Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Serial

Glitch, Serial Netflix Terbaru tentang Penculikan Alien yang Terasa Anyep

Rizal Nurhadiansyah oleh Rizal Nurhadiansyah
9 Oktober 2022
A A
Glitch, Serial Netflix Terbaru tentang Penculikan Alien yang Anyep Terminal Mojok

Glitch, Serial Netflix Terbaru tentang Penculikan Alien yang Anyep (Asianwiki)

Share on FacebookShare on Twitter

Netflix baru saja merilis serial terbaru berjudul Glitch, sebuah misteri-komedi yang bercerita tentang penculikan manusia oleh alien. Serial ini ditulis oleh Jin Han Sae yang sebelumnya juga menulis untuk serial Netflix, Extracurricular. Di kursi sutradara, ada Roh Deok (Very Ordinary Couple). Glitch adalah serial pertama Roh Deok. Dan duet Han Sae X Deok menghasilkan perpaduan gaya yang “nyeleneh” dan janggal, berbeda dari drama Korea secara umum. 

Serial ini juga menggaet Jeon Yeo Bin (Vincenzo, After My Death) dan Im Jin Ah alias Nana (The Swindlers) sebagai pemeran utama. Keduanya menampilkan chemistry yang kuat sebagai sahabat dan sukses membuat penonton mau berempati walau yang mereka lakukan kadang konyol dan nggak masuk akal.

ADVERTISEMENT

Perpaduan cerita alien dan pseudoreligion

Glitch mengisahkan tentang pencarian Lee Si Guk (Lee Dong Hwi), kekasih Hong Ji Hyo (Jeon Yeo Bin) yang tiba-tiba menghilang secara misterius. Hilangnya Si Guk diduga berhubungan dengan penampakan alien yang Ji Hyo lihat. Dengan bantuan Huh Bo Ra (Nana) dan anggota lain dari klub UFO, Ji Hyo mendekati rahasia besar yang menggemparkan. 

Tak seperti yang saya duga sebelumnya bahwa serial Netflix terbaru ini akan menjadi serial misteri seperti Stranger Things atau science fiction seperti film Denis Villeneuve, Arrival, Glitch justru memadukan cerita alien dengan pseudoreligion (kultus/sekte) yang secara mengejutkan jadi satire yang tajam. Tentu saja ini hal bagus lantaran Glitch berani keluar dari formula cerita alien yang membosankan—mereka membuat cerita ini menjadi lebih membumi tanpa menghilangkan unsur konspirasi yang kompleks. 

Meski Glitch memiliki premis yang menarik dan karakter utama yang kuat, serial ini nggak mampu menuntaskan subplot yang sudah diperkenalkan kepada penonton di awal. Misalnya, apa yang sebenarnya terjadi pada Si Guk (dan ke mana perginya kucing Si Guk, Ji Young), penjelasan yang kuat tentang penampakan alien yang (hanya) Ji Hyo lihat, dan beberapa karakter yang nggak berkembang. Konklusi besarnya pun tampak ditulis dengan malas. Penulis mampu bertele-tele selama sepuluh episode, tapi nggak mampu menuntaskannya dengan baik. Jujur, saya kurang puas dengan serial Netflix terbaru ini.

Gagal menghibur penonton

Sebetulnya kalau penulis bisa fokus ke konflik utama, Glitch akan jadi serial Netflix yang paling unik tahun ini. Jika materi cerita dipadatkan menjadi 6 atau 8 episode dan beberapa karakter nggak penting dihapus, Glitch akan sangat efektif dan lebih seru. Untuk apa membuat penonton penasaran dengan perintilan kecil kalau pay-off di akhir nggak layak? 

Selain itu, serial ini juga buruk dalam menempatkan lelucon. Sebagian besar lelucon ditulis dengan rapi, tetapi beberapa ditempatkan di momen yang nggak pas. Misalnya, momen ketika Ji Hyo sedang berpura-pura menjadi Mesias. Kenapa di momen yang seharusnya menegangkan itu harus ada lelucon yang nggak perlu—lucu nggak, bikin gedek iya. 

Meski gagal menjadi tontonan yang sepenuhnya menghibur, harus saya akui Glitch berhasil dalam beberapa hal. Salah satunya adalah dalam pengemasan narasip eksistensialisme yang sedikit banyak mengingatkan saya pada film terlarang Anunnaki. Film ini juga konon menceritakan alien adalah Tuhan yang telah membangun bumi ketika umat manusia belum cukup canggih. Selain itu, Glitch juga mengingatkan saya pada Eternals, film Marvel yang memiliki kesamaan narasi dengan Anunnaki. Bedanya, Glitch dikemas dengan lebih sederhana dengan menggunakan pseudoreligion yang memang umum di masyarakat. 

Baca Juga:

Jangan Nonton Squid Game Season 3 kalau Tidak Mau Kecewa seperti Saya

3 Alasan Drakor Netflix When Life Gives You Tangerines Sayang Dilewatkan

Glitch juga tribute untuk para ahli teori konspirasi yang mendedikasikan hidup mereka untuk menemukan kebenaran di balik video YouTube dan buku-buku yang kebenarannya diragukan. Glitch cukup percaya diri dengan hal tersebut, dan itu bagus. Serial ini sangat ambisius, dan kadang cenderung ke arah pretensius, tetapi tampaknya para kreatornya nggak peduli dengan itu. Mereka hanya percaya pada apa yang mereka buat. Saya apresiasi kepercayaan diri itu. 

Sungguh sangat disayangkan premis yang menarik dan jajaran cast yang mumpuni nggak dimaksimalkan dengan baik. Serial Netflix terbaru ini berakhir jadi sajian anyep yang porsinya kebanyakan. 

Jujur saja, nggak ada banyak alasan untuk menonton serial ini. Kalau kalian nggak punya cukup banyak waktu dan bukan pegiat teori konspirasi atau tertarik pada cerita soal alien, sebaiknya di-skip saja. Satu-satunya alasan saya menonton adalah karena Jeon Yeo Bin dan Nana. Untung saja keduanya tampil brilian. 

Penulis: Rizal Nurhadiansyah
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 10 Serial Netflix Paling Buruk yang Pernah Ada.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 9 Oktober 2022 oleh

Tags: alienGlitchpseudoreligionserial netflix
Rizal Nurhadiansyah

Rizal Nurhadiansyah

Pemerhati sinema yang menganggap hidup adalah film dengan naskah yang belum selesai. Aktif menulis cerpen dan puisi. Menggunakan media sosial untuk studi banding karakter manusia.

ArtikelTerkait

Cukup Sekali Seumur Hidup, 10 Serial Netflix yang Nggak Perlu Ditonton Ulang Terminal Mojok

Cukup Sekali Seumur Hidup, 10 Serial Netflix yang Nggak Perlu Ditonton Ulang

28 Agustus 2022
In the Name of God: A Holy Betrayal, Saat Manusia Berdosa dengan Menjual Agama dan Mengaku Tuhan

In the Name of God: A Holy Betrayal, Saat Manusia Menjual Agama dan Mengaku Tuhan

12 Maret 2023
Manifest Season 1 Saat Pesawat Kembali 5,5 Tahun Kemudian Terminal Mojok

Manifest Season 1: Kembalinya Pesawat 5,5 Tahun Kemudian

12 Februari 2022
Bukan Otis atau Mieve, Inilah Karakter Paling Transformatif di Serial Sex Education terminal mojok

Bukan Otis atau Maeve, Inilah Karakter Paling Transformatif di Serial Sex Education

9 November 2021
Jangan Nonton Squid Game Season 3 kalau Tidak Mau Kecewa seperti Saya Mojok.co

Jangan Nonton Squid Game Season 3 kalau Tidak Mau Kecewa seperti Saya

30 Juni 2025
7 Serial Netflix yang Bikin Saya Menyesal Telah Menontonnya

7 Serial Netflix yang Bikin Saya Menyesal Telah Menontonnya

22 Januari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 tempat wisata Berbah yang layak dikunjungi agar plesiran di Sleman nggak cuma di situ-situ aja mojok

5 tempat wisata Berbah yang layak dikunjungi agar plesiran di Sleman nggak di situ-situ aja

27 Juli 2026
Cipatat, kecamatan di Bandung Barat yang kontribusinya sering luput dari perhatian orang-orang Mojok.co

Kasihan Kecamatan Cipatat lebih sering diingat buruknya, padahal punya banyak kontribusi lain bagi Bandung Barat

31 Juli 2026
Suka knalpot brong indikasi sadisme, psikopat, dan narsisme (Wikimedoia Commons)

Kenapa sih kita gampang banget emosi lalu ngamuk kalau ada orang blayer-blayer knalpot brong?

29 Juli 2026
Motor Honda Vario 150, Sahabat Terbaik Toko Kelontong (Unsplash). daihatsu sigra

Honda Vario 150 LED Old, motor yang semakin tua justru semakin diburu, motor Honda terbaik!

27 Juli 2026
Perempatan Jetis, Perempatan Paling Berpendidikan di Jogja Sejak Masa Kolonial

Perempatan Jetis Jogja adalah anomali, perempatan paling berpendidikan sekaligus meresahkan di Jogja

29 Juli 2026
5 Peringatan untuk wargi Jakarta yang nafsu pindah ke Salatiga (Unsplash)

5 Peringatan untuk wargi Jakarta yang nafsu banget mau pindah ke Salatiga

2 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.