Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Olahraga

Burundi Memang Lawan yang Tepat untuk Timnas Indonesia, Levelnya kan Baru Segitu

Zubairi oleh Zubairi
12 Maret 2023
A A
Burundi Memang Lawan yang Tepat untuk Timnas Indonesia, Levelnya kan Baru Segitu

Burundi Memang Lawan yang Tepat untuk Timnas Indonesia, Levelnya kan Baru Segitu (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Timeline Twitter ramai dengan perkara lawan uji tanding timnas Indonesia di FIFA Matchday Maret, yaitu Burundi. Saya bingung dengan reaksi orang-orang yang heran kenapa lawan Timnas adalah salah satu negara miskin. Lah?

Padahal asal kalian tahu, sebenarnya, Burundi ini justru lawan yang benar-benar pas untuk Indonesia, negara yang seri lawan Thailand aja dianggap prestasi.

ADVERTISEMENT

Sepak bola dan kemiskinan

Kalau sepak bola mau diukur dari sudut kemiskinan, maka saya mau mengatakan bahwa, Burundi adalah lawan yang pas. Lha, kok bisa? Sebab, masih banyak juga rakyat Indonesia yang terjerat dalam kemiskinan. Ini jelas semua orang tahu, kalau kemiskinan jelas jadi problem utama di Indonesia.

Artinya, kalau ngatain Burundi miskin, baiknya tuh kita ngaca dulu. Kebanyakan dari kita itu miskin, sama aja kek mereka.

Sepak bola Burundi, tamparan keras buat sepak bola Indonesia

Yang kita perlu pikiran sebetulnya, bukan kemiskinan Burundi. Tapi, bagaimana bisa negara miskin itu tangga posisinya di ranking FIFA lebih baik ketimbang Indonesia. Apa jurus andalannya, kok bisa jika SDM dan SDA Burundi dianggap sekarat, sepak bolanya mampu lebih oke ketimbang Indonesia dalam konteks ranking FIFA.  

Ini adalah tamparan buat sepak bola Indonesia, dan PSSI harus mengambil hikmah di balik itu. Bisakah para orang-orang penting yang duduk di kursi kepengurusan sepak bola Indonesia berbenah dan berkaca atas Burundi?

Jawabnya sih tentu saja… bisa. Kalian kira saya mau bilang nggak bisa ya? Anda salah, Rafael.

FIFA Matchday untuk mengumpulkan poin 

Laga FIFA Matchday itu bukan ajang pencarian bakat atau perekrutan talenta muda yang latar belakangnya adalah anak muda yang terlahir dari orang kaya. Tetapi, ya untuk mendulang kemenangan buat Indonesia, untuk mengumpulkan poin agar posisi timnas Indonesia (151) ini lebih baik lagi, yang tentu saja tanpa mengenal lawannya background kehidupannya seperti apa. 

Baca Juga:

Nonton timnas Indonesia di Youtube Reza Arap memang aneh, komentator nggak jelas, tapi jangan menghujat dulu

Benang yang Kembali Kusut: Langkah Membingungkan PSSI Memecat STY di Tengah Jalan  

Dan Burundi, kita yakin adalah lawan pas buat timnas Indonesia. Kita yakin juga, kalau timnas Indonesia bakalan bisa memetik kemenangan di partai ini. Perkara mainnya buruk dan jauh dari standar yang harusnya dicapai, ya nggak peduli. Poin, Cong, poin!

Minta Timnas lawan tim kuat itu aneh

Jika Burundi dianggap kurang bikin greget, dicap kurang kuat untuk meladeni permainan Indonesia, kayaknya sampean perlu menyadari satu hal bahwa jika lawannya Indonesia adalah negara kuat, sebuah keniscayaan kalau Indonesia bakal menjadi kucing-kucingan semata. Tak menutup kemungkinan, Indonesia akan tumbang juga. Emang seneng ya lihat begitu? 

Dikasih lawan Burundi masih aja suka begini sampean-sampean ini. Ayolah, hargai usaha Pak Erick Thohir yang susah payah mencari lawan uji coba di FIFA Matchday ini. Biar keliatan kerja gitu lho.

Penulis: Zubairi
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Timnas Indonesia Punya Sayap, tapi Tidak Terkepak

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 12 Maret 2023 oleh

Tags: burundiFIFA matchdayTimnas Indonesia
Zubairi

Zubairi

Pemuda asli Sumenep, Madura yang biasa makan nasi jagung dan gengan kelor.

ArtikelTerkait

piala dunia

Indonesia, Sepak Bola, dan Harapan Berlaga di Pentas Piala Dunia

21 Juli 2019
suporter timnas indonesia

Timnas Indonesia dan Betapa Gampangnya Pendapat Suporter Indonesia Berubah

18 Juni 2019
Iwan Bule dan Jasanya yang Kelewat Besar untuk Timnas

Iwan Bule dan Jasanya yang Kelewat Besar untuk Timnas

10 Juni 2022
Timnas U17 Imbang, Piala Dunia U17 Surabaya Agak Bikin Kecewa (Dokumen pribadi)

Timnas U17 Imbang ketika Piala Dunia U17 di Surabaya Diwarnai Chaos Terkait Shuttle Bus bikin Penonton Sempat Bingung Waktu Mau Pulang

11 November 2023
Erspo Harus Belajar dari Puma yang Pernah Dibilang Tak Layak untuk Sekadar Produksi Kondom (Unsplash)

Erspo Harus Belajar dari Puma yang Pernah Dibilang Tak Layak untuk Sekadar Produksi Kondom

2 April 2024
Nonton timnas Indonesia di Youtube Reza Arap memang aneh (Wikimedia Commons)

Nonton timnas Indonesia di Youtube Reza Arap memang aneh, komentator nggak jelas, tapi jangan menghujat dulu

1 Agustus 2026
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Kuliah S2 itu cuma lanjutan, kualitas asli seseorang justru terlihat saat kuliah S1 Mojok.co

Kuliah S2 itu cuma lanjutan, kualitas asli seseorang justru terlihat saat kuliah S1

18 Agustus 2026
Presiden benar, pendapatan ojol naik hingga 3 kali lipat, tapi syarat dan ketentuan berlaku Mojok.co

Presiden benar, pendapatan ojol naik hingga 3 kali lipat, tapi syarat dan ketentuan berlaku

18 Agustus 2026
Stop denial, sound horeg adalah diskotik yang dipaksa masuk desa (Unsplash)

Stop denial, sound horeg adalah diskotik yang dipaksa masuk desa hanya demi memuaskan ego merusak milik segelintir orang

17 Agustus 2026
Gen Z lanjut S2 bukan karena ambisi, tapi patah hati (Unsplash)

Banyak Gen Z lanjut S2 bukan karena gelar dan ambisi, tapi karena patah hati dan bingung mau ngapain lagi

20 Agustus 2026
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menyepelekan mahasiswa Administrasi Pemerintahan bukti dia keliru memahami jurusan ini Mojok.co

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menyepelekan mahasiswa Administrasi Pemerintahan bukti dia keliru memahami jurusan ini 

22 Agustus 2026
Pengalaman pertama kali menginap di hotel kapsul dekat Stasiun Tugu Jogja. Nyaman sih, tapi nggak cocok untuk berlama-lama Mojok.co

Pengalaman pertama kali menginap di hotel kapsul dekat Stasiun Tugu Jogja. Nyaman sih, tapi nggak cocok untuk berlama-lama

22 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.