogja Menjelma Jadi Kampus Medioker, Mahasiswa Tambah Banyak tapi yang Merugi Juga Makin Banyak

12 Agustus 2025
Lebih Baik Tidak Kuliah daripada Kuliah Hasil Ngutang kuliah malam

Lebih Baik Tidak Kuliah daripada Kuliah Hasil Ngutang

4 Januari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Honda Spacy: “Produk Gagal” Honda yang Kini Justru Diburu Anak Muda

13 Tahun Bersama Honda Spacy: Motor yang Tak Pernah Rewel, sekaligus Pengingat Momen Bersama Almarhum Bapak

18 Maret 2026
Orang Wonogiri Layak Dinobatkan sebagai Orang Paling Bakoh Se-Jawa Tengah Mojok.co jogja

Tinggal di Wonogiri Menyadarkan Kenapa Saya dan para Perantau yang Lain Memilih Mengadu Nasib di Kota Lain

19 Maret 2026
Di Desa, Lari Pagi Sedikit Saja Langsung Dikira Mau Daftar Polisi (Unsplash)

Di Desa, Lari Pagi Sedikit Saja Langsung Dikira Mau Daftar Polisi

19 Maret 2026
Di Mana Ada Lahan, di Situ Ada Warung Pecel Lele Lamongan nasi muduk

Nasi Muduk, Kuliner Nikmat yang Tak Pernah Masuk Brosur Kuliner Lamongan, padahal Berani Bersaing dengan Soto dan Pecel Lele!

16 Maret 2026
Toyota Avanza Sering Dihina, padahal Mobil Paling Ideal untuk Keluarga Kelas Menengah yang Ingin Sehat Finansial Mojok.co

Toyota Avanza Sering Dihina, padahal Mobil Paling Ideal untuk Keluarga Kelas Menengah yang Ingin Sehat Finansial

16 Maret 2026
Lebaran Kedua Jauh dari Indonesia: Homesick, tapi Terobati oleh Orang-orang Turki yang Hangat dan Baik Hati Mojok.co

Lebaran Jauh dari Indonesia: Homesick, tapi Terobati oleh Orang-orang Turki yang Hangat dan Baik Hati

19 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Pekerja Jakarta, Rumah di Bekasi: Dituntut Kerja dan Pulang ke Rumah sampai Nyaris “Mati” karena Tumbang Mental dan Fisik
  • Program Mudik Gratis Mengobati Rindu Para Perantau yang Merasa “Kalah” dengan Dompet, Kerja Bagai Kuda tapi Nggak Kaya-kaya
  • Anomali Wisata Jogja saat Diserbu 8,2 Juta Wisatawan: Daya Beli Tak Mesti Tinggi, Tapi Masalah Membayangi
  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Honda Scoopy, Motornya Orang FOMO yang Nggak Sadar kalau Motor Ini Terlalu Pasaran dan Sudah Nggak Istimewa
  • Kerja di Jakarta dengan Gaji Nanggung 8 Juta Adalah “Bunuh Diri” Paling Dicari karena Menetap di Kampung Bakal Tetap Nganggur dan Miskin

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.