Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Jalan di Magersari Rembang Akhirnya Diperbaiki, Respons yang Baik dari Pemerintah

Rusdi Ngarpan oleh Rusdi Ngarpan
17 Juni 2023
A A
Jalan di Magersari Rembang Akhirnya Diperbaiki, Respons yang Baik dari Pemerintah

Jalan di Magersari Rembang Akhirnya Diperbaiki, Respons yang Baik dari Pemerintah (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Bravo Terminal Mojok. Semoga tambah maju dan banyak pembacanya. Setelah tulisan saya tentang keluh kesah saya tinggal di Magersari terbit di Terminal Mojok, saya mendapatkan beberapa respons dari berbagai orang. Ada yang merespons positif, negatif, dan cuek saja. Respons tersebut membuat saya senang juga sedih. Bahkan saya juga khawatir. Akan ada apa ini nanti. Apakah ada tekanan atau tanggapan yang positif.

Jangan-jangan seperti Syarifah Fadiyah Alkaff asal Jambi yang dipolisikan Pemkot Jambi karena kritikannya terhadap Pemkot. Apakah saya akan mengalami seperti itu atau sebaliknya?

Beberapa tahun lalu saya pernah nulis surat pembaca di koran tentang keadaan desa dan jalan raya. Ada yang mendapat respons positif, juga negatif. Respons negatifnya, saya dimarahi kepala desa dan dianggap mencemarkan nama baik desa. Eh, sama seperti Syarifah, tapi nggak dipolisikan. Jadi ya baik-baik saja.

Saat saya mengkritik jalan raya, ada dua surat pembaca saya yang dimuat di media cetak. Alhamdulillah responsnya baik. Sehari setelah tulisan saya terbit, pemerintah daerah merespons dengan mendatangkan material untuk memperbaiki jalan. Akhirnya, jalan diperbaiki dan tidak ada konfirmasi apa pun dari pemda. Terima kasih. Jalan yang dikeluhkan warga sudah diperbaiki dan semoga ke depan juga ada perbaikan pelayanan umum bagi warga khususnya jalan raya.

Respons negatif gara-gara tulisan tentang Magersari

Kembali ke tulisan saya di Terminal Mojok tentang Magersari. Istri saya merespons saya negatif. Ia merasa saya terlalu ikut campur urusan lingkungan dan tulisan saya dianggap menyinggung banyak orang. Biarkan saja. Toh itu sudah ada yang ngurus. Hehehe.

Sementara tetangga saya bertanya, maksud tulisannya bagaimana? Seolah tersinggung dengan tulisan saya yang berkeluh kesah. Mungkin pikirnya, menulis di Terminal Mojok dianggap seperti menulis di media sosial. Asal nulis dan unggah, sudah tayang di medsos. Padahal untuk bisa menerbitkan di Terminal Mojok perlu perjuangan dan kesabaran. Harus melalui kurasi dari editor. Apakah layak terbit atau tidak. Apakah lolos atau ditolak. Tulisan saya juga banyak ditolak. Tapi ya tetap nulislah.

Yang jadi perhatian saya, ternyata tetangga saya juga ada yang membaca dan mengikuti media ini, Terminal Mojok. Buktinya tetangga saya tahu tentang tulisan saya yang berisi keluh kesah tinggal di kelurahan saya. Bahkan aparatnya juga mungkin membaca tulisan tersebut. Buktinya, ada tanggapan yang saya temukan setelah tulisan tersebut terbit.

Akhirnya diperbaiki!

Seminggu setelah tulisan saya terbit, saya melihat dua orang mengukur jalan dan membawa cat putih.  Mereka mengukur dan memberi tanda. Saya berharap keluhan saya tentang jalan tersebut direspons. Pokoknya diperbaiki lah. Biar layak untuk dilalui dan tidak harus menutup hidung karena jalanan berdebu. Biar kendaraan yang melaluinya tidak bergelombang dan cepat rusak. Itu sih harapannya.

Baca Juga:

3 Hal yang Jarang Orang Bicarakan Soal Rembang

Jalan Pantura Rembang Adalah Jalan Nasional Terburuk, Tidak Pernah Benar-benar Layak Dilewati

Minggu kemarin, sekitar tanggal 7-14 Juni, di tepi jalan dekat balai desa terdapat asphalt paver dan vibrating steel-drum roller. Kedua alat untuk mengaspal jalan. Tak berselang lama, jalan yang saya keluhkan ditinggikan dan diaspal. Alhamdulillah. Jalan yang saya keluhkan akhirnya diperbaiki. Pengerasan jalan tersebut lumayan juga. Panjang jalan yang diaspal ada sekitar 200 meter.

Terima kasih kepada mereka yang telah merespons dengan mengaspal jalan. Tidak peduli karena tulisan di Terminal Mojok atau memang sudah waktunya diperbaiki. Padahal menurut beberapa pihak yang berwenang, mereka pernah mengatakan bahwa perbaikan jalan tersebut tidak diketahui kapan akan dilaksanakan.

Demikian, respons tulisan di Terminal Mojok dan bermanfaat bagi masyarakat.  Ayo majukan daerahmu dengan menulis di Terminal Mojok. Sukses selalu.

Penulis: Rusdi Ngarpan
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Jejak Mbah Brawud: Sosok Adipati Lasem yang Makamnya Jadi Tempat Mencari Pusaka

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 17 Juni 2023 oleh

Tags: magersariperbaikan jalanrembangrespons pemerintah
Rusdi Ngarpan

Rusdi Ngarpan

Alumnus Bahasa Inggris UNNES Semarang, tinggal di Rembang.

ArtikelTerkait

Kenapa Renovasi Jalan Selalu Terjadi di Akhir Tahun? perbaikan jalan

2 Alasan Mengapa Perbaikan Jalan Selalu di Akhir Tahun, dan Keduanya Gara-gara Pemerintah

3 November 2024
Gresik Pinggiran Tolong Diurus Lebih Serius, Jangan Mempercantik Kota Melulu! Mojok.co

Gresik Pinggiran Tolong Diurus Lebih Serius, Jangan Mempercantik Kota Melulu!

19 Desember 2023
Surat Cinta untuk Bupati Rembang: Pak, Jalan Nusa Indah Rembang Magersari Rusak Parah, Kasihan Anak-anak Sekolah

Surat Cinta untuk Bupati Rembang: Pak, Jalan Nusa Indah Magersari Rusak Parah, Kasihan Anak-anak Sekolah

16 Maret 2024
Kuliah di Jogja Adalah Perjalanan Hidup yang Paling Saya Syukuri surabaya

Saya Tak Pernah Menyesal Batal Kuliah di Jogja, Justru Itu Adalah Keputusan Terbaik yang Pernah Saya Ambil

21 Februari 2024
Jalur Pantura Rembang-Tuban, Jalan Paling Indah Se-Pantura dengan Pemandangan Bibir Pantai yang Memikat Mojok.co

Jalur Pantura Rembang-Tuban, Jalan Paling Indah Se-Pantura dengan Pemandangan Bibir Pantai yang Memikat

20 Februari 2024
Jalan Mulus di Kabupaten Lamongan Itu Mitos!

Jika Ingin Jadi Sufi, Silakan Lewat Jalanan di Lamongan, Niscaya Kesabaran Anda Diuji hingga Titik Tertinggi

15 Juli 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Rumah Dekat Lapangan Padel Adalah Lokasi Tempat Tinggal Paling Nggak Ideal Mojok.co

Rumah Dekat Lapangan Padel Adalah Lokasi Tempat Tinggal Paling Nggak Ideal

27 Februari 2026
Sidoarjo dan Surabaya Isinya Salah Paham, Bikin Kecewa Saja (Unsplash)

Sidoarjo Nggak Perlu Capek-capek Saingan sama Surabaya, Cukup Perbaiki Jalan yang Lubangnya Bisa Buat Ternak Lele Saja Kami Sudah Bersyukur!

24 Februari 2026
Tan Malaka: Keunikan, Kedaulatan Berpikir, dan Sederet Karya Cemerlang

Tan Malaka: Keunikan, Kedaulatan Berpikir, dan Sederet Karya Cemerlang

26 Februari 2026
Trio Senator AS Roma: Mancini, Pellegrini, Cristante

Trio Senator AS Roma

23 Februari 2026
Botok Tawon, Makanan Unik Jawa Timur yang Rasanya Enak, tapi Saya Tak Sudi kalau Disuruh Makan Lagi

Botok Tawon, Makanan Unik Jawa Timur yang Rasanya Enak, tapi Saya Tak Sudi kalau Disuruh Makan Lagi

26 Februari 2026
6 Dosa Penjual Jus Buah- Ancam Kesehatan Pembeli demi Cuan (Unsplash)

6 Dosa Penjual Jus Buah yang Sebetulnya Menipu dan Merugikan Kesehatan para Pembeli Semata demi Cuan

26 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Hal Paling Berat dari Mudik Bukan Pertanyaan atau Dibandingkan di Reuni Keluarga, Tapi Ortu Makin Renta dan Situasi Setelahnya
  • Gamplong Studio Alam, Tempat Wisata Sleman yang Unik, tapi Nggak Perlu Diulang Dua Kali
  • Anak Muda Jadi Ketua RT: Antara Kerja Kuli, Keikhlasan, dan Dewasa Sebelum Waktunya
  • Derita Punya Rumah Dekat Tempat Nongkrong Kekinian di Jogja: Cuma Bikin Emosi dan Nggak Bisa Tidur
  • Culture Shock Mahasiswa Kalimantan di Jawa: “Dipaksa” Srawung, Berakhir Tidak Keluar Kos dan Pindah Kontrakan karena Tak Nyaman
  • Mudik ke Desa Naik Motor usai Merantau di Kota: Dicap Gagal, Harga Diri Diinjak-injak karena Tak Sesuai Standar Sukses Warga

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.