Hal-hal yang Perlu Diingat sembari Menyambut Season Terakhir Attack on Titan – Terminal Mojok

Hal-hal yang Perlu Diingat sembari Menyambut Season Terakhir Attack on Titan

Artikel

Avatar

Setelah tiga musim yang membuat saya cukup emosi dengan karakter utama yang serba sembrono, saya tetap menantikan Season 4 dari Attack on Titan, yang sudah dipastikan akan hadir pada bulan Desember tahun ini.

Season 3 yang tayang sejak tahun 2018 terbagi menjadi dua bagian. Pada bagian pertama season 3, jalan cerita berfokus pada Eren Jeager dan anggota Survey Corps lainnya yang menentang pemerintah, yang banyak menyembunyikan rahasia tentang dunia mereka.

Bagian kedua dari season 3, yang berakhir pada 2019 lalu, berfokus pada misi untuk merebut kembali Wall Maria. Di sini, Survey Corps sekali lagi berhadapan dengan Titans, termasuk Colossal Titan, Armored Titan, dan Beast Titan. Semuanya merupakan lawan yang mengerikan dan tangguh. Pada musim inilah para karakter tersebut bisa mengungkap misteri lama mengenai rahasia apa yang ada di ruang bawah tanah keluarga Jeager.

Menjelang season 4 dan terakhir, berikut adalah beberapa hal dari plot utama yang menurut saya perlu diingat kembali, karena mungkin akan muncul ketika anime Attack on Titan tayang Desember ini.

Eren vs Zeke

Di season 3,  kita semua mengetahui bahwa Zeke adalah saudara tiri Eren, putra Grisha Yeager dan Dina Frtiz. Selain itu, keberadaan dan latar belakangnya masih menjadi misteri. Tidak diketahui bagaimana atau kapan dia memperoleh kekuatan Beast Titan, atau detail hidupnya setelah menyerahkan orang tuanya untuk kemudian dihukum karena menjadi bagian dari pemulihan kaum Eldia di dunia luar tembok.

Kenapa bisa Eren vs Zeke? Hal ini mungkin terjadi karena kedua karakter tersebut memiliki tujuan yang berbeda. Eren tidak ingin membuat kaum Eldia musnah begitu saja. Di sisi lain ada Zeke, yang berencana untuk memusnahkan kaum Eldia demi memenuhi hasrat konyolnya, yaitu menciptakan perdamaian dunia. Jadi, sudah sepantasnya season 4 anime Attack on Titan akan mengarah pada konfrontasi terakhir antara Eren dan Zeke.

Omong-omong soal Zeke, saya jadi ingat dengan salah satu perkataan Zeke, yang mungkin bisa dijadikan caption Instagram remaja problematik masa kini. “If we’d never been born in the first place… We never would have had to suffer, either.”

Armin sekarang adalah Titan Kolosal

Pada misi perebutan kembali Shiganshina, segera setelah pertarungan melawan Zeke, Reiner, dan Bertoldt, baik Armin dan Erwin menderita luka yang mengancam nyawa mereka. Levi dihadapkan dengan pilihan yang sulit di mana dirinya harus menyelamatkan salah satu dari dua rekannya.

Setelah berdebat dengan Eren dan Mikasa, Levi akhirnya memutuskan untuk menyuntikkan serum Titan kepada Erwin. Namun, Erwin menolaknya. Erwin mengetahui banyak prajuritnya yang masih terkapar sekarat di luar tembok. Sebagai bentuk tanggung jawabnya, Erwin memilih untuk mati bersama prajurit yang telah ia seret ke dalam misi bunuh diri tersebut.

Eren membutuhkan darah Historia untuk memaksimalkan kekuatannya

Pada akhir season 2, Eren berhasil memperoleh kekuatan yang memungkinkan dia untuk mengontrol Titan hanya dengan suaranya. Dan pada akhir season 3, dia menemukan alasannya. Eren hanya bisa menggunakan kemampuan tersebut setelah melakukan kontak dengan bentuk Titan dari Dina Fritz, seseorang yang memiliki darah bangsawan. Eren menyimpulkan bahwa dia perlu menyentuh anggota keluarga kerajaan ketika mereka berada dalam wujud Titan agar ia dapat memanfaatkan kekuatan Founding Titan.

Musuh baru Eren dan rekan-rekannya

Selain melawan Titan, season 3 mengungkapkan bahwa dalang di balik penciptaan monster adalah manusia. Setiap orang yang berada di dalam tembok merupakan bagian dari ras yang dikenal sebagai subjek Ymir. Subjek ini memiliki kemampuan untuk diaktifkan sebagai Titan melalui injeksi cairan tulang belakang Titan. Kita telah melihat peradaban yang membenci subjek Ymir melalui ingatan Grisha. Sebelum mengetahui kenyataan sebenarnya pada mimpi Grisha, Eren dan rekan-rekannya percaya bahwa kebebasan berada di balik tembok, tentunya setelah pemusnahan semua Titan. Sekarang, mereka tahu siapa musuh sejati mereka, dan meskipun nantinya mereka berhasil mencapai laut yang selalu ingin mereka lihat, tetap saja Eren tidak dapat menikmatinya. Sebaliknya, Eren mempertanyakan apakah mereka akan mendapatkan kebebasan sejati.

Itulah beberapa hal dari 3 season Attack on Titan yang menurut saya perlu diingat kembali. Beberapa hal di atas merupakan pengantar menuju season terakhir anime yang harusnya sudah selesai kalau saja karakter utamanya, Eren Yeager, tidak diselamatkan oleh Mikasa di season pertama Attack on Titan.

Sumber gambar: Joypixel

BACA JUGA Bandar Lampung Terbuat dari Flyover, Pulang, dan Pasangan dan artikel Pahlevi Ahmad Prabowo lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.
---
13


Komentar

Comments are closed.