Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Kesehatan

Harga Ginjal yang Mahal dan Omongan Klasik Menjaga Kesehatan lewat Makanan yang Seimbang

Prima Ardiansah Surya oleh Prima Ardiansah Surya
9 April 2022
A A
Harga Ginjal yang Mahal dan Omongan Klasik Menjaga Kesehatan lewat Makanan yang Seimbang

Harga Ginjal yang Mahal dan Omongan Klasik Menjaga Kesehatan lewat Makanan yang Seimbang (Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Harga ginjal itu berapa sih? Bervariasi, tapi pada dasarnya semua sama: MAHAL

Pernah membayangkan nggak?  Badan lemas, tidak berdaya, mudah lelah, kemudian datang ke rumah sakit. Lalu, secara brutal Anda terdiagnosis gagal ginjal.

Lalu, Anda mengingat gaya hidup beberapa tahun ke belakang. Anda yang suka makan makanan asin dan berpengawet seenak jidat, minum minuman bersoda sesuka jidat pula, kemudian harus menyesal dan mengutuk diri. Kok bisa selama ini tidak menjaga kesehatan hingga kena gagal ginjal?

Sakit ginjal (Shutterstock.com)

Ya, hal di atas cuma ilustrasi, jangan khawatir, usia muda tentu jarang ada yang kena gagal ginjal. Nggak serta-merta kena, kecuali memang makanan dan minuman yang saya sebut di atas sudah setiap hari Anda konsumsi sejak TK hingga Anda umur 30 tahun. 

Namun, jika memang skenario itu bisa terjadi, lalu apa yang penderita gagal ginjal bisa lakukan? Saya urut, pertama bisa cuci darah, kedua bisa cuci perut. Tenang, di Indonesia sudah banyak rumah sakit yang menyediakan layanan cuci darah. Sayangnya, jika memilih metode itu, Anda harus merelakan waktu sebanyak dua kali seminggu untuk cuci darah. 

Bagaimana dengan cuci perut? Istilah medisnya CAPD (continuous ambulatory peritoneal dialysis), ini bisa dilakukan di rumah 3-4 kali sehari selama kurang lebih 10 menit. Tentu lebih praktis, karena bisa dilakukan di rumah, dan Anda cukup kontrol ke rumah sakit sekali sebulan. Lebih lengkap tentang CAPD, Anda bisa melihatnya pada YouTube channel Mas Asep. 

Hemodialisis (Shutterstock.com)

Nah, kalau nggak mau cuci darah atau CAPD, apa yang bisa dilakukan? Ya, cangkok ginjal. 

Saya mencoba mencari di Google dengan kata kunci: “renal transplant america price”. Rata-rata harga transplantasi ginjal di Amerika pada tahun 2020 mencapai 442.500 Dollar Amerika. Jangan terlalu kaget, namanya rata-rata, pasti ada harga yang jauh lebih murah, apalagi tempatnya di Amerika.

Baca Juga:

Konten tidak tersedia

Lalu, bagaimana dengan harga transplantasi ginjal di Indonesia? Walaupun layanan transplantasi ginjal terbatas, dan hanya ada di beberapa rumah sakit besar. Senangnya, BPJS Kesehatan menanggung layanan ini hingga Rp378 juta. 

Tentunya harga layanan transplantasi ginjal di tiap rumah sakit bervariasi, berada di kisaran ratusan juta. Tinggal jumlah tanggungan dari BPJS Kesehatan tadi cukup, atau Anda justru perlu menambalnya. 

Tentang mana yang lebih murah antara cuci darah dengan transplantasi ginjal. Dalam perawatan cuci darah yang menyentuh angka tahunan, biayanya mungkin bisa melampaui harga transplantasi ginjal. Tentu tidak bisa dipastikan berapa angkanya, karena biaya tiap rumah sakit berbeda-beda. 

Walaupun begitu, tindakan ini masih menuai berbagai kontroversi di saat ini. Saya juga berdoa, supaya 20 sampai 30 tahun lagi, layanan ini sudah seperti rutinitas sehari-hari yang dikerjakan di Indonesia. 

Harga ginjal memang mahal. Kalau bertanya alasannya kenapa, sebenarnya simpel saja: itu organ manusia. Sebenarnya ada banyak alasan lain, tapi, sepertinya fakta bahwa itu adalah salah satu organ manusia sudah cukup. Maka dari itu, sebaiknya setelah tahu harga ginjal, kalian bisa mengubah pola hidup sehat. Kurangi es kopi, perbanyak air putih. Nggak harus berhenti, kurangi saja.

Es kopi (Pixabay.com)

Nah, terus bagaimana cara menjaga kesehatan lewat makanan supaya kasus di atas nggak terjadi? 

Tenang, bisa dengan makan makanan seimbang. Anda juga sudah sering mendengarnya, bukan? Ya, pokoknya seimbang dan jangan berlebihan. Makan asin boleh, tapi ya dibatasi, makan manis-manis boleh, tapi ya dibatasi, begitu pula dengan yang bersoda dan berpengawet. Lebih oke lagi kalau Anda bisa berolahraga.

Jangan dibuat ribet pokoknya. Mungkin bagi yang doyan manis atau asin, mereka hanya belum menemukan nikmat dari rasa hambar atau tawar. Padahal kalau mau berlogika sederhana, seharusnya kalau sudah konsumsi asin atau manis sehari-hari, bukannya kelak bakal bosan juga? Ya, gara-gara rasanya gitu-gitu aja. 

Nyatanya, makan makanan bergizi seimbang ya intinya gitu-gitu aja, walaupun variasi metode banyak. Kita kebanyakan juga sudah sering membacanya. Jangan khawatir, artikel ini juga tidak memaksa Anda untuk melakukan metode khusus tertentu.

Santai saja, pokoknya jangan berlebihan.

Tapi, kalau saya sih, sebaiknya Anda mulai berusaha keras untuk mengubah pola hidup menjadi lebih sehat. Sebab, ya itu, harga ginjal mahal, dan sebaiknya kalian jangan merusaknya dengan cuma-cuma. Nggak lucu kan kalian keluar ratusan juta gara-gara makanan atau minuman nggak sehat yang nggak seberapa itu?

Penulis: Prima Ardiansah Surya
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA IDI Bisa Saja Bubar kalau DPR Minta Bubar. Ingat Omnibus Law?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 9 April 2022 oleh

Tags: cangkok ginjalcuci darahharga ginjalsakit ginjal
Prima Ardiansah Surya

Prima Ardiansah Surya

Dokter internship di RSU Aisyiah Ponorogo dan Puskesmas Jenangan Ponorogo.

ArtikelTerkait

Konten tidak tersedia
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kelas Menengah, Pemegang Nasib Paling Sial di Indonesia (Unsplash)

Kelas Menengah Indonesia Sedang OTW Menjadi Orang Miskin Baru: Gaji Habis Dipalak Pajak, Bansos Nggak Dapat, Hidup Cuma Jadi Tumbal Defisit Negara.

2 Februari 2026
Di Sumenep, Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

Di Sumenep Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

4 Februari 2026
Video Tukang Parkir Geledah Dasbor Motor di Parkiran Matos Malang Adalah Contoh Terbaik Betapa Problematik Profesi Ini parkir kampus tukang parkir resmi mawar preman pensiun tukang parkir kafe di malang surabaya, tukang parkir liar lahan parkir pak ogah

3 Perilaku Tukang Parkir dan Pak Ogah yang Bikin Saya Ikhlas Ngasih Duit 2000-an Saya yang Berharga

5 Februari 2026
Betapa Dangkal Cara Berpikir Mereka yang Menganggap Jadi IRT Adalah Aib Mojok.co

Betapa Dangkal Cara Berpikir Mereka yang Menganggap Jadi IRT Adalah Aib

1 Februari 2026
Stasiun Plabuan Batang, Satu-Satunya Stasiun Kereta Api Aktif di Indonesia dengan Pemandangan Pinggir Pantai

Bisakah Batang yang Dikenal sebagai Kabupaten Sepi Bangkit dan Jadi Terkenal?

1 Februari 2026
Andai Jadi Warga Tangerang Selatan, Saya Pasti Sudah Pusing Tujuh Keliling. Mending Resign Jadi Warga Tangsel!

Jangan Nilai Buku dari Sampulnya, dan Jangan Menilai Tangerang Selatan Hanya dari Bintaro, Alam Sutera dan BSD Saja

4 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.