Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Anime

Anime Genre Isekai Isinya Gitu-gitu Aja, kalau Nggak Ketabrak Truk, ya Isinya Harem

Muhammad Naufal Putranryo oleh Muhammad Naufal Putranryo
17 Oktober 2023
A A
Anime Genre Isekai Isinya Gitu-gitu Aja, kalau Nggak Ketabrak Truk, ya Isinya Harem

Anime Genre Isekai Isinya Gitu-gitu Aja, kalau Nggak Ketabrak Truk, ya Isinya Harem (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Bagi kalian yang dituduh wibu, mengaku wibu, dan separuh wibu, saya yakin semua tahu genre isekai.

Genre ini menjadi salah satu genre yang digemari oleh sebagian wibu. Isekai ini menjadi genre yang digemari karena ceritanya yang santai, dan khas bagi penggemar yang nggak mau mikir ribet. Ya walaupun minusnya sih, ceritanya yang klise gitu-gitu aja, tapi tetep worth it kok buat hiburan.

Nah bagi penggemar anime yang tidak terlalu menyukai genre ini, bisa dibilang genre ini dianggap aneh kalau dipikir menggunakan akal sehat. Kok bisa sih, orang yang sudah mati, tiba-tiba ketemu Dewa terus hidup lagi, sungguh aneh tapi nyata.

Namun tidak dapat dimungkiri, genre ini lumayan banyak peminatnya. Ya, mungkin karena pasar dari genre ini diperuntukkan bagi wibu yang maunya cuma mencari bahan tontonan aja, dan nggak mau mikir ribet. Ya iyalah, kan tujuannya cari hiburan, ngapain juga mikir ribet buat nentuin alur, tokoh, penokohan, dan segala tetek bengeknya.

Nah berbicara mengenai genre isekai, ada beberap hal membuat saya mengganjal dari genre ini.

MC isekai kelewat overpower

Salah satu hal yang lazim dijumpai pada genre ini adalah ini. Bagaimana tidak, di awal kemunculan sudah diberi cheat yang bejibun dari Dewa. Bahkan dari bayi saja bisa mengalahkan monster level tinggi, orang dewasa saja kalah, apalagi cuma NPC. Ya mungkin si MC ini, anak kesayangan Dewa sama penulis jadinya ya jadi MC kesayangan berdua, makanya cheatnya bejibun.

Sebenarnya masalah overpower ini bisa dimaklumi sih. Di awal kemunculan kita sudah diperlihatkan dari masa lalu si MC yang suram. Entah itu korban perundungan, antisosial, masalah keluarga lah. Jadi cheat ini lebih berfungsi agar si MC ini dapat menjalani kehidupan keduanya tanpa perlu diganggu orang lain.

Tapi ya… kelewat OP.

Baca Juga:

Seandainya Taeko dalam Film Only Yesterday Ghibli Hidup di Indonesia, Dia Pasti Jadi Omongan Tetangga

Alasan Saya Malas Mengaku Wibu Sampai Hari Ini

Isekai karena truck-kun

Nah, ini yang juga mengganggu saya. Kenapa sih, orang yang mau isekai harus tertabrak truck-kun dulu, saking seringnya sampai jadi bahan guyonan penggemar anime. Masa tidak ada kematian yang lebih mengena. Ya minimal abis menolong orang lah, atau dibunuh, ya setidaknya itu bayaran dari kehidupan tragis yang dijalani. Tapi ada kok yang ketabrak truck-kun setelah menolong orang, seperti Rudeus Mushoku Tensei.

Tapi sebenarnya tidak semua genre isekai harus ditabrak truck-kun dulu baru isekai. Ada kok yang sedang melamun tiba-tiba pindah alam, kalau yang ini serem juga ternyata kalau dipikir-pikir. Jadi ya, nggak semua MC pindah alam harus mati, ada kok yang masih bernapas terus pindah. Tentunya ya, suka-suka penulis yang mau buat cerita seperti apa.

Latarnya selalu tentang kerajaan

Kalau ini mungkin bisa dimaklumi sih, genre isekai menawarkan cerita ringan khas bagi yang nggak mau mikir ribet. Jadinya ya, disesuaikan juga latar pemandangan khas abad pertengahan dengan kastil dan kota yang instagramable, sama pedesaan yang asri dan tenang. Cocok buat kalian kalau sudah pensiun nanti.

Mungkin menurut penulis latar ini lebih cocok bagi ceritanya, karena membawa unsur sihir. Oh iya, bagi kalian yang belum tahu, sumber utama kekuatan MC itu dari sihir.

Harem dan fan service

Kalau ini sih biasanya jadi satu paket. Tapi ya ada beberapa kok yang cuma harem saja, nggak ada embel-embel fan service. Ya mungkin penontonnya kebanyakan anak muda baru puber, baru kenal dunia peranimean, dan belum mengenal secra dalam, jadinya ya sedikit dikenalkan deh.

Mungkin juga karakter cewek yang unyu-unyu dan cocok buat jadi waifu kalian, oleh penulis dijadikan fan service. Ya nggak salah sih, tujuan penulis sebenarnya baik untuk menghibur kalian, tapi mbok ya jangan berlebihan gitu lah.

Nah itu tadi adalah hal yang lazim saya jumpai kala menonton anime genre isekai. Mungkin bagi kalian penyuka anime yang bergenre berat atau yang suka membuat teori-teori, sebaiknya jangan terlalu gegabah. Pada dasarnya anime ini, diperuntukkan bagi kalian yang mau mencari hiburan yang tentang, dan nggak bikin kita mikir ribet.

Kalau mau ribet, noh, mikir negara.

Penulis: Muhammad Naufal Putranryo
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 27 Jam Membelah Laut Utara Jawa dengan KM Kelimutu, Kapal Pelni Bermutu Tinggi

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 17 Oktober 2023 oleh

Tags: animeisekaimushoku tensei
Muhammad Naufal Putranryo

Muhammad Naufal Putranryo

Mahasiswa Universitas Negeri Malang, Jurusan Pendidikan Bahasa Sastra Indonesia dan Daerah.

ArtikelTerkait

5 Serial Anime Underrated yang Kamu Harus Tonton Berdasarkan Genrenya terminal mojok.co

5 Serial Anime Underrated yang Kamu Harus Tonton Berdasarkan Genrenya

18 Desember 2021
Stereotip Ngehek bagi Bapak-bapak yang Masih Suka Nonton Anime terminal mojok.co

Stereotip Ngehek bagi Bapak-bapak yang Masih Suka Nonton Anime

20 September 2020
Sensasi Menikmati Film di Bioskop Jepang, Beda Banget dengan Indonesia

Sensasi Menikmati Film di Bioskop Jepang, Beda Banget dengan Indonesia

17 April 2022

Pilihan Boruto Sudah Tepat, Bahwa Jadi Hokage Itu Tidak Enak

6 Maret 2020
3 Tokoh Sampingan Anime yang Tunjukkan bahwa Tanpa Privilese, Hidup Nggak Buruk-buruk Amat terminal mojok.co

3 Tokoh Sampingan Anime yang Tunjukkan bahwa Tanpa Privilese, Hidup Nggak Buruk-buruk Amat

13 Maret 2021
Memahami Penyebab Jerawat biar Muka Tetap Glowing Kayak Levi Ackerman terminal mojok.co

Yang Akan Terjadi Andai Levi Ackerman Tumbuh di Lingkungan Pesantren

9 Januari 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Buat Anak Organisasi Mahasiswa, Berhenti Bolos Masuk Kelas, Kegiatanmu Tidak Sepenting Itu!

Wajar Banget kalau Mahasiswa Sekarang Mikir 2 Kali Sebelum Masuk Organisasi Mahasiswa

7 Januari 2026
Pengalaman Menginap di Hotel Kapsul Bandara Soekarno Hatta (Unsplash)

Pengalaman Menginap di Hotel Kapsul Bandara Soekarno-Hatta, Hotel Alternatif yang Memudahkan Hidup

11 Januari 2026
Bus Bagong, Bus Ekonomi Murah Rasa Jet Tempur

Bus Bagong Surabaya-Jember, Penyelamat Penumpang dari Ancaman Bus Bumel yang Suka Getok Tarif

7 Januari 2026
Alasan Saya Lebih Nyaman Diajar Dosen Muda daripada Dosen Tua Mojok.co

Alasan Saya Lebih Nyaman Diajar Dosen Muda daripada Dosen Tua

9 Januari 2026
Ambarawa Ekspres: Kereta Api Pantura yang Krisis Identitas, Bikin Sesat Calon Penumpang

Ambarawa Ekspres: Kereta Api Pantura yang Krisis Identitas, Bikin Sesat Calon Penumpang

5 Januari 2026
Honda Civic Genio: Tampan, Nyaman, Harga 30 Jutaan, tapi Menuntut Kesabaran Mojok.co

Honda Civic Genio: Tampan, Nyaman, Harga 30 Jutaan, tapi Menuntut Kesabaran

6 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • “Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah”: KDRT Tidak Selalu Datang dari Kekerasan, tapi Juga Lewat Ketidakpedulian 
  • Lalu-lalang Bus Pariwisata Jadi “Beban” bagi Sumbu Filosofi Jogja, Harus Benar-benar Ditata
  • Sensasi Pakai MY LAWSON: Aplikasi Membership Lawson yang Beri Ragam Keuntungan Ekslusif buat Pelanggan
  • Super Flu yang Muncul di Jogja Memang Lebih Berat dari Flu Biasa, tapi Beda dengan Covid-19
  • Derita Anak Bungsu Saat Kakak Gagal Penuhi Harapan Orang tua dan Tak Lagi Peduli dengan Kondisi Rumah
  • Nasib Sarjana Kini: Masuk 14 Juta Pekerja Bergaji di Bawah UMP, Jadi Korban Kesenjangan Dunia Kerja

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.