Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Loker

Bagi Gen Z, Daftar CPNS adalah Salah Satu Tanda Kedewasaan Diri. Banyak Hal yang Secara Sadar Mereka Korbankan

Dito Yudhistira Iksandy oleh Dito Yudhistira Iksandy
25 Oktober 2023
A A
Daftar CPNS bagi Gen Z adalah Tanda Kedewasaan Diri Mojok.co

Daftar CPNS bagi Gen Z adalah Tanda Kedewasaan Diri (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Selain skripsi, hal lain yang membebani pikiran Gen Z dan mahasiswa tingkat akhir seperti saya adalah apa yang harus dilakukan setelah lulus. Iya, saya tahu kalau harus segera bekerja, tapi kerja apa? Memang sih ada berbagai peluang, daftar CPNS atau perusahaan besar misalnya. Namun, setelah itu saya kepikiran, seberapa sulit persaingannya ya. 

Mari kita hitung secara kasar, Di Universitas Negeri Surabaya (UNESA) saja, jumlah lulusan angkatan 2022 sebanyak 5.000 mahasiswa. Itu baru di kampus saya, lho. Bayangkan kalau satu angkatan beli map coklat di tempat yang sama, niscaya pemiliknya bisa segera berangkat umroh. Belum lagi jika memperhitungkan jumlah lulusan sarjana di setiap universitas di Indonesia.

ADVERTISEMENT

Kesulitan mencari pekerjaan ini seringkali memengaruhi pilihan yang diambil. Berdasar pada pengalaman beberapa kating saya, setelah lulus mereka cenderung berpedoman untuk kerja apa saja yang penting halal. Di kasus lain, beberapa dari mereka memilih untuk lanjut S2 demi nggak terlihat menganggur.

Akan tetapi bak jarum di tumpukan jerami, ada satu kayak tingkat saya yang terang-terangan mengaku ingin menjadi PNS. Tentu untuk meraih pekerjaan yang diidamkan itu ia harus daftar CPNS terlebih dahulu. Ini termasuk anomali, mengingat citra PNS kerap kali dijadikan bahan olokan oleh orang-orang dari generasi saya, Gen Z.

Saya merenungkan pilihan kating saya yang anomali itu. Kemudian saya menyadari, pilihan yang kating ambil untuk menjadi PNS adalah pertanda bahwa dirinya telah dewasa secara mental. Setidaknya ada tiga alasan mengapa saya menyatakan hal tersebut.

#1 Ada ego dan idealisme yang harus dikorbankan saat daftar CPNS

Tidak bisa dipungkiri, gengsi PNS berbeda dibanding dengan pegawai kantoran, apalagi di mata Gen Z. Saya nggak tahu persis anggapan seperti itu datang dari mana. Kalau boleh menebak, ada andil media sosial dalam membentuk anggapan itu.

Sekarang bisa dilihat, berapa banyak konten di media sosial (medsos) yang menunjukkan privilese ketika bekerja. Pegawai swasta di suatu perusahaan besar bisa pamer berbagai hal. Pernak-pernik kantoran seperti lanyard dan id card yang disertai logo perusahaan bisa membentuk pandangan tersendiri. Pegawai swasta juga kerap pamer outing di tempat keren hingga terbukanya kesempatan bekerja dari mana saja.

Berbeda ketika menjadi PNS. Privilese yang selama ini saya dengar dan selalu digaungkan hanyalah uang pensiun. Memang jaminan hari tua itu menarik, tapi masa dari jaman bapak saya masih muda sampai sekarang yang digembor-gemborkan cuma uang pensiun, sih? Pantesan banyak teman saya nggak minat menjadi PNS, nggak ada yang bisa dipamerkan.

Baca Juga:

Banyak Gen Z lanjut S2 bukan karena gelar dan ambisi, tapi karena patah hati dan bingung mau ngapain lagi

KUA jangan cuma mengejar Gen Z untuk menikah, tolong kasih paham juga tetangga dan ortu yang hobi menghitung mahar

#2 Berserah diri di lingkungan yang didominasi Gen X dan Baby Boomer

Merujuk pada salah satu tulisan Mojok, penulis memberikan nasihat bahwa Gen Z sebaiknya memberikan simbol-simbol kepatuhan pada pimpinan saat menjadi PNS. Ini menjadi tantangan yang berat bagi Gen Z. Generasi yang lahir di sekitar 1997 hingga 2012 lekat dengan kebiasaan speak up. Tentu saran itu bertentangan dengan sikap alamiah Gen Z. 

Saya pun mencermati fakta di lapangan. Hidup sebagai PNS seolah-olah ada fakta lapangan yang tidak tertulis yang bertentangan dengan pandangan Gen Z. Pertama. Pertama, atasan tidak pernah salah. Kedua, kalau atasan salah, kembali ke peraturan pertama. Sudah jelas kalau pekerjaan ini hanya bisa diisi oleh orang-orang dengan keikhlasan dan hati yang lapang.

#3 PNS menganut hidup cuma sekali, nggak perlu buru-buru dan harus dinikmati

Di tengah budaya gila kerja yang sedang marak terjadi, kamu akan dengan mudah menemukan sambatan di sosial media. Sambatan itu tidak jauh-jauh dari  keinginan orang-orang untuk lebih bisa menikmati hidup. Namun, sering kali yang terjadi, faktor ekonomi membuat mereka harus berpikir dua kali untuk menerapkannya.

Masalah tersebut nggak akan ditemui ketika kalian menjadi PNS. Sebab, kamu bisa menjalani hidup dengan beban kerja yang lebih santai dari pegawai kantoran. Selain itu, kalian juga tetap mendapat gaji bulanan lengkap dengan tunjangan. Namun ada harga yang dibayar untuk itu, kemampuan kalian tidak akan cepat melesat. 

Menimbang ketiga alasan tersebut, saya jadi semakin hormat dengan Gen Z yang ingin daftar CPNS dan kelak jadi PNS sungguhan. Sebab, memantapkan diri untuk memilih jalan ini bukan perkara gampang. Perlu pemahaman diri dan proses berpikir yang panjang. Orang biasa seperti saya dijamin nggak akan mampu.

Penulis: Dito Yudhistira Iksandy
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Siapa Bilang PNS Itu Zona Nyaman? Zona Nyaman Matamu!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 24 Oktober 2023 oleh

Tags: cpnsdaftar cpnsgen zpegawai negeripegawai swasta
Dito Yudhistira Iksandy

Dito Yudhistira Iksandy

Alumnus Sosiologi Universitas Negeri Surabaya. Bekerja sebagai crew event organizer. Suka menonton anime dan drama korea.

ArtikelTerkait

Cara Mudah Lolos Tes CPNS 2024 untuk Semua Lulusan (Unsplash)

Buat Kamu yang Lulusan SMA, Peluang Lolos Tes CPNS 2024 Menjadi Lebih Besar Setelah Tahu 6 Cara Mudah Ini

20 Agustus 2024
Panduan Memahami Kesejahteraan PNS sebelum Benar-benar Yakin Ikut Tes CPNS Tahun Ini

Panduan Memahami Kesejahteraan PNS sebelum Benar-benar Yakin Ikut Tes CPNS Tahun Ini

6 September 2023
Tes CPNS itu Problematik, Lolos Saja Belum, Sudah Disuruh Pakai Meterai, Logikanya Gimana, sih?

Tes CPNS itu Problematik, Lolos Saja Belum, Sudah Disuruh Pakai Meterai, Logikanya Gimana, sih?

8 September 2024
4 Hal yang Dibenci dan Melukai Hati Orang Madura, tapi Sering Dianggap Biasa Saja oleh Banyak Orang Mojok.co gen z

Tak Ada yang Lebih Menyedihkan ketimbang Hidup Gen Z Madura, Generasi yang Tumbuh Tanpa Peran Orang Tua tapi Harus Tetap Tahan Banting Saat Dewasa

14 April 2026
5 Pengalaman Unik Saya sebagai Gen Z yang Bekerja sebagai Guru Mojok.co

5 Pengalaman Unik Saya sebagai Gen Z yang Bekerja sebagai Guru

28 Agustus 2024
5 Hal Nggak Menyenangkan setelah Lolos CPNS Terminal Mojok

5 Hal Nggak Menyenangkan setelah Lolos CPNS yang Biasa Terjadi

20 Februari 2022
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Stasiun Gubeng Surabaya, stasiun paling membingungkan dan menyebalkan

Stasiun Gubeng Surabaya, stasiun paling membingungkan dan menyebalkan

20 Agustus 2026
30 menit ngopi di angkringan, puluhan info bawah tanah saya dapat (Shutterstock)

30 menit ngopi di angkringan, saya bisa mengakses puluhan informasi bawah tanah

23 Agustus 2026
Hal-hal yang bisa dilakukan di Kopdes Merah Putih selain belanja Mojok.co

Hal-hal yang bisa dilakukan di Kopdes Merah Putih selain belanja

23 Agustus 2026
Pak Ogah pekerjaan yang sia-sia dan nggak menjanjikan di Sumenep Madura Mojok.co

Pak Ogah pekerjaan yang sia-sia dan nggak menjanjikan di Sumenep Madura

20 Agustus 2026
Jelajah kuliner Pasar Gedhe Klaten: pengalaman menikmati segarnya dawet uyup, nikmatnya soto bening, hingga western food kaki lima Mojok.co

Jelajah kuliner Pasar Gedhe Klaten: pengalaman menikmati segarnya dawet uyup, nikmatnya soto bening, hingga western food kaki lima

18 Agustus 2026
Klaten yang dahulu bukanlah yang sekarang, kini semakin hidup dan berkembang Mojok.co

Klaten yang dahulu bukanlah yang sekarang, kini semakin hidup dan berkembang

24 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.