Sebelum war tiket mudik, sebaiknya baca dulu cara pilih kursi kereta api ini ~
Banyak orang yang percaya bahwa kereta api adalah pilihan transportasi yang paling aman dan nyaman untuk ditumpangi, terutama untuk perjalanan jarak jauh. Apalagi nanti di bulan Ramadan, khususnya menjelang hari raya Idulfitri, kereta api akan langsung diserbu warga yang akan mudik ke kampung halaman.
Walaupun secara umum kereta api memang nyaman, tapi sebenarnya nggak semua kursi di dalam gerbong kereta itu beneran enak untuk diduduki. Saya nggak menyarankan kalian untuk capcipcup atau memilih kursi secara sembarangan seandainya masih bisa pilih kursi. Salah memilih kursi bisa bikin perjalanan yang seharusnya bisa dipakai untuk beristirahat malah bikin badan makin capek.
Nah, di dalam gerbong kereta itu ada nomor-nomor kursi yang secara spesifik terbukti paling nyaman. Selama duduk di kursi-kursi ini, kamu bisa menikmati perjalanan secara maksimal. Kursi-kursi tersebut harus memenuhi kriteria-kriteria berikut.
Hindari diffuser utama AC kalau nggak mau kedinginan
Ketika kamu datang dari luar lalu duduk di dalam gerbong kereta, keberadaan AC memang bikin badan jadi adem dan berhenti berkeringat. Tapi, percayalah, duduk dekat dengan AC sepanjang perjalanan itu nggak nyaman banget.
Umumnya unit AC utama kereta eksekutif dan New Generation menggunakan AC package yang posisinya itu berada di atap gerbong. Setiap gerbong memiliki unit AC-nya masing-masing. Dari unit AC utama ini, udara dingin dialirkan melalui saluran di langit-langit. Lalu ada diffuser atau lubang hembusan udara yang “meniupkan” udara dingin ini.
Kursi yang berada dekat dengan diffuser utama umumnya akan terasa lebih dingin. Meskipun kamu sudah mengenakan jaket maupun sweater, kursi-kursi ini akan tetap membuat kamu kedinginan.
Efeknya bakalan lebih parah kalau kamu memang tipikal manusia yang gampang kedinginan atau bahkan gampang sakit. Makanya, saya nggak menyarankan kamu yang bepergian bersama lansia atau anak-anak untuk memilih kursi dekat diffuser AC. Lebih baik pilih kursi bagian tengah yang jauh dari diffuser AC.
Cara pilih kursi kereta api paling gampang, jauh dari pintu masuk penumpang,
Sebagai seorang light sleeper yang gampang kebangun gara-gara suara, duduk di kursi paling depan maupun belakang yang dekat dengan pintu rasanya sangat menyiksa saya. Setiap ada penumpang lain atau petugas lalu lalang, saya nggak bisa tidur.
Belum lagi pintu otomatisnya nggak langsung tertutup kan. Selagi pintu belum tertutup, suara-suara dari luar pun masuk. Lebih parah lagi kalau ada orang yang mengobrol di dekat toilet kereta.
Selain itu, karena kursi ini dekat sekali dengan toilet, bau pesing juga menusuk hidung kalau kita sedang apes. Kursi di posisi ini memang nggak recommended sama sekali. Berbeda sekali dengan kursi bagian tengah yang lebih aman karena posisinya di tengah.
Baca juga Siasat Naik Kereta Ekonomi Solo-Nganjuk agar Kursi Tidak Hadap Belakang.
Hindari suspensi kereta
Suspensi kereta ini umumnya berada di ujung gerbong. Fungsinya adalah untuk meredam getaran dari rel dan menstabilkan gerbong saat akan berbelok, akselerasi, dan ngerem.
Dengan kata lain, penumpang yang duduk kursi yang berada di ujung gerbong itu akan lebih merasakan getaran dan guncangan akibat dari suspensi kereta. Suara rel kemungkinan juga akan terdengar lebih keras. Selain karena efek dari posisi suspensi kereta, kursi di ujung memang dekat dengan pintu masuk penumpang sehingga ketika pintu terbuka, suara gesekan dengan rel ikut terdengar.
Duduk di kursi yang posisinya di tengah biasanya guncangannya lebih halus. Maka dari itu, saya nggak menyarankan penumpang yang gampang pusing atau mabuk perjalanan atau berniat tidur untuk duduk di kursi yang dekat dengan suspensi kereta.
Lantas, kursi nomor berapa yang memenuhi ketiga kriteria ini? Untuk kereta eksekutif dan New Generation, posisi terenak dan ternyaman jatuh ke nomor kursi 7, 8, atau 9. Yaps, ketiga nomor ini posisinya tepat berada di tengah gerbong kereta.
Cara pilih kursi kereta api di atas bisa diterapkan ketika wae tiket mudik nanti. Kalau memang kalian masih bisa memilih, cobalah untuk memilih kursi nomor 7, 8, atau 9. Rasakan perbedaannya dengan duduk di nomor kursi lain, khususnya yang berada di paling ujung.
Penulis: Noor Annisa Falachul Firdausi
Editor: Kenia Intan
BACA JUGA Membayangkan Jalur KA Kalisat Jember-Bondowoso Aktif Kembali, Pasti Banyak Manfaatnya.
Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
