Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Duka Hidup di Dusun Jaran Goyang Probolinggo, Sudah Jalannya Bergoyang, Plus Dianggap Sarang Ilmu Pelet, Sulit!

Adi Purnomo Suharno oleh Adi Purnomo Suharno
13 Juli 2024
A A
Duka Hidup di Dusun Jaran Goyang Probolinggo, Sudah Jalannya Bergoyang, Plus Dianggap Sarang Ilmu Pelet, Sulit!

Duka Hidup di Dusun Jaran Goyang Probolinggo, Sudah Jalannya Bergoyang, Plus Dianggap Sarang Ilmu Pelet, Sulit!

Share on FacebookShare on Twitter

Dusun Jaran Goyang Probolinggo, desa indah yang “tercoreng” gara-gara dituduh sumber ilmu pelet, padahal bukan.

Ketika menuntut ilmu di pondok pesantren yang letaknya di ujung Kabupaten Probolinggo, saya selalu merindukan kebersamaan dengan keluarga. Hidup di tempat kelahiran sendiri itu, lho, bahagianya enggak ketulungan. Udara segar, interaksi akrab dengan warga, dan keramahan yang bikin bisa bertamu ke tetangga kapan saja, tanpa harus bayar secangkir kopi atau makanan. Pokoknya, kampung halaman itu surga dunia!

Apalagi jika kalian hidup di dusun saya.

Dusun saya bernama Jaran Goyang, terletak di Desa Guyangan, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo. Desa ini dikelilingi Desa Krobungan di utara, Desa Betek di barat, Desa Seneng dan Desa Watu Panjang di timur, serta Desa Krucil di selatan. Luas wilayahnya 756,82 hektar dengan populasi 4.347 jiwa.

Desa Guyangan terkenal dengan potensi pertaniannya yang melimpah. Semua tanaman tumbuh, mulai dari padi, jagung, kebun kopi, hingga rajanya buah yaitu durian menjamur di sini. Desa kami juga punya destinasi wisata keren berupa tiga air terjun yang selalu ramai pengunjung: Air Terjun Gligir, Air Terjun Watulesung, dan yang paling fenomenal, Air Terjun Jaran Goyang.

Asal-Muasal Judul Lagu Nella Kharisma

Salah satu yang menjadi kewajiban ketika menjadi mahasiswa baru adalah tentang perkenalan diri, entah di warung kopi, kampus, dan pesantren. Nah, pas giliran saya memperkenalkan diri dan bilang berasal dari Dusun Jaran Goyang, Desa Guyangan, Kecamatan Krucil, reaksi teman-teman bikin ngakak.

“Dusunnya bernama Jaran Goyang, sering ada konser Nella Kharisma, ya!” kata mereka, sambil tertawa.

Coba kalian bayangkan, yang benar saja dusun kecil di kampung saya dibilang sebagai tempat lahirnya lagu jaran goyang Nella Kharisma yang pernah viral itu. Absurd banget, kan? Tapi ya, namanya juga candaan. Gak perlu dibawa pusing.

Baca Juga:

3 Kuliner Probolinggo yang Direkomendasikan, Wisatawan Wajib Tahu

Probolinggo, Kota Kelahiran yang Tak Pernah Benar-Benar Jadi Rumah untuk Pemudanya

Dusun Jaran Goyang, dituduh sarang ilmu pelet

Sungguh sial, candaan mereka tak selesai di situ. Lebih parahnya, mereka malah bikin heboh lagi ketika bilang dusun saya adalah sarangnya ilmu pelet. Sebuah ajian yang sangat meleggenda bagi orang Jawa. “Loh, Jaran Goyang? itu kan kampung ilmu pemikat!” kata Nando, salah satu teman asal Wongsorejo, Banyuwangi.

Tuduhan ini selalu bikin saya tertawa geli. Mereka menganggap dusun saya sebagai pusat ilmu pemikat yang bisa bikin siapa saja tergila-gila. Bayangkan, bahkan saya dianggap bisa memikat siapa saja, termasuk pacar orang!

“Ini alasan kamu banyak teman. Pakai ilmu jaran goyang, ya?” kata mereka sambil tertawa. Untuk membuktikan dusun saya bukan seperti yang mereka pikirkan, saya ajak mereka ke rumah saat liburan pesantren. Sesampainya di sana, mereka langsung terpesona dengan hawa sejuk, oksigen segar dan tentu sehat, hingga panorama keindahan dari Gunung Argopuro Krucil, Gunung Lemongan, dan Semeru Kabupaten Lumajang.

Namun, kekaguman mereka berubah jadi tawa geli ketika menyadari kondisi jalan di desa saya berantakan. Kira-kira sama seperti roller coaster. Saking parahnya, sebagian warga sampai patungan untuk memperbaiki jalan menuju rumah mereka masing-masing.

Jalan di Dusun Jaran Goyang, tempat saya lahir dan tinggal, tetap saja goyang-goyang tanpa ampun. Bayangkan, dari saya masih SD sampai sekarang lulus kuliah tetap saja begitu. Tak ada perubahan!.

“Desa Guyangan, jalannya memang bergoyang!” ejek mereka di atas motor.

Trauma Teman-Teman

Meskipun desa saya menawarkan keindahan alam yang luar biasa, sebagian besar teman saya kapok untuk kembali. Mereka trauma! Bagi mereka, sekali saja sudah cukup menginjakkan kaki di Dusun Jaran Goyang, Desa Guyangan.

Tak hanya itu, saat mengendarai sepeda motor di jalan umum Desa Guyangan, mereka mengeluh tulang-tulangnya pegal dan sakit semua. Bayangkan, sensasi “goyangan” jalan Desa Guyangan memang terasa sampai ke tulang. Jalanan di desa saya, bisa diibaratkan mirip treadmill dengan level maksimal tanpa pengaman!

Ada yang sampai teriak, “Woy, ini jalan atau mesin cuci?!” sambil berusaha tetap duduk di atas sepeda motor yang terus bergetar. Ada pula yang bercanda kalau jalan Guyangan ini sengaja dibuat untuk menguji ketahanan fisik dan mental para pengendara.

Saya pun mengamini apa yang dialami mereka. Faktanya memang begitu. Kala itu, saya hanya bisa tertawa sambil mengangguk setuju. Sembari berkata dari lubuk hati yang paling dalam.

“Ah, jalanan bergoyang ini memang ikon desa saya, yang bisa bikin siapa saja langsung merasa ikut kelas senam tanpa harus bayar instruktur!”.

Asal Usul Nama Dusun Jaran Goyang

Pengambilan nama Jaran Goyang bukan sembarangan. Menurut legenda dan cerita rakyat lokal, nama ini berasal dari kejadian saat Ratu Balgina dari Kerajaan Belanda memandikan kudanya di air terjun setinggi 15 meter. Kuda yang dimandikan jadi tidak tenang dan memberontak, sehingga warga setempat menyebutnya “jeren gujeng” dalam bahasa Madura, yang berarti “kuda yang memberontak”. Nama ini kemudian berubah menjadi “Jaran Goyang” lalu diadopsi sebagai nama dusun dan air terjun.

Sekarang, di sekitar air terjun, berbagai pohon buah seperti durian, alpukat, manggis, dan kelengkeng menghiasi jalur masuk hingga lokasi air terjun.  Ada sekitar 400 pohon buah, dengan 80 di antaranya sudah berbuah.

Jadi, meskipun nama Jaran Goyang dan Guyangan selalu jadi bahan guyonan, saya tetap bangga. Karena hanya di Guyangan, kamu bisa merasakan petualangan jalanan yang benar-benar bergoyang!

Penulis: Adi Purnomo Suharno
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Pengin Beli Laptop buat Ngerjain Tugas, tapi Bujet Pas-pasan? Nih, Rekomendasi 7 Laptop Bekas yang Cocok buat Mahasiswa

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 13 Juli 2024 oleh

Tags: desa jaran goyangilmu peletjaran goyangnella kharismaprobolinggo
Adi Purnomo Suharno

Adi Purnomo Suharno

Pemuda Probolinggo. Peduli akan isu sosial-ekonomi rakyat pedesaan. Gemar baca buku, mendaki dan ngopi.

ArtikelTerkait

Paiton Probolinggo, Kecamatan Paling Menyedihkan di Jawa Timur (Unsplash)

Probolinggo, Kota Kelahiran yang Tak Pernah Benar-Benar Jadi Rumah untuk Pemudanya

14 September 2025
Tol Probowangi: Sesuai Kebutuhan, atau Ambisi Semata?

Tol Probowangi: Sesuai Kebutuhan, atau Ambisi Semata?

22 September 2022
Sudah Saatnya Jember Punya Jalan Tol, agar Kabupaten Ini Nggak Semakin Tertinggal

Sudah Saatnya Jember Punya Jalan Tol, agar Kabupaten Ini Nggak Semakin Tertinggal

19 Juli 2024
Kisah Jaran Goyang dan 3 Hal Mistis di Gunung Ciremai terminal mojok.co

Kisah Jaran Goyang dan 3 Hal Mistis di Gunung Ciremai

23 Januari 2022
Pantai Bohay, Pantai Nyentrik di Ujung Timur Probolinggo

Pengalaman Berkunjung ke Pantai Bohay, Pantai Nyentrik di Ujung Timur Probolinggo

8 Januari 2025
3 Kuliner Probolinggo yang Direkomendasikan, Wisatawan Wajib Tahu

3 Kuliner Probolinggo yang Direkomendasikan, Wisatawan Wajib Tahu

28 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Cara Pilih Kursi Kereta Api Paling Enak, Jangan Asal supaya Nggak Menyesal Mojok.co

Cara Pilih Kursi Kereta Api Paling Nyaman, Jangan Asal supaya Nggak Menyesal

29 Januari 2026
4 Menu Mie Gacoan yang Rasanya Gagal, Jangan Dibeli kalau Nggak Mau Menyesal seperti Saya

Tips Makan Mie Gacoan: Datanglah Pas Pagi Hari, Dijamin Rasanya Pasti Enak dan Nggak Akan Kecewa

1 Februari 2026
Stasiun Cawang, Stasiun yang Bikin Saya Nangis Bawang Saking Ramenya yang Nggak Masuk Akal

Stasiun Cawang, Stasiun yang Bikin Saya Nangis Bawang Saking Ramenya yang Nggak Masuk Akal

26 Januari 2026
Jalan Klari Karawang, Jalan Maut yang Sulit Dihindari karena Jadi Penopang Industri

Jalan Klari Karawang, Jalan Maut yang Sulit Dihindari karena Jadi Penopang Industri

27 Januari 2026
5 Rekomendasi Bakmi Jawa Enak di Jogja yang Cocok di Lidah Wisatawan Mojok.co

5 Rekomendasi Bakmi Jawa Enak di Jogja yang Cocok di Lidah Wisatawan

26 Januari 2026
4 Tips Berburu Diskon Pakai ShopeeFood Deals biar Tetap Kenyang Tanpa Merasa Ditipu

4 Tips Berburu Diskon Pakai ShopeeFood Deals biar Tetap Kenyang Tanpa Merasa Ditipu

27 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Misi Mulia Rumah Sakit Visindo di Jakarta: Tingkatkan Derajat Kesehatan Mata dengan Operasi Katarak Gratis
  • DLH Jakarta Khilaf usai Warga Rorotan Keluhkan Bau Sampah dan Bising Truk dari Proyek Strategis Sampah RDF
  • Fakta Pahit soal Stunting. Apabila Tidak Diatasi, 1 dari 5 Bayi di Indonesia Terancam “Bodoh”
  • Indonesia Hadapi Darurat Kualitas Guru dan “Krisis Talenta” STEM
  • Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi
  • Ironi Jogja yang “Katanya” Murah: Ekonomi Tumbuh, tapi Masyarakatnya Malah Makin Susah

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.