Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Serial

Hong Du Shik, Lee Ik Jun, dan Ahn Jeong Won: Figur Idaman yang Beda dari Tokoh Drakor di Masa Sebelumnya

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
19 Oktober 2021
A A
Hong Du Shik, Lee Ik Jun, dan Ahn Jeong Won_ Figur Idaman yang Beda dari Tipikal Tokoh Drakor di Masa Sebelumnya terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Siapa sih yang nggak klepek-klepek tiap lihat Hong Du Shik, Lee Ik Jun, dan Ahn Jeong Won?

Masih segar dalam ingatan kita mengenai drama Korea bergenre medis yang dibalut dengan subgenre lain, seperti persahabatan dan romansa, Hospital Playlist. Sudah dua musim drakor ini menemani para penonton melepas penat setelah menyelesaikan rutinitas yang menjengkelkan. Kisah para dokter di Pusat Medis Yulje dengan segala konfliknya sangat menarik buat disaksikan.

Begitu pula dengan drakor yang baru saja habis masa penayangannya dan digemari pula oleh para penonton di seluruh dunia, Hometown Cha-cha-cha. Drama ini berhasil menorehkan prestasi tiap hari, entah itu menempati posisi pertama di delapan negara sebagai Netflix Top 10 TV Shows, drama yang paling banyak dibicarakan selama bulan September versi Good Data, hingga kesuksesan Hong Du Shik dalam mencuri hati para pemirsa.

Menyadari popularitas Hong Du Shik di kalangan kaum Hawa hingga membuatnya jadi bahan rebutan para oknum yang mengaku sebagai istrinya, saya ikut teringat pada Lee Ik Jun dan Ahn Jeong Won (Andrea) yang pernah juga mengalami hal serupa di masa penayangan Hospital Playlist.

Ik Jun dan Jeong Won beberapa saat lalu menghiasi imajinasi pemirsa akan pasangan hidup yang ideal. Selama penayangan Hospital Playlist, baik musim pertama maupun kedua, saya kerap menemukan kawan-kawan sesama penikmat drama Korea di Twitter yang membuat jajak pendapat untuk menentukan siapa karakter yang paling suami-able di drakor tersebut. Saya pun pernah membuat polling serupa di akun pribadi. Hasilnya, Ik Jun dan Jeong Won lah yang paling sering menempati peringkat teratas.

Bila dipikirkan lagi, ketiga karakter itu memiliki beberapa kemiripan. Bisa diandalkan, cerdas, supel, simpel, ramah, family-man, dan ngajeni orang tua adalah karakter yang merepresentasikan ketiganya. Lantas, sebuah starter pack mengenai figur cowok ideal pun terbentuk pasca-penayangan kedua drakor yang kebetulan sama-sama dibesut oleh tvN. Entah para cowok di luar sana harus bersyukur atau mengeluh gara-gara standar baru ini, tapi yang jelas para penonton jadi mendambakan sosok laki-laki semacam ini, termasuk saya. Dan figur idaman ini jelas berbeda dari tipikal tokoh drakor di masa-masa sebelumnya.

Kurang lebih sedekade lalu, wujud laki-laki dingin dan tsundere kerap wira-wiri dalam drakor. Gu Jun Pyo, si kaya raya dalam drakor Boys Over Flower yang sempat bikin demam di sebagian wilayah Asia Tenggara, adalah tokoh yang paling berhasil memvisualisasikan tabiat itu.

Alhasil, sindrom “bad boy” dan “cold city guy” jadi menjangkiti Indonesia selama beberapa waktu berkat merebaknya virus drakor yang dibintangi oleh Lee Min-ho itu. Salah satu sinetron Indonesia yang punya penyakit ini ialah Cinta Cenat Cenut. Sinetron yang dibintangi oleh ketujuh anggota boyband SM*SH ini sempat punya tempat di hati para penggemarnya. Pada saat itu, karakter Rafael dan Morgan sangat digandrungi, meski kemudian saya baru mengerti bahwa keduanya sangat arogan dan manipulatif.

Baca Juga:

Drakor Resident Playbook Tamat tapi Menyisakan Kekecewaan

5 Mertua Paling Idaman dan Green Flag di Drama Korea, Mertua Hong Hae In “Queen of Tears” Salah Satunya!

Sejak awal mereka sudah bersikap kurang ajar dengan menjadikan Putri, tokoh protagonis dalam sinetron tersebut, sebagai penentu kemenangan taruhan mereka. Ada pula adegan ketika Rafael and the gang menyetrap Putri dengan memaksanya menjewer telinga dan mengangkat satu kaki, hukuman yang khas sekali dengan zaman baheula. Ini mereka lakukan karena Putri melawan si pemilik yayasan, Rafael itu tadi. Pun masih ada banyak lagi kekerasan yang dilakukan oleh Rafael yang pada akhirnya justru jadian dengan Putri.

Tak hanya sinetron, dunia fiksi penggemar atau fan fiction pun sama sakitnya. Bahkan salah satu aplikasi baca-tulis yang memiliki ikon berwarna oranye sampai punya stereotip tersendiri. Berkat bejibunnya jumlah karya yang mengangkat tema soal bad boy pelaku kekerasan fisik dan verbal yang akhirnya takluk pada seorang good girl, Wattpad sempat dinilai sebagai perpustakaan paling klise dan cringe. Temperamen para tokohnya pun mirip seperti Boys Over Flower maupun Cinta Cenat Cenut: berkuasa di sekolah berkat orang tua yang suka menyumbang, punya geng, dan suka seenaknya sendiri.

Drama Korea, sinetron, bahkan fiksi penggemar yang memiliki alur semacam itu sangatlah kental dengan kekerasan. Kekerasan fisik, seperti menarik tangan si perempuan secara paksa, menculik, menyudutkan perempuan ke dinding, menampar, hingga menginjak kaki sering sekali kita saksikan, tapi kita turut menormalisasikannya karena mengerti bahwa hal itu adalah proses terbangunnya perasaan di antara kedua tokoh. Ada pula kekerasan emosional, yang dilakukan dengan menghina atau membentak karakter perempuan, dan kekerasan seksual, seperti nyosor tanpa consent.

Jujur saja saya merasa ngeri ketika menonton ulang adegan ketika Gu Jun Pyo yang memaksa Geum Jan Di untuk berciuman dengannya. Begitu juga ketika Hwang Sun Oh dalam drama Love Alarm yang tiba-tiba mengajak Kim Jo Jo ke sebuah gang kecil dengan alasan mau mengajaknya bicara, tapi berakhir mengesun Kim Jo Jo.

Tipikal karakter abusif, manipulatif, dan posesif seperti di atas hampir nggak pernah diperlihatkan dalam Hometown Cha-cha-cha dan Hospital Playlist. Sebaliknya, kedua drakor ini memberikan perspektif baru dalam menjalani hubungan percintaan yang selama ini agak kalah pamor dengan drakor yang meromantisasi kekayaan sang pemeran pria untuk menyenangkan pasangannya.

Dua drakor tersebut melalui para karakternya mengajarkan bahwa menjalani hubungan percintaan nggak harus muluk-muluk. Hometown Cha-cha-cha dan Hospital Playlist memberikan kesadaran bahwa pasangan ideal bukanlah yang mampu membelikan permata berkilau, tapi cukup dengan menyiapkan telinga dan nggak menghakimi ketika pasangan baru saja menghadapi hari yang bikin galau. Seorang pasangan nggak perlu juga jadi ahli jotos yang ditakuti semua orang. Cukup nggak gengsi nyuci baju dan piring sendiri saja sudah jadi sosok yang pantas disayang.

Kalau disuruh milih, jelas dong sebagian besar orang akan memilih pasangan yang love language-nya adalah words of affirmation atau act of service seperti Hong Du Shik, Lee Ik Jun, dan Ahn Jeong Won alih-alih seseorang dengan perilaku abusif yang ditutupi dengan kebiasaan memberikan hadiah maupun physical touch yang kebablasan.

Sumber Gambar: Instagram tvN Drama Official

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 19 Oktober 2021 oleh

Tags: Bad BoyHometown Cha-cha-chahospital playlistLelaki Idaman
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

Gaya Parenting Mama Rosa dalam Drama Hospital Playlist Layak Ditiru Orang Tua Zaman Now terminal mojok

Gaya Parenting Mama Rosa Hospital Playlist Memang Layak Diteladani Orang Tua Zaman Now

25 Juli 2021
Lupakan Sejenak Hong Du Shik, Inilah Choi Eun Cheol, Polisi Gongjin yang Memesona terminal mojok

Lupakan Sejenak Hong Du Shik, Inilah Choi Eun Cheol, Polisi Gongjin yang Memesona

22 Oktober 2021

Reply 1988 vs Hometown Cha-cha-cha: Jelas Homcha Juaranya!

16 Oktober 2021
5 Mertua Paling Idaman dan Green Flag di Drama Korea, Mertua Hong Hae In "Queen of Tears" Salah Satunya!

5 Mertua Paling Idaman dan Green Flag di Drama Korea, Mertua Hong Hae In “Queen of Tears” Salah Satunya!

28 April 2024
Membayangkan Hidup di 4 Desa Paling Populer dalam Drama Korea, Paling Enak Tinggal di Mana?

Membayangkan Hidup di 4 Desa Paling Populer dalam Drama Korea, Paling Enak Tinggal di Mana?

29 Juni 2023
5 Alasan Langgengnya Persahabatan Geng Yulje 99z ‘Hospital Playlist’ terminal mojok

5 Rahasia Langgengnya Persahabatan Geng 99 Hospital Playlist yang Bisa Kamu Tiru Bersama Sahabatmu

4 September 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tas ASUS Adalah Tas Terbaik dan Paling Awet yang Pernah Saya Pakai

Tas ASUS Adalah Tas Terbaik dan Paling Awet yang Pernah Saya Pakai

9 April 2026
Aerox Motor Yamaha Paling Menderita dalam Sejarah (unsplash)

Aerox: Motor Yamaha Paling Menderita, Nama Baik dan Potensi Motor Ini Dibunuh oleh Pengguna Jamet nan Brengsek yang Ugal-ugalan di Jalan Raya

8 April 2026
Jogja Langganan Banjir: Saatnya Berhenti Berakting Kaget dan Mulai Benahi Tata Kota yang Serampangan

Jogja Langganan Banjir: Saatnya Berhenti Pura-pura Kaget dan Mulai Benahi Tata Kota yang Serampangan!

11 April 2026
Sarjana Keguruan Pilih Jadi TKW di Taiwan, Merasa Lebih Dihargai daripada Jadi Guru Honorer dengan Gaji “Imut” selama Bertahun-tahun Mojok.co

Sarjana Keguruan Pilih Jadi TKW di Taiwan, Lebih Menjanjikan daripada Jadi Guru Honorer dengan Gaji “Imut” Selama Bertahun-tahun

9 April 2026
Honda Odyssey: Mobil Indah, tapi Jalan Nasibnya Tak Mudah

Honda Odyssey: Mobil Indah, tapi Jalan Nasibnya Tak Mudah

11 April 2026
Jadi PNS di Desa Tidak Bisa Hidup Tenang, Tuntutan Sosialnya Tinggi karena Dikira Mapan dan Serba Bisa Mojok.co

Jadi PNS di Desa Tidak Bisa Hidup Tenang, Tuntutan Sosialnya Tinggi karena Dikira Mapan dan Serba Bisa

9 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Kuliah Jurusan Sepi Peminat Unsoed Purwokerto, Jadi Jalan Wujudkan Mimpi Ortu karena Tak Sekadar Kuliah
  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.