Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Teknologi

Derita Pengguna Setia XL Selama 13 Tahun: Sinyal Makin Sulit, Diskon Makin Pelit, Harga Paket Makin Melejit

Siti Halwah oleh Siti Halwah
13 Agustus 2024
A A
Derita Pengguna Setia XL Selama 13 Tahun: Sinyal Makin Sulit, Diskon Makin Pelit, Harga Paket Makin Melejit

Derita Pengguna Setia XL Selama 13 Tahun: Sinyal Makin Sulit, Diskon Makin Pelit, Harga Paket Makin Melejit (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai pengguna XL sejak pertama kali punya HP sendiri—kira-kira sudah 13 tahun lamanya—akhir-akhir ini saya merasa sangat sebal dengan provider ini. XL masa kini sangat berbeda jauh dengan XL yang saya kenal sejak dulu, apalagi sejak merger dengan AXIS. Rasanya ia seperti teman yang sikapnya tiba-tiba berubah setelah ketemu teman baru.

Sinyal XL makin sulit, kena gerimis sedikit langsung musnah

XL yang saya kenal dulu sinyalnya oke banget. Meskipun sedang hari raya dan traffic tinggi, nggak pernah sekali pun ada gangguan jaringan atau sinyal yang menghilang tiba-tiba. Pokoknya ia bisa saya bawa ke mana-mana tanpa perlu merasa resah dan khawatir.

Sekarang? Jangankan sampai hari-hari sibuk, saat mendung sedikit saja, jantung saya sudah deg-degan. Pasalnya, sinyal XL ini sering banget menghilang tiap kali turun hujan. Bahkan turun gerimis sekalipun, proses mengirim pesan di WhatsApp bisa tersendat dan centang satu.

Harga paket data XL semakin mahal, sedangkan kuotanya semakin sedikit

Selain masalah sinyal, urusan lain yang bikin saya semakin sebal adalah harga paket data XL yang semakin hari semakin mahal saja. Di provider lain, dengan modal Rp100 ribu mungkin saya bisa mendapat lebih dari 80 GB, apalagi kalau sedang ada diskon. Bisa saja bayar Rp100 ribu dapat 100 GB. Sementara setelah menjadi pelanggan setia XL, jangan berharap ada keajaiban semacam itu.

Uang Rp100 ribu jika dibelikan paket data, paling mentok mungkin hanya dapat sekitar 30-40 GB. Itu pun sudah termasuk diskon, lho. Pokoknya pelit banget, deh!

XL nggak ramah ke pengguna lama, jarang banget dikasih diskon

Sebagai orang yang malas gonta-ganti nomor HP, saya tentunya lebih memilih setia dengan satu-dua provider saja. XL adalah salah satunya. Sayangnya, XL ini sangat nggak ramah dengan pengguna lamanya.

Saya nggak tahu apa saja keuntungan yang didapat oleh pengguna baru XL, tapi sebagai pengguna lama sejak 13 tahun lalu, saya merasa dikhianati. XL jarang banget memberikan diskon, malah lebih sering menaikkan harga paket datanya.

Provider lain yang sudah saya pakai sejak lama adalah Indosat. Meskipun provider ini sering bertingkah, namun ia tetap ramah dengan pengguna lama. Saya masih sering banget mendapatkan diskon, bahkan harga paket datanya sangat murah dan bisa dijangkau. Dengan uang Rp100 ribu saya bisa mendapat kuota 100 GB, lho! Pokoknya beda jauh banget dengan XL.

Baca Juga:

Harga Paket Internet Beda Bukan karena XL Provider yang Diskriminatif, tapi Salahmu Sendiri!

Harga Paket Internet Beda padahal Sama-sama Pakai Kartu XL: Diskriminasi yang Bikin Saya Kecewa sebagai Pelanggan Setia

Harga paket data dan klaimnya sering berbeda, bikin penggunanya tertipu

Beberapa waktu lalu, karena sedang kepepet dan punya sisa saldo ShopeePay Rp3000, saya memutuskan untuk membeli paket data XL 1 GB/1 hari seharga Rp3000. Ternyata saya justru berakhir ditipu.

Setelah dibeli, kuota utama yang saya dapatkan justru hanya 500 MB. Sedangkan sisanya berbentuk bonus kuota dengan dua pilihan. Pilihan pertama, kuota malam 500 MB yang hanya bisa dipakai mulai pukul 01.00-06.00 WIB. Sedangkan bonus pilihan kedua adalah kuota utama 250 MB yang bisa dipakai 24 jam.

Berhubung saya membeli paket data tersebut di atas pukul 6 pagi, tentunya saya mengambil pilihan rasional: memilih pilihan kedua. Alhasil, kuota akhir yang saya dapatkan bukanlah 1 GB sesuai klaim awal, melainkan hanya 750 MB.

Peraturan adanya pilihan kuota bonus tersebut tentu bikin saya merasa ditipu dan rugi karena nggak sesuai dengan deskripsi paket data yang ingin saya beli. Harusnya XL menjual paket datanya sesuai dengan kapasitas kuota utama yang akan didapatkan pengguna, bukan turut menghitung jumlah kuota bonusnya.

Apakah ini hanya berlaku pada pilihan paket data yang murah? Sayangnya nggak sama sekali. Beberapa paket data XL lain yang saya beli juga sama saja, jumlah kuota yang saya dapatkan nggak sesuai dengan deskripsi awalnya.

Saya sempat membeli paket data Xtra Combo Flex M+ seharga Rp50 ribu yang deskripsinya 18 GB/30 hari. Keterangannya adalah 6 GB kuota utama, kuota area hingga 12 GB, dan juga bonus kuota aplikasi lainnya.

Kenyataannya, saya hanya mendapatkan 6 GB kuota utama, 3 GB kuota lokal, dan pilihan bonus kuota lainnya seperti YouTube, TikTok, dll, dengan kapasitas 5 GB. Atau ditukar dengan bonus kuota utama 3GB saja.

Jadi, alih-alih dapat 18 GB, saya justru berakhir hanya dapat 12 GB saja karena saya memilih bonus kuota utama 3 GB tadi.

Aplikasi myXL sering lemot

Hal lain yang bikin saya kesal dengan XL adalah saat membuka aplikasinya. Saya sering banget diminta untuk menunggu proses autentikasi maksimum 30 detik. Hampir tiap kali akan membuka aplikasinya, saya harus melalui proses tersebut.

Ribet dan lama, nggak efisien banget.

Masa aktif hanya 30 hari

Salah satu hal lain yang bikin saya sebel banget dengan XL adalah setiap kali membeli paket data/pulsa, masa aktifnya hanya bertambah 30 hari. Iya, hanya 30 HARI! Sebanyak apa pun pulsa/paket data yang saya beli, penambahan masa aktifnya selalu konsisten.

Padahal di Indosat masa aktif provider justru bergantung seberapa banyak pembelian paket data/pulsa. Semakin banyak yang dibeli, tentunya semakin banyak penambahan masa aktifnya. Bahkan, kartu Indosat milik saya saat ini masa aktifnya adalah akhir tahun 2025. Jauh banget bedanya sama XL.

Dari semua uneg-uneg yang sudah saya sampaikan di atas, saya berharap XL segera bertobat. Biar nggak ada korban-korban lain seperti saya ini. Sekian.

Penulis: Siti Halwah
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Harga Paket Internet Beda padahal Sama-sama Pakai Kartu XL: Diskriminasi yang Bikin Saya Kecewa sebagai Pelanggan Setia.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 13 Agustus 2024 oleh

Tags: kartu xlxlXL Axiata
Siti Halwah

Siti Halwah

menulis untuk eksis

ArtikelTerkait

provider telkomsel

Indosat Cocok Untuk Mahasiswa, Telkomsel Untuk Pekerja: Apakah Benar Anggapan Para Pengguna Provider Ini?

17 Juli 2019
Live.On dan Akhir Perjalanan Telco X

Live.On dan Akhir Perjalanan Telco X: Ternyata Sudah Ada dari Lama di Indonesia! Lho, kok Bisa?

24 Agustus 2023
Harga Paket Internet Beda Bukan karena XL Provider yang Diskriminatif, tapi Salahmu Sendiri!

Harga Paket Internet Beda Bukan karena XL Provider yang Diskriminatif, tapi Salahmu Sendiri!

3 Desember 2023
XL Axiata

Dukung Desa Digital, XL Axiata Donasi Laptop ke Ponpes di Jawa Tengah

14 April 2022
Harga Paket Internet Beda, Padahal Sama-sama Pakai Kartu XL: Diskriminasi XL Bikin Saya Kecewa sebagai Pelanggan Setia

Harga Paket Internet Beda padahal Sama-sama Pakai Kartu XL: Diskriminasi yang Bikin Saya Kecewa sebagai Pelanggan Setia

1 Desember 2023
Sinyal 5G di Solo Rasanya Sama Saja seperti 4G. Menyedihkan! (Unsplash)

Sinyal 5G di Solo Rasanya Sama Saja seperti 4G, Padahal Kota Besar dengan Sinyal Stabil

31 Agustus 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Duka Menikah di KUA, Dikira Hamil Duluan padahal Cuma Pengin Hemat Mojok.co

Duka Menikah di KUA, Dikira Hamil Duluan padahal Cuma Pengin Hemat

5 Februari 2026
Andai Jadi Warga Tangerang Selatan, Saya Pasti Sudah Pusing Tujuh Keliling. Mending Resign Jadi Warga Tangsel!

Jangan Nilai Buku dari Sampulnya, dan Jangan Menilai Tangerang Selatan Hanya dari Bintaro, Alam Sutera dan BSD Saja

4 Februari 2026
Betapa Dangkal Cara Berpikir Mereka yang Menganggap Jadi IRT Adalah Aib Mojok.co

Betapa Dangkal Cara Berpikir Mereka yang Menganggap Jadi IRT Adalah Aib

1 Februari 2026
Harga Nuthuk di Jogja Saat Liburan Bukan Hanya Milik Wisatawan, Warga Lokal pun Kena Getahnya

Saya Memutuskan Pindah dari Jogja Setelah Belasan Tahun Tinggal, karena Kota Ini Mahalnya Makin Nggak Ngotak

3 Februari 2026
Banting Setir dari Jurusan Manajemen Jadi Guru PAUD, Dianggap Aneh dan Nggak Punya Masa Depan Mojok.co jurusan pgpaud

Jurusan PGPAUD, Jurusan yang Sering Dikira Tidak Punya Masa Depan

5 Februari 2026
Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan

Jogja Memang Santai, tapi Diam-diam Banyak Warganya yang Capek karena Dipaksa Santai meski Hampir Gila

2 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers
  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign
  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia
  • Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi
  • Lulusan Sarjana Nekat Jadi Pengasuh Anak karena Susah Dapat Kerja, Kini Malah Dapat Upah 450 Ribu per Jam

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.