Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Mempertanyakan Alasan Cepu Bisa Jadi Kecamatan yang Ramai di Tengah Kabupaten Blora yang Sepi

Dimas Junian Fadillah oleh Dimas Junian Fadillah
15 Agustus 2024
A A
Mempertanyakan Alasan Cepu Bisa Jadi Kecamatan yang Ramai di Tengah Kabupaten Blora yang Sepi Mojok.co

Mempertanyakan Alasan Cepu Bisa Jadi Kecamatan yang Ramai di Tengah Kabupaten Blora yang Sepi (stasiun.kereta.id)

Share on FacebookShare on Twitter

Kecamatan Cepu tidak seperti kecamatan lain di Kabupaten Blora yang terkenal sepi. Asal tahu saja, Kabupaten Blora kembali menjadi menyandang predikat daerah paling sepi di Jawa Tengah. Sebagai warga lokal, saya maklum saja dengan predikat itu. Ya bagaimana lagi, hampir setengah dari wilayah Kabupaten Blora masih diselimuti hamparan sawah dan hutan jati. 

Data BPS 2024 menunjukkan, luas wilayah Blora mencapai 1.957,29 kilometer persegi. Sementara jumlah penduduknya hanya 907.990 jiwa. Dengan begitu, kepadatan penduduk di Blora hanya sekitar 464 jiwa/km persegi. Melihat angka-angka itu dapat dibayangkan betapa lenggang kabupaten ini. 

ADVERTISEMENT

Akan tetapi, Blora yang lekat dengan kesan sepi tidak berlaku di Cepu. Kecamatan yang berada di sisi paling timur Blora dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Bojonegoro ini tergolong ramai. Ada beberapa alasan yang membuatnya berbeda dengan kecamatan-kecamatan lain di Blora: 

#1 Lokasi Cepu paling strategis dibanding kecamatan lain di Blora 

Cepu Blora sudah menjadi daerah yang strategis sejak dahulu. Salah satu faktornya adalah kandungan potensi alam, minyak bumi, yang besar di kawasan ini. Itu mengapa, akses yang memadai sudah tersedia sejak masa penjajahan Belanda. Akses tersebut utamanya dibangun demi mengangkut minyak bumi ke daerah lain. Namun, perlahan, akses tersebut berpengaruh pada aktivitas ekonomi masyarakat sekitar dan bertahan hingga saat ini. 

Kalau mau ditarik lebih jauh lagi. Jejak Cepu sebagai wilayah yang strategis dan penting sudah ada sejak masa Kerajaan Demak. Di masa itu wilayah Cepu sempat menjadi pusat kerajaan. Inisiasi tersebut dilakukan oleh Arya Penangsang selaku Raja Demak ke-5. Periode pemindahan pemerintahan Kerajaan Demak di Cepu (Jipang) terbilang sangat singkat sebelum akhirnya Arya Penangsang gugur di tangan utusan Adipati Pajang.

#2 Akses transportasi sangat beragam

Ketersediaan transportasi dalam menunjang mobilitas masyarakat menjadi keunggulan lain yang ditawarkan. Adapun fasilitas penunjang kegiatan transportasi yang tersedia di Kecamatan Cepu adalah stasiun, terminal, dan bandara.

Menariknya keberadaan Stasiun Cepu tercatat sudah berdiri sejak tahun 1902 dan diresmikan oleh NIS (Nederlands Indische Spoorweg) atau Perusahaan kereta api Hindia-Belanda. Stasiun Cepu menjadi jalur penting karena sebagai penghubung perjalanan kereta antar provinsi di Pulau Jawa. Jalur tersebut berperan penting hingga saat ini. Tercermin dari jumlah penumpang kereta api di Stasiun Cepu juga meningkat setiap tahunnya. BPS mencatat, pada 2023 terdapat kurang lebih 419.456 penumpang.

Untuk melakukan perjalanan menggunakan kereta dan bus masyarakat dapat memesan tiket sesuai jadwal yang diinginkan. Namun, untuk pembelian tiket pesawat masih terhambat karena belum ada jadwal penerbangan kembali. Tapi setidaknya kecamatan kecil ini punya beberapa alternatif untuk bepergian.

Baca Juga:

Pantai Semilir Tuban, Tetap Menawan di Tengah Kepungan Industri

Mampukah Blora Bangkit dari Julukan Pelosok dan Daerah Tersepi?

#3 Fasilitas sangat komplit dibandingkan Kabupaten Blora

Kecamatan Cepu juga dibekali fasilitas pelayanan publik yang cukup lengkap. Dari mulai ketersediaan pelayanan kesehatan hingga hadirnya perguruan tinggi terkemuka. Salah satu perguruan tinggi di Kecamatan Cepu adalah PEM Akamigas. Politeknik di bawah naungan Kementerian ESDM ini menjadi lembaga pendidikan pencetak ahli di bidang energi dan sumber daya mineral. Jelas saja sebagai salah satu penghasil minyak tentunya Kecamatan Cepu menjadi tempat ideal untuk menempuh pendidikan di bidang tersebut.

Dengan berbagai dinamika yang ada, tak ayal jika Kecamatan Cepu cenderung lebih ramai ketimbang Kabupaten Blora. Bahkan, bergulir wacana pembentukan Cepu Raya untuk menjadikan kawasan Kecamatan Cepu sebagai kota vokasi energi. Tentu wacana tersebut terdengar ndakik-ndakik alias berlebihan untuk direalisasikan. Namun, wacana ini menandakan betapa kecamatan ini begitu dipandang dan diperhatikan. Saya jadi yakin episentrum ekonomi khususnya pada bidang migas dapat segera terwujud di Kecamatan Cepu.

Di atas beberapa alasan yang membuat Cepu begitu berbeda dengan kecamatan-kecamatan lain di Blora. Potensi yang ada di sana membuat Cepu lebih ternama dibanding kecamatan lain. Bahkan, lebih menyita perhatian dibanding Kabupaten Blora sendiri. 

Penulis: Dimas Junian Fadillah
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Mantrijeron, Kecamatan di Kota Jogja dengan Vibes Bantul yang Kental

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 15 Agustus 2024 oleh

Tags: bloracepucepu blorajawa tengah
Dimas Junian Fadillah

Dimas Junian Fadillah

Magister Administrasi Publik, tertarik menulis isu lokal, politik dan kebijakan publik.

ArtikelTerkait

Stasiun Kota Tegal itu Romantis, Sayang Dikorupsi

Stasiun Tegal itu Romantis, Sayang Dikorupsi

26 Mei 2023
UNDIP Semarang Saya Tolak demi Kuliah Dekat Rumah (Unsplash)

Saya Bersyukur Pernah Menolak UNDIP Semarang dan Lebih Memilih Kuliah di Universitas Swasta Dekat Rumah

3 Maret 2024
Wonogiri dan Gunungkidul, Saudara Kembar Beda Nasib

Wonogiri dan Gunungkidul, Saudara Kembar Beda Nasib

8 Oktober 2022
Gombong, Jalur Penghubung Banjarnegara-Kebumen yang Berbahaya

Gombong, Jalur Penghubung Banjarnegara-Kebumen yang Berbahaya

30 September 2023
Nestapa Magelang, Diapit Dua Kota Besar tapi Transportasi Umumnya Nggak Berkembang

Nestapa Magelang, Diapit Dua Kota Besar tapi Transportasi Umumnya Nggak Berkembang

3 September 2023
Terminal Ir Soekarno Klaten Terminal Terbaik di Jawa Tengah

Terminal Ir Soekarno Klaten: Terminal Terbaik di Jawa Tengah yang Menjadi Tuan Rumah Bagi Siapa Saja yang Ingin Pulang ke Rumah

18 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kerja sambil kuliah program Ekstensi UI mengubah cara pandang terhadap pekerjaan saya sebagai ASN Kementerian Mojok.co

Kerja sambil kuliah program Ekstensi UI mengubah cara pandang terhadap pekerjaan saya sebagai ASN Kementerian

10 Agustus 2026
Iuran wajib Hari Kemerdekaan Indonesia itu penjajahan gaya baru (Unsplash)

Tradisi iuran wajib untuk perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia di kampung itu nggak masuk akal karena nggak semua warga punya uang sisa cuma buat panggung hiburan yang bikin berisik

9 Agustus 2026
Warung Tacibay adalah jawaban ketika mahasiswa Malang memasuki tanggal tua Mojok.co

Warung Tacibay adalah jawaban ketika mahasiswa Malang memasuki tanggal tua

7 Agustus 2026
Pengalaman cabut gigi gratis dengan dokter koas: memang nggak keluar biaya, tapi dibayar dengan cuti dan jadwal yang tak tentu

Pengalaman cabut gigi gratis oleh dokter koas: memang nggak keluar biaya, tapi dibayar dengan cuti dan jadwal yang tak tentu

4 Agustus 2026
Bridesmaid dan groomsmen nggak guna di nikahan desa, tetap saja sinoman dan ibu-ibu dapur yang kerja Mojok.co

Bridesmaid dan groomsmen nggak guna di hajatan desa, tetap saja muda-mudi sinoman dan ibu-ibu dapur yang kerja

5 Agustus 2026
Nasib Stasiun Tegalluar, stasiun megah, tapi jauh dari peradaban, kalah ramai dari Padalarang

Nasib Stasiun Tegalluar, stasiun megah, tapi jauh dari peradaban, kalah ramai dari Padalarang

5 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.