Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Jalan Veteran Kediri Langganan Macet Tiap Hari, tapi Pemerintah Seakan Tidak Peduli

Fareh Hariyanto oleh Fareh Hariyanto
11 Oktober 2025
A A
Jalan Veteran Kediri Langganan Macet Tiap Hari, tapi Pemerintah Seakan Tidak Peduli

Jalan Veteran Kediri Langganan Macet Tiap Hari, tapi Pemerintah Seakan Tidak Peduli

Share on FacebookShare on Twitter

Tiap kali saya melintasi Jalan Veteran, Mojoroto, Kota Kediri, satu pemandangan yang pasti saya temui adalah kemacetan. Kalau dipikir ya, wajar, soalnya jalan ini menampung sekolah elit di Kota Kediri, yakni SMAN 1 dan 2 Kota Kediri, SMA Katolik Santo Augustinus, SMKN 1 serta 2 Kota Kediri.

Tapi, itulah masalahnya. Kok bisa lingkungan yang harusnya dianggap elit, malah macet?

Korbannya tentu saja bukan hanya penghuni sekolah tersebut. Pengguna jalan lain pun kena imbas. Tiap hari, mereka harus berjibaku melawan kemacetan di Jalan Veteran Kediri. Tapi, masalah ini seakan-akan tak pernah dicari solusinya. Sebab, ya, kemacetan masih ada, dan seakan-akan berlipat ganda.

Kepadatan pengendara tidak diiringi pelebaran jalur utama

Tak bisa dimungkiri, makin hari, Kota Kediri makin menarik orang untuk datang ke Kota ini. Pekerja, pelajar, turis, datang ke kota ini tiap hari. Apesnya hanya satu: gelombang manusia yang datang, tidak dipersiapkan dengan matang oleh pemangku kebijakan. Jalan Veteran Kediri ini contoh terbaik ketidaksiapan pemerintah.

Alih-alih memperbaiki atau memperlebar jalan, yang jelas-jelas vital, malah bikin proyek simbolis seperti perbaikan pilar Jembatan Brawijaya atau revitalisasi Alun-alun. Kek, gimana ini skala prioritasnya?

Padahal jika mau dan serius, sisi lajur kiri dan kanan Jalan Veteran Kediri ini bisa dimaksimalkan. Selama ini, sisi tersebut dipakai jualan oleh PKL. Ya wajar jika macet, aktivitas ekonomi dan transportasi jadi satu ya akan mengakibatkan kemacetan. Nah, saya tidak meminta PKL tersebut disuruh pergi atau gimana ya, tapi, tau kan, kalau nggak mau macet, kudu gimana?

Parkir kendaraan sembarangan biang keladi kemacetan di Jalan Veteran Kediri

Saya akui Jalan Veteran Kediri memang tidak memiliki tempat parkir yang memadai. Dan harusnya, hal tersebut segera direspons dengan cepat. Ya percuma kalau sambat orang parkir sembarangan, bikin macet, tapi nggak dibuatin langkah apa gitu.

Kan ada Dishub Kota yang bisa diajak memecahkan masalah. Soalnya ya, lihat sendiri parkir di Jalan Veteran ini kek mana amburadulnya.

Baca Juga:

Konten tidak tersedia

Tata kota dengan pertumbuhan penduduk yang terus meningkat diperlukan langkah jangka panjang dari pemangku kebijakan. Pemkot Kediri bisa berkaca pada Kota Surabaya yang melebarkan Jalan Raya Menganti Wiyung. Meski pelebarannya tidak harus sampai dua kali lipat ukuran jalan utama, setidaknya jalurnya jadi lebih lega. Tapi ya, harus diikuti dengan pembenahan di sektor lain juga sih.

Pokoknya, Pemkot Kediri jangan hanya diam dan jangan sampai menganggap kemacetan ini adalah hal biasa. Jalan Veteran Kediri, secara logika, memang wajar macet. Tapi bukan berarti hal tersebut tidak bisa diperbaiki atau dibuat lebih baik.

Terakhir, apa pun langkah yang dilakukan oleh Pemkot Kediri selama itu bisa memberikan solusi pasti akan diapresiasi. Saya saja yang baru beberapa bulan sudah merasa bosan dengan kemacetan Jalan Veteran. Bagaimana akamsi yang tiap hari lewat, pasti sudah muak. Betul apa benar?

Penulis: Kota Kediri
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 4 Penyebab Kemacetan di Kota Kediri, Bikin Darah Tinggi!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 11 Oktober 2025 oleh

Tags: jalan veteran kedirikemacetan di kedirimojoroto kedirisekolah elit di kediri
Fareh Hariyanto

Fareh Hariyanto

Perantauan Tinggal di Banyuwangi

ArtikelTerkait

Konten tidak tersedia
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Motor Keyless Memang Terlihat Canggih dan Keren, tapi Punya Sisi Merepotkan yang Bikin Pengendara Hilang Kepercayaan Mojok.co

Motor Keyless Memang Terlihat Canggih dan Keren, tapi Punya Sisi Merepotkan yang Bikin Pengendara Hilang Kepercayaan

19 Februari 2026
4 Makanan Khas Jawa Tengah Paling Red Flag- Busuk Baunya! (Wikimedia Commons)

4 Makanan Khas Jawa Tengah yang Paling Red Flag, Sebaiknya Tidak Perlu Kamu Coba Sama Sekali kalau Tidak Tahan dengan Aroma Menyengat

17 Februari 2026
Orang Purwokerto Adalah Manusia Paling Sombong di Banyumas (Wikimedia Commons)

Orang Purwokerto Adalah Manusia Paling Sombong se-Kabupaten Banyumas

15 Februari 2026
5 Masjid Unik Jogja yang Patut Dikunjungi biar Nggak ke Masjid Jogokariyan Melulu Mojok.co

5 Masjid Unik Jogja yang Patut Dikunjungi biar Nggak ke Masjid Jogokariyan Melulu

15 Februari 2026
QRIS Masuk Desa, yang Ada Cuma Ribet dan Cepat Miskin (Unsplash)

QRIS Masuk Desa, yang Ada Cuma Keribetan dan Bikin Cepat Miskin

19 Februari 2026
Lumpia Semarang Cerita Cinta yang Dibungkus Kulit Tipis (Wikimedia Commons)

Lumpia Semarang: Cerita Cinta Lelaki Tionghoa dan Perempuan Jawa yang Dibungkus Kulit Tipis

14 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Saudara Kandung di Desa Itu Bak Mafia, Justru Jadi Orang Paling Busuk dan Licik demi Sikat Sertifikat Tanah Saudara Sendiri
  • Ramai, ‘Cukup Aku Saja yang WNI’: Saya Justru Bangga Melepas Status Warga Negara Austria Demi Paspor Indonesia
  • Menapaki Minaret Pertama di Indonesia untuk Mendalami Pesan Tersirat Sunan Kudus
  • Rasanya Tinggal di Kos “Medioker” Jogja: Bayar Mahal, tapi Nggak Dapat Sinar Matahari
  • Beli Vespa Mahal-mahal sampai Rp50 Juta, tapi Tak Paham Fungsinya, Dibeli karena Warnanya Lucu
  • Pengalaman Nekat 24 Jam Naik Kereta Api Jogja-Jakarta, Cuma Habis Rp80 Ribuan tapi Berujung Meriang dan Dihina “Miskin”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.