Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Loker

Hindari Modus Penipuan Lowongan Kerja dengan 3 Tips Ini!

Tak ada salahnya untuk mencurigai informasi lowongan kerja yang too good to be true.

Muhammad Ikhwan Hastanto oleh Muhammad Ikhwan Hastanto
25 Juli 2022
A A
Hindari Modus Penipuan Lowongan Kerja dengan 3 Tips Ini! Terminal Mojok.co

Hindari Modus Penipuan Lowongan Kerja dengan 3 Tips Ini! (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Tokopedia termasuk salah satu perusahaan yang sering dicatut namanya dalam modus penipuan lowongan kerja. Mereka lantas bagikan tips agar masyarakat bisa terhindar dari hal tersebut.

Nggak cuma Pokemon aja yang bisa berkembang, modus penipuan juga. Kemudahan komunikasi di era internet bikin para penipu dengan mudahnya menyebar jaring tipu-tipu ke banyak orang sambil berharap ada satu-dua yang terjerat.

Coba deh ambil secara acak ponsel pintar milik orang asing yang kamu temui di jalan, lalu lihat kotak masuk pesannya. Sudah pasti kamu akan diteriaki maling menemukan pesan penipu dengan berbagai bentuk di sana. Baik mulai dari informasi menang undian ratusan juta sampai sekadar giveaway pulsa. Mau kamu anaknya Yuni Shara, anaknya Bunga Zainal, atau anaknya Laudya Chintya Bella (ini kenapa mantan-mantannya Raffi Ahmad ketulis semua), selama kamu punya ponsel, isi inbox-mu nggak bakal aman.

Masyarakat Indonesia tuh se-equal itu di mata komplotan penipu.

Belakangan, muncul modus paling mutakhir di jagat industri tipu-tipu Indonesia: banyak orang jahat yang suka nawarin kerjaan ke kita via pesan atau email dengan mencatut nama berbagai perusahaan besar. Konsep ini mengkhawatirkan sebab mengindikasikan mereka lumayan aware sama perkembangan pola pikir manusia modern. Dibanding secara frontal menawarkan hadiah ratusan juta, mereka nawarin pekerjaan dengan pendapatan harian. Siapa sih yang nggak butuh kerjaan selain Rafathar?

Ada banyak ciri-ciri mencurigakan dari modus penipuan ini. Dari banyak pesan yang aku terima (iya, aku juga dapet), ciri-ciri pertamanya, para penipu biasanya bakal mengirim pesan lewat email dengan nama acakadut yang bikin ahli bahasa mana pun gentar membacanya. Misalnya untuk kasusku, pengirim menggunakan email [email protected] dan [email protected]. Kedua email aneh di atas mengirimkan pesan dan menyatakan bahwa aku terpilih untuk bekerja di Tokopedia karena “riwayat pengguna yang baik”.

Modus macam ini sebenarnya sudah disadari oleh para perusahaan yang namanya dicatut itu. Di Tokopedia misalnya, Head of Recruitment Tokopedia Lita Rosalia menyampaikan pengguna untuk berhati-hati apabila menerima lowongan kerjaan yang mengatasnamakan perusahaannya. Lita menyarankan penerima pesan untuk memastikan posisi yang ditawarkan itu memang diumumkan di kanal resmi Tokopedia seperti di situs resmi, LinkedIn, atau akun Instagram. Lalu, informasi lowongan kerja juga selalu disebar lewat email resmi, “Tokopedia hanya akan mengirimkan email dari domain @tokopedia.com. Harap waspada apabila menerima email dari domain lain seperti @tokopedia.co.id, @gmail.com, dan lain-lain karena itu pasti bukan dari Tokopedia,” ujar Lita.

Ciri-ciri kedua, pesan penipuan lowongan kerja biasanya menawarkan pekerjaan secara remote dengan penghasilan yang lumayan masuk akal, Rp80 ribu hingga Rp150 ribu per hari. Kalau pengguna termakan halusinasi dan memutuskan melakukan follow-up, penipu biasanya akan melakukan proses rekrutmen bodong dan pelan-pelan meminta uang selama “seleksi”. Lita menegaskan, perusahaan perekrut tidak pernah memungut biaya apa pun selama proses rekrutmen.

Baca Juga:

Pekerjaan Apa pun Itu, Dekat dengan Kematian, dan Kita Tidak Perlu Menambah dengan Risiko yang Tak Perlu

3 Tradisi Manten Paling Unik di Tulungagung. Terdengar Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warlok

“Hati-hati jika ada pihak yang mengatasnamakan Tokopedia dan meminta biaya saat proses perekrutan. Proses rekrutmen di Tokopedia 100 persen gratis. Penawaran gaji hanya akan disampaikan saat kandidat lulus dari berbagai tahapan seleksi. Surat penawaran juga akan diberikan lewat email resmi dengan domain @tokopedia.com,” ujar Lita.

Untuk ciri-ciri ketiga, biasanya pesan para penipu turut menyertakan tautan untuk mendaftarkan diri. Dalam dunia teknologi siber, cara ini disebut link phising, sebuah modus menggiring pengguna untuk mengetuk tautan dan diarahkan ke sebuah domain untuk diambil informasi pentingnya seperti KTP atau kartu kredit. Makanya, kalau kamu udah sadar bahwa pengirim menggunakan email bernama absurd, jangan asal klik tautan yang dikasih dia.

Kalau misalnya kamu dapat pesan dengan informasi super-detail dan meyakinkan soal lowongan kerja tertentu, tapi kamu tetap curiga apakah tautan yang dikasih adalah link phising atau bukan, ada baiknya kamu konsultasikan dulu sama temanmu lebih melek teknologi. Cara mudah lainnya, kamu bisa segera hubungi layanan pelanggan dari perusahaan yang tercantum di sana. Untuk kasus penipuan yang mengatasnamakan Tokopedia misalnya, perusahaan membuka kanal publik lewat surel [email protected].

Mengutip kata alim ulama, semoga dengan berbagai tips ini, kita bisa membentengi diri dari segala macam godaan duniawi yang menawarkan cara-cara instan. Bagi pembaca yang sedang kesulitan cari kerja dan hampir saja tergoda modus penipuan lowongan kerja, semoga diberikan jalan mulus agar segera menjadi PNS alias Pegawai Nagita Slavina. Amiiin.

Penulis: Muhammad Ikhwan Hastanto
Editor: Audian Laili

BACA JUGA Panduan Menelusuri Info Lowongan Kerja Palsu

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 25 Juli 2022 oleh

Tags: cari kerjaLowongan Kerjapekerjaanpenipuanpilihan redaksi
Muhammad Ikhwan Hastanto

Muhammad Ikhwan Hastanto

Suka memetik dan mengetik.

ArtikelTerkait

Oleh-Oleh Khas Wonosobo yang Sebaiknya Kalian Pikir Ulang Sebelum Membelinya Mojok.co

Oleh-Oleh Khas Wonosobo yang Sebaiknya Kalian Pikir Ulang Sebelum Membelinya

10 Desember 2024
bahagia

Ngapain Nyenengin Orang Tapi Kita Nggak Bahagia?

7 Oktober 2019
5 Rekomendasi Susu dengan Varian Rasa Aneh tapi Enak di Indomaret

5 Rekomendasi Susu dengan Varian Rasa Aneh tapi Enak di Indomaret

26 Desember 2023
Surat Balasan Bambang Sukrasana untuk Bambang Sumantri terminal mojok.co

Surat Balasan Bambang Sukrasana untuk Bambang Sumantri

6 September 2021
7 Oleh-Oleh Purbalingga yang Tidak Boleh Dilewatkan Mojok.co

7 Oleh-Oleh Purbalingga yang Tidak Boleh Dilewatkan

2 Desember 2024
Tanggapan Keturunan Gusti Ahmad: Kami Tidak Ingin Rebut Takhta Kraton terminal mojok.co

Tanggapan Keturunan Gusti Ahmad: Kami Tidak Ingin Rebut Takhta Kraton

14 November 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Akulah pengunjung kafe yang terganggu itu gara-gara musik yang disetel keras-keras, bikin tenaga terkuras dan harus adu volume saat ngobrol

Akulah pengunjung kafe yang terganggu itu gara-gara musik yang disetel keras-keras, bikin tenaga terkuras dan harus adu volume saat ngobrol

1 Agustus 2026
Kebumen yang Dahulu Bukanlah yang Sekarang, Kini Diam-Diam "Naik Kelas" Jadi Makin Diperhitungkan Mojok.co

Waktunya Kebumen berhenti jual diri sebagai “kota yang murah”, harus mulai berani punya harga diri!

27 Juli 2026
Saya pernah mengira orang miskin itu kurang berusaha, dan saya salah besar

Saya pernah mengira orang miskin itu kurang berusaha, dan saya salah besar

30 Juli 2026
QRIS Dianggap sebagai Puncak Peradaban Kaum Mager, tapi Sukses Bikin Pedagang Kecil Bingung

Membayangkan Indonesia masa kini tanpa QRIS, transaksi akan benar-benar ribet

29 Juli 2026
Mahasiswa UIN Nggak Wajib Nyantri, tapi kalau Nggak Nyantri ya Kebangetan lulusan UIN

Niat ikut organisasi mahasiswa di UIN cuma mau cari teman, malah jadi terpaksa ikut pengkaderan yang rumit

31 Juli 2026
4 hal yang tidak saya sangka bisa dilakukan driver ojek online selain mengantar penumpang dan makanan Mojok.co

4 hal yang tidak saya sangka bisa dilakukan driver ojek online selain mengantar penumpang dan makanan

1 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.