Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Harga BBM Naik, Dana Pensiun Diubah, Istri Ferdi Sambo Tak Ditahan tapi Rakyat yang Kudu Memahami

Moddie Alvianto W. oleh Moddie Alvianto W.
3 September 2022
A A
Harga BBM Naik, Dana Pensiun Diubah, Istri Ferdi Sambo Tak Ditahan tapi Rakyat yang Kudu Memahami (Unsplash.com)

Harga BBM Naik, Dana Pensiun Diubah, Istri Ferdi Sambo Tak Ditahan tapi Rakyat yang Kudu Memahami (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sekjen PDIP, Hasto, bilang kalau partainya tetap pro sama wong cilik. Namun, di sisi lain, Hasto juga menegaskan kalau pemerintah itu sedang kesulitan sehingga wajar kalau harga BBM naik. Mau soal BBM, dana pensiun PNS, sampai kisruh istri Ferdi Sambo, pokoknya rakyat yang kudu memahami.

Aneh sekali ketika nasib ribuan rakyat diadu dengan “nasib pemerintah”. Seakan-akan rakyat yang selalu menggendong dan harus ikhlas menjadi korban. Eh, bukankah memang selalu gitu, ya?

ADVERTISEMENT

Kok bisa ya, seorang politikus yang pastinya pandai dan smart sundul langit, mengadu nasib rakyat dengan pemerintah? Padahal, sudah banyak ahli yang mengatakan kalau harga BBM naik, jumlah penduduk miskin akan bertambah. Nasib malang rakyat seperti mau diadu sama nasib pemerintah? Prioritas pemerintah itu mau dibawa ke mana?  

Nah, bicara prioritas, nasib rakyat kecil memang bukan yang terdepan. Misalnya di kisruh dana pensiun PNS tempo hari. Kalau pensiunan PNS yang sudah bekerja bertahun-tahun itu dianggap beban, bagaimana dengan anggota DPR? Tahukah kamu, anggota DPR yang cuma menjabat 5 tahun saja sudah dapat jaminan pensiun seumur hidup.

Mau adu nasib? Iya, memang, jumlah PNS itu lebih banyak ketimbang anggota DPR. Namun, coba hitung ada berapa ratus ribu PNS yang pensiun di golongan rendah? Sekaya apa sih mereka jika dibandingkan dengan pensiunan anggota DPR? Kenapa gaji dan tunjangan anggota DPR tidak dihilangkan saja? Kan bisa juga status mereka diubah jadi “pengabdian” seperti bapak dan ibu guru PNS yang pensiun dengan gaji Rp3 juta saja. Itu baru adu nasib.

Masalah prioritas, di depan hukum, nasib rakyat ternyata juga diadu. Iya, kenaikan harga BBM sudah, masalah dana pensiun sudah, nggak lengkap kalau nggak ngomongin soal hukum.

Istri Ferdi Sambo, Putri Candrawati, tidak ditahan karena alasan kemanusiaan. Dan somehow, kok saya nggak kaget. Istimewanya, sampai dibela Kak Seto, lho. Enak betul ya nasib istri Ferdi Sambo. Yang kayak gini mau adu nasib sama rakyat? 

Satu hari yang lalu, Kompas menayangkan artikel dengan judul seperti ini: “Kisah-kisah Para Ibu yang Dipenjara Bersama Balitanya” Silakan dibaca perlahan-lahan dan mari sama-sama bertanya, “Kak Seto ke mana ya?” Apakah Ferdi Sambo bisa membantu mencarikan?

Baca Juga:

Kota Minyak, Julukan yang Tidak Bisa Lagi Dibanggakan Warga Balikpapan

Generasi Sandwich Adalah Takdir Bajingan yang Bikin Muak: Saya Baik pada Keluarga Bukan karena Cinta, tapi karena Sudah Lupa Hidup Sebenarnya untuk Apa

Lucu sekali, bukan? Pemerintah dan orang besar yang bertingkah, rakyat kecil yang harus selalu memahami semuanya. Lagian, mau bersuara kayak apa, kita sama-sama tahu kalau suara rakyat suara Tuhan itu omong kosong di Indonesia. Yang betul itu, suara rakyat suara yang perlu dibeli demi jabatan 5 tahun sekali.

Coba saja kita lihat tahun depan, 2023, di mana sudah bisa disebut sebagai tahun politik. Kita bisa melihat kaum hipokrit berlomba-lomba mengemis suara ke rakyat yang kelak akan mereka kibuli. Kalau butuh saja, rakyat akan dielus-elus, disayang-sayang. Namun, kalau udah dapat suaranya, nasib rakyat diadu sama orang besar. 

Rakyat kok dibanding-bandingke, yo jelas kalah….

Harga BBM naik, makin banyak rakyat miskin dan kita harus maklum. Padahal, misalnya, bisa itu proyek IKN dihentikan dulu. Dana pensiun jadi beban, PNS golongan kecil yang akan menderita tapi ya bodo amat namanya beban ya sebaiknya diam saja. Istri Ferdi Sambo tidak ditahan karena punya anak bayi ya para ibu ikhlas saja kalian yang nggak punya power dan privilege.

Rakyat di Indonesia itu tak lebih dari sapi perah. Diperah ketika mereka ingin menikmati susu segar, lalu disingkirkan setelah perut kenyang dan birahi kehidupan terpuaskan. Rakyat kecil menderita dan jealous dengan nikmatnya fasilitas orang besar itu sudah setelan alam. Nggak boleh protes, kalian harus puas nasibnya diadu dan tidak didengar.

Harga BBM akan segera naik, sistem dana pensiun akan diubah, dan istri Ferdi Sambo akan selalu jadi gambaran kenyataan bahwa rakyat tak ubahnya semut lemah di depan hukum Indonesia. Itulah kenyataannya, dear Hasto Sekjen PDIP. 

Sudah, bilang saja kalau pemerintah itu bodo amat sama nasib rakyat kecil. Nggak perlu pakai kalimat-kalimat berbunga dan bergincu seperti itu. Meski dibalut dengan indah, kalimat dari penguasa itu akan selalu bau bangkai.

Penulis: Moddie Alvianto W.

Editor: Yamadipati Seno.

BACA JUGA Dana Pensiun dan Mulut Manis Sri Mulyani Si Sales Bank Dunia: Urusan Rakyat Selalu Belakangan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 3 September 2022 oleh

Tags: dana pensiunferdi samboharga BBMHastoPDIP
Moddie Alvianto W.

Moddie Alvianto W.

Analis di Rumah Kretek Indonesia. Tinggal di Yogyakarta.

ArtikelTerkait

jadi presiden selama sehari lambang negara jokowi nasionalisme karya anak bangsa jabatan presiden tiga periode sepak bola indonesia piala menpora 2021 iwan bule indonesia jokowi megawati ahok jadi presiden mojok

Megawati adalah Tokoh yang Paling Banyak Memberi Sumbangsih untuk Indonesia

1 November 2020
Gen Z Wannabe dan Fakta Terbaru dari Jokowi yang “Berkhianat” (Unsplash)

Keluarga Jokowi Tidak Berkhianat. Mereka Hanya Mencoba Menjadi Gen Z yang Mengutamakan Kesehatan Mental

26 Oktober 2023
Heh! Ketua DPRD DKI Jakarta, Tegal Itu Tanah Revolusi! (Unsplash)

Nggak Sepantasnya Ketua DPRD DKI Jakarta Meremehkan Tegal. Tegal Itu Tanah Revolusi!

21 Agustus 2023
Logo PDIP dan GMNI beda, jangan disamakan terminal mojok

Walau Sama-sama Merah dan Ada Logo Bantengnya, PDIP Beda dengan GMNI. Jangan Salah Paham!

9 Maret 2021
Generasi Sandwich Bajingan Bikin Saya Tak Lagi Cinta Keluarga (Unsplash)

Generasi Sandwich Adalah Takdir Bajingan yang Bikin Muak: Saya Baik pada Keluarga Bukan karena Cinta, tapi karena Sudah Lupa Hidup Sebenarnya untuk Apa

24 Mei 2026
PDIP Keok di Kandang Banteng, kok Bambang Pacul yang Disalahkan?

PDIP Keok di Kandang Banteng, kok Bambang Pacul yang Disalahkan?

3 Desember 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ironi Puncak Pulek Cilacap: Ramai Dikunjungi karena Viral, padahal Area Privat

Ironi Puncak Pulek Cilacap: ramai dikunjungi karena viral, padahal area privat

15 Juli 2026
Pengalaman mencicipi nasi goreng kuah Bang Tommy: kuliner Kediri yang aneh, tapi enak Mojok.co

Pengalaman mencicipi nasi goreng kuah Bang Tommy: kuliner Kediri yang aneh, tapi enak

17 Juli 2026
Sendang Senjoyo dulu jadi primadona, kini banyak orang nggak sudi buat ke sana!

Sendang Senjoyo dulu jadi primadona, kini banyak orang nggak sudi buat ke sana!

19 Juli 2026
Drama pembayaran tunai ojol, uang kembalian jadi menguras waktu dan energi saya Mojok.co

Niat beli makanan lewat layanan pesan antar ojol supaya praktis, eh berujung repot karena driver tak punya kembalian

20 Juli 2026
4 jajanan tradisional Bandung yang bikin orang Semarang gagal paham. Nama dan tampilan mirip, tapi rasanya jauh berbeda Mojok.co

4 kuliner Bandung yang bikin orang Semarang gagal paham. Nama dan tampilan mirip, tapi rasanya berbeda

16 Juli 2026
Pengalaman buruk menggunakan layanan BPJS di RS UNAIR: antre lama, sistem tidak jelas, beda dengan pelayanan swasta

Pengalaman buruk menggunakan layanan BPJS di RS UNAIR: antre lama, sistem tidak jelas, beda dengan pelayanan swasta

20 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.