Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Jalan Cibaduyut Kota Bandung dan Kabupaten Bandung, Serupa tapi (Jelas) Tak Sama, kayak Beda Planet!

Acep Saepulloh oleh Acep Saepulloh
30 September 2024
A A
Jalan Cibaduyut Kota Bandung dan Kabupaten Bandung, Serupa tapi (Jelas) Tak Sama, kayak Beda Planet!

Jalan Cibaduyut Kota Bandung dan Kabupaten Bandung, Serupa tapi (Jelas) Tak Sama, kayak Beda Planet!

Share on FacebookShare on Twitter

Saya meyakini hampir semua orang Bandung tahu dan pernah mendengar yang nama Cibaduyut. Jalan Cibaduyut Bandung terkenal sebagai sentra kerajinan sepatu lokal berkualitas dan berstandar Internasional. Sehingga banyak warga Bandung maupun pelancong yang mencari sepatu lokal berkualitas pada ke daerah ini. Kualitas produk sepatunya juga terkenal hingga ke mancanegara.

Selain terkenal sebagai sentra pengrajin sepatu berkualitas, Jalan ini termasuk jalan provinsi yang memiliki peran penting sebagai jalur penghubung dari Kota Bandung menuju Kabupaten Bandung, begitupun sebaliknya. Jalan ini panjangnya sekitar 3 kilometer. Untuk membedakan jalan yang masuk ke Kota Bandung dan jalan yang masuk ke Kabupaten Bandung, dibatasi oleh terowongan Cibaduyut.

Karena terkenal sebagai pusat perbelanjaan sepatu berkualitas dan merupakan jalan penghubung antar kota dan Kabupaten. Maka, tidak mengherankan apabila jalan ini menjadi langganan macet, terutama di jam-jam sibuk. Apalagi di saat musim hujan tiba, jalan ini juga menjadi jalan langganan banjir. Titik banjir terletak tepat terowongan Cibaduyut.

Namun, di sini saya tidak akan membahas Jalan Cibaduyut yang sangat ruwet sebagai jalan langganan macet dan banjir. Saya akan membahas Jalan Cibaduyut Kota Bandung dan Kabupaten Bandung keadaannya sangat jauh berbeda, seperti beda planet. Lantas hal apa yang membuat kondisinya berbeda?

Sejarah Jalan Cibaduyut Bandung

Sebelum membahas perbedaan kondisi Jalan Cibaduyut Kota Bandung dan Kabupaten Bandung, saya akan membahas sejarahnya terlebih dahulu.

Mengutip AyoBandung.com Ternyata sejarah nama jalan ini berasal dari sebuah singkatan kata. Sejarah Cibaduyut merupakan singkatan dari kata ‘Ci’ dan kata ‘baduyut’. Arti kata ‘Ci’ yaitu cai atau air dalam bahasa Sunda dan kata ‘baduyut’ atau dikenal sebagai ‘areuy baduyut’ yang merupakan jenis tumbuhan air yang merambat. Nama latin dari tumbuhan air yang menjadi asal muasal nama jalan ini yaitu Trichosanthes villosa Blume. Dahulu, tanaman baduyut tersebut tumbuh subur di wilayah jalan ini.

Dikenalnya jalan ini sebagai sentra kerajinan sepatu perkembangan ternyata telah dimulai sebelum Indonesia dijajah oleh kolonial Jepang yaitu sekitar di tahun 1920. Kemudian pada tahun 1978, kawasan ini sebagai sentra kerajinan sepatu berkembang menjadi lebih besar lagi. Lalu, jalan ini mulai dikenal sebagai sentra kerajinan sepatu terbesar di Kota Bandung.

Lumayan tertata tapi tidak sempurna

Mungkin kita sering mendengar soal dikotomi dan label yang melekat antara kota dan kabupaten. Kota kerap dikaitkan dengan hal-hal yang maju dan modern. Sedangkan kabupaten kerap dikaitkan dengan ketertinggalan, bahasa sederhananya Kabupaten lebih tertinggal daripada Kota.

Baca Juga:

Sudah Saatnya Soreang Punya Mal supaya Nggak Bergantung sama Mal di Kota Bandung

3 Kebohongan tentang Lembang yang Perlu Diluruskan

Kalau kalian melewati Jalan ini dan menamatkan perjalanan dari ujung ke ujung, perbedaan jalan yang masuk Kota dan masuk Kabupaten perbedaannya sangat kentara sekali.

Jalan Cibaduyut Kota Bandung berbahan dasar aspal, sehingga mempengaruhi psikologis pengendara menjadi lebih teduh dan nyaman. Di sepanjang jalan Cibaduyut Kota Bandung di pinggir jalannya terdapat trotoar khusus pejalan kaki dan pohon-pohon yang meneduhkan. Serta tiap pohon dihias kain bendera khas kota Bandung yang berwarna hijau, kuning dan biru.

Ketidaksempurnaan Jalan Cibaduyut Kota Bandung ini karena sebagai pusat souvenir sepatu Cibaduyut kekurangan lahan parkir kendaraan, sehingga para pelancong yang akan berbelanja sepatu harus parkir diatas trotoar atau bahkan parkir di sepanjang bahu jalan Cibaduyut. Belum lagi, banyak pedagang kaki lima yang sering berjualan di atas trotoar yang mengganggu kenyamanan pejalan kaki.

Jalan Cibaduyut Kabupaten Bandung kondisinya memprihatinkan

Jalan Cibaduyut Kota Bandung dan Kabupaten Bandung tersambung ya, hanya dibatasi oleh terowongan Cibaduyut. Walaupun jalannya masih bersambung, namun nyatanya Jalan Cibaduyut Kota Bandung lebih baik dan enak dipandang, dibanding yang bagian Kabupaten Bandung.

Ketika pertama kali melintasi perbatasan jalan Cibaduyut yang masuk ke Kabupaten Bandung, kita benar-benar terasa di planet yang berbeda, saking jomplangnya kondisi jalannya. Kondisi Jalan Cibaduyut Kota Bandung yang beraspal, ada trotoar dan banyak pepohonan. Sedangkan jalan Cibaduyut Kabupaten Bandung jalannya tidak beraspal tapi berbahan beton, tidak ada trotoar dan hanya sedikit pepohonan yang bisa diitung jari. Sehingga sangat wajar apabila Cibaduyut cabang Kabupaten Bandung sangat gersang, berdebu dan tidak enak dipandang.

Tak usah heran kalau lewat Jalan Cibaduyut Kabupaten Bandung di siang hari terasa panas, karena jalannya berbahan beton yang kelihatan gersang, jalannya berdebu karena minimnya pepohonan di sepanjang jalan ini. Ditambah tidak adanya trotoar di jalan Cibaduyut Kabupaten Bandung, sehingga tidak ramah bagi pejalan kaki.

Harapan saya sebagai warga Kabupaten Bandung

Saya sebagai orang yang lahir dan besar di Kabupaten Bandung sangat menyayangkan kondisi jalan cabang Kabupaten Bandung yang kalah bagus dibanding yang Kota Bandung. Mentang-mentang ada dikotomi perbedan antara Kota dan Kabupaten, jadi jalan Cibaduyut kabupaten Bandung dibiarkan begitu saja oleh pemerintah setempat, tanpa dipercantik.

Sebenarnya bukan hanya Cibaduyut saja yang perbedaannya jelas kentara. Masih ada jalan lain yang sama-sama memprihatinkan seperti kondisi jalan Bojongsoang, jalan Dayeuhkolot dan masih banyak lagi.

Harapan saya teruntuk bupati dan wakil bupati Kabupaten Bandung terpilih, tolong perhatikan dan lebih percantik lagi jalan di perbatasan Kabupaten Bandung, supaya kesan perbatasan tidak seperti berada di planet yang berbeda.

Penulis: Dhimas Muhammad Yasin
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 15 Nama Tempat di Bandung yang Diambil dari Nama Tumbuhan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 30 September 2024 oleh

Tags: jalan cibaduyutKabupaten Bandungkota bandung
Acep Saepulloh

Acep Saepulloh

Seorang warga sipil Bandung yang ngojol membelah kemacetan kota di atas motor setiap pagi hari, berjibaku dengan debu sebagai petugas kebersihan di siang hari, hingga akhirnya melabuhkan lamunan menjadi sebuah tulisan di malam hari.

ArtikelTerkait

Rekomendasi Film Berlatar Kota Bandung, Ternyata Bandung Nggak Kalah Romantis dari Jogja terminal mojok

Kota Bandung Nggak Kalah Romantis dari Jogja, Berikut Rekomendasi Film Berlatar Bandung yang Wajib Ditonton

4 Juni 2021
Pertigaan Cidadap Setiabudi, Saksi Betapa Nggak Tertib Pengendara di Kota Bandung Mojok.co

Pertigaan Cidadap Setiabudi, Saksi Betapa Nggak Tertib Pengendara di Kota Bandung

31 Juli 2024
Kelurahan Batununggal dan Kecamatan Batununggal: Nama Mirip dan Sama-sama di Bandung, tapi Takdirnya Berbeda Mojok.co

Kelurahan Batununggal dan Kecamatan Batununggal: Nama Mirip dan Sama-sama di Bandung, tapi Takdirnya Berbeda

15 Januari 2026
SCBD Bandung, Kawasan Baru yang Macetnya Nggak Manusiawi

SCBD Bandung, Kawasan Baru yang Macetnya Nggak Manusiawi

12 Februari 2024
Jangan Tanya Rekomendasi Tempat Wisata ke Orang Bandung karena Orang Bandung Asli Biasanya Nggak Tahu

Jangan Tanya Rekomendasi Tempat Wisata ke Orang Bandung karena Orang Bandung Asli Biasanya Nggak Tahu

20 September 2025
Pertigaan Gandok, Pertigaan Paling Meresahkan di Kota Bandung Mulai dari Durasi Lampu Merahnya yang Menguji Kesabaran, sampai Ada Teror "Pocong"!

Pertigaan Gandok, Pertigaan Paling Meresahkan di Kota Bandung. Mulai dari Durasi Lampu Merahnya yang Menguji Kesabaran, sampai Ada Teror “Pocong”!

6 Juli 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Menu Seasonal Indomaret Point Coffee yang Harusnya Jadi Menu Tetap, Bukan Cuma Datang dan Hilang seperti Mantan

Tips Hemat Ngopi di Point Coffee, biar Bisa Beli Rumah kayak Kata Netijen

3 Februari 2026
Banting Setir dari Jurusan Manajemen Jadi Guru PAUD, Dianggap Aneh dan Nggak Punya Masa Depan Mojok.co jurusan pgpaud

Jurusan PGPAUD, Jurusan yang Sering Dikira Tidak Punya Masa Depan

5 Februari 2026
Video Tukang Parkir Geledah Dasbor Motor di Parkiran Matos Malang Adalah Contoh Terbaik Betapa Problematik Profesi Ini parkir kampus tukang parkir resmi mawar preman pensiun tukang parkir kafe di malang surabaya, tukang parkir liar lahan parkir pak ogah

3 Perilaku Tukang Parkir dan Pak Ogah yang Bikin Saya Ikhlas Ngasih Duit 2000-an Saya yang Berharga

5 Februari 2026
Harga Nuthuk di Jogja Saat Liburan Bukan Hanya Milik Wisatawan, Warga Lokal pun Kena Getahnya

Saya Memutuskan Pindah dari Jogja Setelah Belasan Tahun Tinggal, karena Kota Ini Mahalnya Makin Nggak Ngotak

3 Februari 2026
Duka Menikah di KUA, Dikira Hamil Duluan padahal Cuma Pengin Hemat Mojok.co

Duka Menikah di KUA, Dikira Hamil Duluan padahal Cuma Pengin Hemat

5 Februari 2026
13 Kosakata Bahasa Madura yang "Menjebak” dan Perlu Diperhatikan Pendatang yang Baru Belajar Mojok.co

13 Kosakata Bahasa Madura Paling “Menjebak” dan Perlu Diperhatikan Pendatang yang Baru Belajar

9 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Lawson Slamet Riyadi Solo dan Sekutu Kopi: Jadi Tempat Ngopi, Jeda selepas Lari, dan Ruang Berbincang Hangat
  • Rayakan 20 Tahun Asmara, Ruzan & Vita Rilis Video Klip “Rayuanmu” yang Bernuansa Romansa SMA. Tayang di Hari Valentine!
  • Nasi Bekal Ibu untuk Saya yang Balik ke Perantauan adalah Makanan Paling Nikmat sekaligus Menguras Air Mata
  • Media Online Tak Seharusnya Anxiety pada AI dan Algoritma 
  • Pengangguran Mati-matian Cari Kerja, Selebritas Jadikan #OpenToWork Ajang Coba-coba
  • Orang Nggak Mau Dijuluki “Sinefil” karena Tahu Itu Ejekan, tapi Tetap Banyak yang Mengaku “Si Paling Film”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.