Flash Sale Shopee Memang Bergerak Lebih Cepat dari Kecepatan Cahaya

Flash Sale Shopee Memang Bergerak Lebih Cepat dari Kecepatan Cahaya terminal mojok.co

Flash Sale Shopee Memang Bergerak Lebih Cepat dari Kecepatan Cahaya terminal mojok.co

Lebih enak tidur dah, daripada nunggu sampai tengah malam beradu nasib. Bodo amat rejeki dipatok ayam. 12.12, apaan? Ya bisa dibilang ini memang tradisi nenek moyang Shopee dan beberapa marketplace lain yang diadakan setiap tahun saat Desember. Mulai dari ngasih diskon, cashback, gratis ongkir gede-gedean, dan yang paling ditunggu tunggu warga Indonesia yaitu flash sale pukul 12.00 malam. 

Hadiahnya nggak tanggung tanggung, kayak iPhone, laptop, oven, dan yang paling disukai mbak-mbak berkulit glowing, yaitu skinker mahal.

Shopee ngasih barang cuma-cuma begitu dengan sebutan flash sale. Barangnya terbatas, tapi saingan buat ngerebutinnya bisa dibilang seluruh penduduk Indonesia deh.

Saya jadi curiga, kenapa dari dulu Shopee baik banget ya. Tidak pernah mencela orang, tidak pernah gibah, eh malah suka sedekah. Eh, salah server. Itu mah ciri ciri wanita solehah idaman akhi-akhi.

Beneran, Shopee baik banget sih menurut saya. Bisa membangunkan orang pukul 12.00 malam, terus wudu lanjut tahajud. Nggak doong, itu tutorial agar bisa masuk surga. Kita bahas surga duniawi aja sekarang ya. iPhone yang harga aslinya sekitar Rp28 jutaan bisa dibeli dengan harga Rp12 ribu di flash sale Shopee. Gimana jiwa missqueen ini tidak meronta ronta?

Meskipun ya, kita tahu Shopee sering dihujat karena mengundang Blackpink joget pakai rok mini, ibu-ibu penikmat sinema azab pasti sudah nggak tahan kalau di tv masih ada acara kayak begituan. Takut kena azab? Ya nggak lah. Takut suaminya nonton.

Alhasil terjadi perang antara ibu-ibu penikmat sinema azab dan muda mudi K-Popers yang semakin hari semakin sengit, padahal itu bukan tujuan Shopee sebenarnya. Tujuan Shopee cuma mancing emosi pemburu flash sale, tapi kok malah semuanya ikut panas ya?

Aplikasi Shopee sudah terdownload lebih dari 100 juta orang dan memiliki rating 4.7, lumayan mantap juga sih. Sama seperti Shopee, Tokopedia nggak mau kalah saing buat mengundang BTS dan influencer Korea juga, malah lebih heboh. Tapi, penggunanya tidak sebanyak Shopee.

Aplikasi tokped hanya terdownload sekitar 50 jutaan pengguna, tapi ratingnya sama sih. Selisih 50 juta orang nyatanya tidak sedikit. 

Menurut saya, satu satunya yang membuat shopee bisa se melejit itu adalah flash sale, yang bener bener flash. Kecepatanya bisa diperkirakan lebih dari kecepatan kereta cepat Jakarta-Bandung.

Setiap hari ada saja flash sale, dari barang yang nggak penting, nggak penting-penting amat, sampai penting banget. Kadang kalau dapat flash sale bisa cuma membayar Rp99 rupiah, ongkirnya yang mahal. Itu barang barang yang nggak penting seperti kanebo, kaos kaki anak (padahal nikah aja belum), gantungan kunci, dan barang barang nggak penting lainnya.

Dan giliran barang yang penting sekali seperti iPhone, TV, laptop, dan oven yang dijual Rp12 ribu, nggak peduli kalau ongkirnya mahal susah sekali didapatkan ketika flash sale. Nyatanya, nggak ada satu detik, mau mengklik “beli sekarang” pasti jawabanya barang sudah habis. Sepertinya emang nggak niat jualan apa gimana sih? 

Sampai sekarang masih menjadi misteri, siapa yang dapat membeli barang gaib flash sale Shopee yang menghilang seperti Burok, iya kayak kecepatan cahaya memang. Menurut ilmu fisika, kecepatan cahaya sekitar 300 juta meter per detik. Ya seperti itulah flash sale shopee.

Kemarin kemarin sempat terdengar simpang siur bahwa yang mendapatkan iPhone dibantu oleh bot, bukan manual karena ulah tangan manusia. Entah ini benar atau hanya alasan untuk menghibur jiwa-jiwa yang tidak berhasil membawa pulang iPhone seharga belasan ribu.

Sudahlah, memang lebih baik tidur, paginya fresh, bisa kerja dengan giat, ngumpulin uang, bisa beli iPhone dari kerja keras. Dan yang pasti tangan tidak kejer dan tidak kram karena mencet-mencet tombol keranjang di Shopee, tapi ujungnya nggak dapat apa-apa.

BACA JUGA Alasan Kita Sebaiknya Memberikan Rating dan Review Produk Saat Belanja Online

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.
Exit mobile version