Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Acara TV

8 Pantun Jelek dan Gagal Ciptaan Jarjit dalam Serial Upin Ipin, Lebih Baik Jangan Ditiru

Ahmad Nadlif oleh Ahmad Nadlif
4 Maret 2024
A A
8 Pantun Jelek dan Gagal Ciptaan Jarjit dalam Serial Upin Ipin, Lebih Baik Jangan Ditiru Mojok.co

8 Pantun Jelek dan Gagal Ciptaan Jarjit dalam Serial Upin Ipin, Lebih Baik Jangan Ditiru (upinipin.fandom.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Jarjit dalam serial Upin dan Ipin begitu mudah dikenali. Karakter yang pertama kali muncul pada musim ke-2 episode Tadika itu punya ciri khas gemar berpantun. Hampir setiap komentar yang dilontarkannya didahului dengan pantun terlebih dahulu. 

Bocah berusia 5 tahun dengan nama lengkap Jarjit Singh itu sering mengawali pantun dua baris buatannya dengan kata-kata “Dua … Tiga”. Kalau pantunnya sukses besar, dia akan mengatakan “Marvelous! Marvelous!” dengan bangganya. Pantun-pantun Jarjit memang sering mencairkan suasana di kelas Tadika Mesra. 

Akan tetapi, karakter jago pantun yang melekat pada Jarjit, bukan berarti pantun-pantun bikinannya selalu sukses. Banyak juga kok pantun yang gagal atau jelek yang dilantunkan oleh Jarjit. Gagal atau jelek dalam artian ini bisa jadi pantun bikinnya tidak sesuai dengan kaidah pantun yang baik dan benar. Bahkan, dia sering lupa melanjutkan hingga pantunnya tidak tuntas. 

Nggak percaya? Oke, berikut saya telah membuatkan 8 daftar pantun Jarjit Singh yang jelek dan gagal dalam serial Upin dan Ipin.

#1 Pantun Jarjit dalam episode Basikal Baru sangat ngawur

Dua tiga lonceng bunyi

Saya mau beli dua lonceng… kring kring, kring kring

Bagi yang mengaku fans berat Upin & Ipin, kalian masih ingat pantun ini nggak? Kalau masih, saya pastikan berarti kalian bukan fans abal-abal. Sebab, pantun yang dipaparkan oleh Jarjit tersebut muncul pada episode Basikal Baru pada 2009.

Nah, lewat pantun tersebut, saat pertama kali mendengarnya, jujur saya langsung merasa aneh. Ya gimana lagi, pantun dua baris tersebut nggak memenuhi aturan bunyi rima pada umumnya, yakni a-a atau b-b. Jadinya ya lumayan aneh. Sampirannya lonceng bunyi, kok isinya malah beli dua lonceng? Ada kring kringnya lagi. Apaan sih Jarjit, ada-ada saja.  

Baca Juga:

4 Momen Beloon Jarjit di Serial TV Upin Ipin yang Malah Menghidupkan Cerita

Jika Tok Dalang dalam Serial Upin Ipin Pensiun, Abang Iz Layak Jadi Kepala Kampung Durian Runtuh

#2 Pantun dalam episode Kisah Dua Malam gagal mencairkan suasana

Pantun ini bermula dari obrolan murid-murid di Tadika Mesra. Awalnya, Upin bercerita tentang tuyul yang di beberapa malam terakhir meneror rumahnya. Namun, setelah lama diselidiki, ternyata tuyul tersebut adalah kembarannya sendiri, Ipin. Sontak hal itu membuat kekecewaan teman-teman kelas. Menanggapi cerita Upin yang mengecewakan, Jarjit melantunkan pantun tiga baris berikut.

Dua tiga tuyul bermain

Semua kepala botak licin

(Hening, Jarjit berpikir keras)

Rupa-rupanya dia Ipin!

Setelah melantunkan pantun nanggung tersebut, teman-temannya nggak ada yang ketawa. Pantun Jarjit gagal memecah suasana. Alhasil, suasana jadi krik-krik meski Jarjit tetap percaya diri melontarkan slogan andalannya, Marvelous! Marvelous!

#3 Jarjit menyembunyikan kesalahannya di balik pantun

Dua tiga ular sawah

Besok la saya bawa

Pantun Jarjit yang gagal dalam episode Kisah Raja Pemburu muncul ketika bocah tersebut tegang di hadapan Abang Saleh. Dia tegang sebab menghilangkan buku yang dipinjam dari Abang Saleh. Saking takutnya dia mengaku hanya lupa membawanya dengan sebuah pantun. Masalahnya, kok pantunnya beda rima? Apa mungkin gara-gara takut dengan rotan Abang Saleh ya? 

#4 Pantun nggak niat dalam episode Bila Besar Nanti 

Sepandai-pandai tupai melompat

(Hening)

Police lebih pandai lompat

Pantun ini dilantunkan Jarjit ketika presentasi di depan kelas menjadi reporter. Setelah melaporkan berita, dia menutupnya dengan sebuah pantun. Namun, entah mengapa pada saat itu dia loading berpikir lumayan lama. Akhirnya, pantun yang dilontarkan untuk menutup presentasi hari itu terkesan memaksakan. “Police lebih pandai lompat” itu apa maksudnya apa coba? 

Baca halaman selanjutnya: #5 Pantun Jarjit untuk …

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 5 Maret 2024 oleh

Tags: Jarjitjarjit singhjarjit upin ipinpantun jarjitupin-ipin
Ahmad Nadlif

Ahmad Nadlif

Mas-mas jawa biasa.

ArtikelTerkait

Sisi Kelam Kak Ros dalam Serial Upin dan Ipin. Bikin Sebel, tapi Sebenarnya Kasihan

Sisi Kelam Kak Ros dalam Serial Upin dan Ipin. Bikin Sebel, tapi Sebenarnya Kasihan

30 September 2024
4 Hobi Upin Ipin yang Membuat Mereka Bocil Paling Sibuk Se-Kampung Durian Runtuh Mojok.co

4 Hobi yang Membuat Upin Ipin Bocil Paling Sibuk Se-Kampung Durian Runtuh

13 November 2024
Membayangkan Upin Ipin dan Anak-anak Kampung Durian Runtuh Jadi Mahasiswa, Nggak Semua Punya Kehidupan yang Mulus Mojok.co

Membayangkan Upin Ipin dan Anak Kampung Durian Runtuh Jadi Mahasiswa, Nggak Semua Punya Kehidupan yang Mulus

14 Februari 2024
Menebak Sosok Misterius yang Menjadi Suami Opah “Upin Ipin”

Menebak Sosok Misterius yang Menjadi Suami Opah “Upin Ipin”

25 Januari 2025
5 Cameo dalam Upin Ipin yang Selalu Berhasil Mencuri Perhatian Penonton  Mojok.co

5 Cameo dalam Upin Ipin yang Selalu Berhasil Mencuri Perhatian Penonton 

6 Februari 2025
Menelusuri Siapa Ayah Kandung Mail dalam Serial “Upin Ipin” yang Nggak Pernah Muncul Mojok.co

Menelusuri Siapa Ayah Kandung Mail dalam Serial “Upin Ipin” yang Nggak Pernah Muncul 

13 Mei 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

3 Olahan Topak yang Jarang Dapat Sorotan padahal Asli Madura dan Sulit Ditemukan di Daerah Lain Mojok.co

3 Olahan Topak yang Jarang Dapat Sorotan padahal Asli Madura dan Sulit Ditemukan di Daerah Lain

21 Februari 2026
Gen Z Ogah Naik Jabatan, Mending Jadi Pekerja Biasa Aja, tapi Punya Hidup Lebih Tenang Mojok.co

Gen Z Ogah Naik Jabatan, Mending Jadi Pekerja Biasa Aja, tapi Punya Hidup Lebih Tenang

23 Februari 2026
Realitas Mahasiswa UNNES Gunungpati: Ganti Kampas Rem yang Mengacaukan Keuangan, Bukan Kebutuhan Kampus Mojok.co

Rajin Ganti Kampas Rem, Kebiasaan Baru yang (Terpaksa) Tumbuh Pas Jadi Mahasiswa UNNES Gunungpati

20 Februari 2026
Tan Malaka: Keunikan, Kedaulatan Berpikir, dan Sederet Karya Cemerlang

Tan Malaka: Keunikan, Kedaulatan Berpikir, dan Sederet Karya Cemerlang

26 Februari 2026
Menghadapi Kultur Lawan Arah di Lebak Bulus Raya: kalau Ditegur Galak, tapi kalau Kena Tilang Langsung Pasang Wajah Melas

Menghadapi Kultur Lawan Arah di Lebak Bulus Raya: kalau Ditegur Galak, tapi kalau Kena Tilang Langsung Pasang Wajah Melas

25 Februari 2026
Susahnya Jadi Warga Bondowoso, Banyak Jalan Rusak, Jembatan pun Baru Dibenahi kalau Sudah Ambles

Susahnya Jadi Warga Bondowoso, Banyak Jalan Rusak, Jembatan pun Baru Dibenahi kalau Sudah Ambles

26 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Derita Punya Rumah Dekat Tempat Nongkrong Kekinian di Jogja: Cuma Bikin Emosi dan Nggak Bisa Tidur
  • Culture Shock Mahasiswa Kalimantan di Jawa: “Dipaksa” Srawung, Berakhir Tidak Keluar Kos dan Pindah Kontrakan karena Tak Nyaman
  • Mudik ke Desa Naik Motor usai Merantau di Kota: Dicap Gagal, Harga Diri Diinjak-injak karena Tak Sesuai Standar Sukses Warga
  • Di Balik Tampang Feminin Yamaha Grand Filano, Ketangkasannya Bikin Saya Kuat PP Surabaya-Sidoarjo Setiap Hari Ketimbang BeAT
  • Meninggalkan Honda BeAT yang Tangguh Menaklukkan Jogja-Semarang demi Gengsi Pindah ke Vespa, Berujung Sia-sia karena Tak Sesuai Ekspektasi
  • Bapak Kerja Keras 60 Jam agar Keluarga Tak Hidup Susah, Ternyata bagi Anak Itu Tak Cukup untuk Disebut “Kasih Sayang”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.