Informasi
ADVERTISEMENT

Cara Isi Bensin yang Jelas Lebih Masuk Akal Menghindari Kecurangan Oknum SPBU daripada Pakai Angka Ganjil yang Ribet dan Kocak

3 Hal yang Saya Takutkan Saat Isi Bensin di SPBU Self Service sebagai Introvert isi bensin

Kecurangan SPBU bukan tanggung jawab kita

Satu hal lagi, kalau alasannya menggunakan “teori konspirasi” adalah untuk membuat SPBU plat merah yang curang agar kembali jujur, itu bikin capek doang. Pertama, mereka bukan pemain tunggal. Kita bisa pilih SPBU lain yang memang jelas jujur dan bikin kita senang. Kedua, kok bisa ada perusahaan yang berbuat salah tapi malah kita yang harus benahi? Kita ini konsumen, kalau nggak sreg itu kritik. Bukan malah ikut benahi sistemnya. Kerajinan.

Apalagi, kalau ternyata hal yang diterangkan dan diajak hanya perkara sugesti belaka. Deddy Corbuzier lu? Orang mau isi bensin, terus merasa SPBU yang dihampiri tidak jujur, kok malah ditambah beban yang lain. Bukan kita yang harus isi bensin ganjil, tapi kelakukan ganjil para oknum ini yang harusnya ditebas sekalian. 

Udah lah, daripada mikirin hal ribet terus malah dikatain ribet, jatuhnya malah kocak. Saya sarankan sekali lagi, buat kamu-kamu semua, ada cara yang lebih mudah dan gampang. Anti ribet juga. Pindah ke SPBU swasta. Sekali lagi. Pindah. Ke. SPBU. Swasta. Udah paling aman.

Penulis: Nasrulloh Alif Suherman
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Jika Kepepet, Mending Beli Bensin di Pom Mini Atau Bensin Eceran dalam Botol?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 24 November 2024 oleh .

Nasrulloh Alif Suherman

Alumni S1 Sejarah Peradaban Islam UIN Jakarta. Penulis partikelir di selang waktu. Sangat menyukai sejarah, dan anime. Kadang-kadang membuat konten di TikTok @waktuselang.