Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Disarpus Kota Bandung, Perpustakaan Bagus, tapi Fasilitasnya Tidak Berfungsi sebagaimana Mestinya, Masak Komputer Nggak Bisa Dipakai Semua?

Handri Setiadi oleh Handri Setiadi
2 Juli 2024
A A
Disarpus Kota Bandung, Perpustakaan Bagus, tapi Fasilitasnya Tidak Berfungsi Sebagaimana Mestinya, Masak Komputer Nggak Bisa Dipakai Semua?

Disarpus Kota Bandung, Perpustakaan Bagus, tapi Fasilitasnya Tidak Berfungsi Sebagaimana Mestinya, Masak Komputer Nggak Bisa Dipakai Semua?

Share on FacebookShare on Twitter

Di tengah hiruk-pikuk Bandung, terdapat satu perpustakaan bernama Dinas Arsip dan Perpustakaan (selanjutnya disingkat Disarpus) di Bandung. Perpustakaan yang terletak di Jalan Seram no. 2, Kecamatan Bandung Wetan, ini memiliki daya tarik tersendiri bagi warga Bandung untuk mengunjunginya. Letaknya yang cukup strategis, berada di tengah-tengah kota, tidak dipungut biaya sama sekali, dan aksesnya yang cukup mudah, membuat perpustakaan ini bak oase di tengah mahalnya buku di Kota Bandung.

Saya sendiri merupakan anggota Disarpus Kota Bandung sejak 2019. Banyak pengalaman yang telah saya lalui di perpustakaan Kota Bandung ini. Mulai dari sekadar baca dan meminjam buku, nongkrong di halaman depan perpustakaan yang begitu sejuk, atau hanya sekadar ikut parkir karena sama sekali tidak dikenakan biaya. Tak jarang saya perhatikan banyak kalangan warga dari driver ojol, penjual makanan keliling, atau orang yang sedang olahraga, sejenak mereka sempatkan datang ke Disarpus ini untuk meminjam buku dan membacanya di halaman perpustakaannya.

Dengan kondisi tersebut, Disarpus yang terletak di sebelah Taman Maluku dan di belakang Mall Bandung Indah Plaza (BIP) ini seharusnya bisa menjadi perpustakaan primadona di Kota Bandung.

Namun sayangnya, setelah sekian lama saya menjadi anggota perpustakaan di Disarpus Kota Bandung ini, masih terdapat fasilitas-fasilitas yang tidak berjalan dengan semestinya.

Mobil perpustakaan keliling Disarpus yang menganggur

Ketika masuk dan melewati jalanan untuk memarkirkan kendaraan, tampak di sebelah kiri jalan terdapat beberapa mobil perpustakaan yang nganggur begitu saja. Belum lagi di dalam basement, masih terdapat motor dengan gerobak perpustakaan kelilingnya yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Sangat disayangkan melihat kendaraan-kendaraan berplat merah tersebut tidak beroperasi.

Hal demikian seharusnya dapat menjadi catatan bagi pemerintah setempat agar mengembalikan fungsi mobil perpustakaan untuk menjadi perpustakaan keliling. Dulu sempat dibuka mobil perpustakaan ini di depan Disarpus. Namun, hal tersebut hanya beroperasi beberapa pekan saja, hingga akhirnya padam.

Tidak maksimal

Di dalam Disarpus ini, terdapat beberapa lantai. Namun, ketika masuk ke dalamnya, sayang yang dimanfaatkan hanya satu lantai saja. Padahal, masih tersisa beberapa lantai lagi di atas yang mestinya masih bisa difungsikan untuk kegiatan lainnya. Misalnya saja untuk kegiatan mencari literatur klasik, tempat penyimpanan kamus, atau tempat lainnya untuk membaca agar pengunjung dapat membaca secara damai.

Di lantai satu, tempat khusus membaca yang disediakan di Disarpus ini, bertepatan dengan pintu masuk. Sehingga sering kali mengganggu ketenteraman membaca.

Baca Juga:

Derita Menikah dengan Orang Bandung: Tidak Pernah Merasakan Drama Mudik hingga Selalu Diejek

Soto Bandung: Kuliner Khas Bandung yang Rasanya Normal dan Pasti Cocok di Lidah para Pendatang

Komputer Disarpus yang hanya jadi pajangan

Di dalam perpustakaan juga disediakan tempat khusus bagi anak-anak untuk bermain. Terdapat juga beberapa komputer yang seharusnya dapat berfungsi sebagai sarana literasi teknologi bagi anak. Komputer tersebut biasanya diisi oleh permainan-permainan, sarana bacaan, dan lain-lain. Namun akhir-akhir ini, komputer tersebut hanya jadi pajangan, sebab tak ada yang bisa dipakai.

Wifi-nya seperti ada dan tiada

Disarpus Kota Bandung menyediakan wifi untuk menunjang kebutuhan pengunjung. Tapi sayangnya, wifi-nya tak berfungsi sebagaimana mestinya. Bisa tersambung saja sudah bagus.

Fasilitas-fasilitas Disarpus Kota Bandung sebenarnya cukup lengkap, tapi karena tak terawat, akhirnya malah jadi tak berguna. Padahal, fasilitas-fasilitas tersebut masih bisa diusahakan untuk dapat berjalan sebagaimana mestinya. Itu pun yaaa jika Disarpus Kota Bandung ini sungguh-sungguh ingin menjadi perpustakaan yang sebagaimana mestinya.

Penulis: Handri Setiadi
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Palasari, Wisata Buku Bandung yang Terlupakan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 2 Juli 2024 oleh

Tags: Bandungdisarpus kota bandungfasilitaskota bandungPerpustakaan
Handri Setiadi

Handri Setiadi

Kadang guru, kadang suka baca buku, anggap saja teman baikmu.

ArtikelTerkait

Warmindo dan Coffee Shop Musuh Besar Perpustakaan 24 Jam (Unsplash)

Warmindo dan Coffee Shop Musuh Besar untuk Perpustakaan 24 Jam

28 Januari 2024
10 Istilah Populer di Kampus Unpad yang Penting Diketahui Mahasiswa Baru Mojok.co

10 Istilah di Unpad yang Perlu Diketahui Mahasiswanya biar Nggak Dikira Kuper

7 Januari 2026
persikab kabupaten Bandung dan 4 Kuliner Legendaris yang Wajib Dicoba MOJOK.CO

Persikab Kabupaten Bandung Mati di Tanahnya Sendiri

29 Januari 2021
Flores Nggak Perlu Diromantisasi, Nggak Bakalan Bisa!

Flores Nggak Perlu Diromantisasi, Nggak Bakalan Bisa!

13 April 2023
Ciumbuleuit Adalah Salah Satu Alasan Mengapa Bandung Harus Berhenti Diromantisasi Terminal Mojok

Ciumbuleuit Adalah Salah Satu Alasan Mengapa Bandung Harus Berhenti Diromantisasi

2 Juli 2022
4 Hal tentang Perpustakaan Sekolah yang Patut Diragukan Kebenarannya

4 Hal tentang Perpustakaan Sekolah yang Patut Diragukan Kebenarannya

20 Oktober 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kebumen Aneh, Maksa Merantau tapi Bikin Pengin Pulang (Wikimedia Commons)

Kebumen Itu Memang Aneh: Suka Memaksa Anak Muda untuk Segera Merantau, sekaligus Mengajak Kami untuk Segera Pulang

21 Maret 2026
Stasiun Klaten Stasiun Legendaris yang Semakin Modern

Stasiun Klaten, Stasiun Berusia Satu Setengah Abad yang Terus Melangkah Menuju Modernisasi

16 Maret 2026
Alfamart Itu Terlalu Membosankan dan Sumpek, Butuh Kreativitas (Wikimedia Commons)

Alfamart Itu Terlalu Membosankan dan Sumpek, Kalau Punya Uang Tak Terbatas dan Boleh Saya Akan Ubah Alfamart Jadi “Ruang Singgah Urban”

20 Maret 2026
Soto Bandung: Kuliner Khas Bandung yang Rasanya Normal dan Pasti Cocok di Lidah Para Pendatang

Soto Bandung: Kuliner Khas Bandung yang Rasanya Normal dan Pasti Cocok di Lidah para Pendatang

15 Maret 2026
KA Sri Tanjung, Juru Selamat yang Bikin Menderita para Pekerja (Wikimedia Commons)

KA Sri Tanjung Adalah Juru Selamat Bagi Kaum Pekerja: Tiketnya Murah dan Nyaman tapi Bikin Menderita karena Sangat Lambat

18 Maret 2026
7 Barang Indomaret yang Semakin Laris Manis Saat Mudik Mojok.co

7 Barang Indomaret yang Semakin Laris Manis Saat Mudik

17 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia
  • Ujian Pemudik Lajang: Jadi Sasaran Pinjam Uang karena Belum Nikah dan Dianggap Tak Ada Tanggungan, Giliran Nolak Dicap Pelit
  • Rasa Sanga (8): Lontong dan Kangkung dalam Khazanah Suluk Sunan Bonang, Jalan “Merasakan” Kehadiran Tuhan
  • Memelihara Kucing adalah Patah Hati yang Direncanakan, Tapi 1.000 Kali pun Diulang Saya Akan Tetap Melakukannya
  • Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.