Informasi
ADVERTISEMENT

Saya Bukan Mahasiswa Pintar, tapi Bisa Menyelesaikan Skripsi dalam 2 Minggu, Sini Saya Kasih Tahu Strateginya

Dosen Pembimbing Nggak Minta Draft Skripsi Kertas ke Mahasiswa Layak Masuk Surga kaprodi

#4 Mempelajari kesalahan dari pengalaman kating

Selain mencari tahu watak dosbing, kalian juga harus mempelajari kesalahan dari pengalaman kating, yang skripsinya dijadikan inspirasi. Strategi ini akan semakin efektif jika dosbingnya juga sama. Kalian bisa mempelajari bagaimana hambatan selama pengerjaan skripsi, termasuk rekam jejaknya ketika menghadapi masalah sama dosbing.

Tapi ingat, strategi ini bisa berlaku kalau kating kalian sebelumnya sudah menjadi teman dekat. Kalaupun belum akrab, pastikan niat kalian tidak terlalu terlihat jelas saat mempelajari kesalahan mereka. Tentu saja itu kurang etis, karena berkaitan dengan perjuangan skripsi. Saran saya, lakukan strategi ini dalam konteks berdiskusi, supaya tetap fair sebagai pembelajaran akademis.

#5 Punya rencana dan deadline sendiri

Karena niatnya menyelesaikan skripsi dalam waktu singkat, tidak bisa tidak, kalian harus punya rencana dan deadline sendiri. Tapi usahakan, rencana dan deadline-nya itu yang realistis, jangan serampangan tanpa mengetahui kapasitas diri dan kesibukan lain. Percayalah, mau seketat apa pun rencana dan deadline-nya, hasilnya pasti berantakan kalau nggak realistis.

Saran saya, kalau bisa setiap hari itu harus ada rencana yang disusun lengkap dengan deadline-nya. Misal, rencana bab 1, 2, dan 3 harus selesai dalam tiga hari, buatlah jadwal harian yang detail, mulai dari jam mulai pengerjaan, subtopik yang akan dikerjakan, hingga batas jamnya. Semakin detail penyusunannya, semakin besar pula kemungkinan rencana dan deadline kalian berhasil.

Tapi harap diingat, semua strategi yang sudah saya jelaskan ini tidak akan membuahkan apa-apa niat jika kalian nggak punya niat dan komitmen yang kuat. Sebab, skripsi ini bagi saya bukan cuma memerlukan kepintaran dan strategi, tetapi juga kemauan untuk legowo menghadapi masalah-masalah di setiap prosesnya.

Penulis: Achmad Fauzan Syaikhoni
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Skripsi Tak Hanya Sulit, Juga Mahal: Sudah Biaya Cetaknya Mahal, Berkali-kali pula, tapi Nggak Semua Dosen Mau Bimbingan Pakai Soft File

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Terakhir diperbarui pada 5 September 2024 oleh .

Achmad Fauzan Syaikhoni

Pemuda setengah matang asal Mojokerto, yang selalu ekstase ingin menulis ketika insomnia. Pemerhati isu kemahasiswaan, lokalitas, dan hal-hal yang berbau cacat logika.