Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan

Benarkah Bekerja dengan Baik Bikin Kita Dimanfaatkan oleh Bos dan Rekan Kerja?

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
1 Juni 2021
A A
bekerja dengan baik kerja 4 hari dalam seminggu mojok

bekerja dengan baik kerja 4 hari dalam seminggu mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Dulu, ada salah satu rekan kerja yang memberikan nasihat supaya saya bekerja dengan biasa saja. Katanya, kalau kita bekerja dengan baik, nanti bosnya yang seneng. Saya sih nggak tahu kenapa tiba-tiba nasihat itu terlontar untuk saya. Apakah mungkin saya ini di mata beliau terlihat bekerja dengan sangat luar biasa sehingga perlu diingatkan untuk menarik rem? Ataukah kalimat tersebut hanya sebatas nasihat dari senior pada junior? Entahlah. Yang pasti, saya tidak terlalu akrab dengan beliau sehingga nasihat itu tidak berujung pada sebuah obrolan yang panjang.

Pada kondisi yang lain, saya juga punya kawan yang sering kali bercerita tentang betapa berat beban di tempat kerjanya. Satu pekerjaan belum selesai, sudah ditimpa dengan pekerjaan-pekerjaan lain. Seolah karyawan cuma dia seorang, yang lainnya aglonema. Padahal karyawan ya akeh. Tapi, si bos maunya pekerjaan itu dia yang garap. Konon kabarnya, si bos sudah percaya sama hasil kerja dia. Jadi segala pekerjaan ditumplek breg ke dia semua. Oh, ya, kawan saya ini bekerja di bidang jasa. Salah satu tugas dia adalah membuat proposal penawaran dan mengajak orang-orang untuk menggunakan jasa tempat dia bekerja.

Dua situasi yang saya alami di atas, pernah membuat saya berpikir seperti ini: benarkah bekerja dengan baik bisa membuat kita jadi dimanfaatkan? Entah itu dimanfaatkan oleh bos ataupun oleh rekan kerja sendiri. Hayo ngaku, kalian pasti punya teman kerja nggak ada akhlak yang suka tiba-tiba minta tolong, kan? Padahal ya aslinya bisa nggarap sendiri. Tapi, karena tahu kita ini baik hati dan nggak kepenak-an, langsung maen minta tolong aja. Hih.

Pertanyaan soal bekerja dengan baik dan kecenderungan untuk dimanfaatkan semakin mengusik ketika di suatu obrolan, ada teman yang berseloroh bahwa sekeras apa pun kita bekerja, selama kita masih berstatus karyawan, kita nggak akan bisa lebih kaya dari si bos.

Semb. Iya tah iya.

Tapi, apakah guyonan yang sesuai dengan fakta di lapangan itu bisa dijadikan alasan untuk bekerja ala kadarnya? Bekerja biasa saja supaya tidak dimanfaatkan oleh bos ataupun sesama rekan kerja yang lain?

Oh, tidak semudah itu. Tergantung siapa orangnya. Wong aslinya mental pekerja keras itu bagian dari karakter, kok. Kalau memang karakter aslinya workaholic, mau dijejali apa aja ya nggak mempan. Dikasih pekerjaan sebanyak apa pun tetap bakal dikerjakan dengan sungguh-sungguh dan bertanggung jawab. Gimana, ya? Mau males-malesan bukan style-nya, gitu. Meski dalam hati sebenarnya sadar sedang dimanfaatkan, tapi bisa apa? Anggap saja sebagai sebuah nasib.

Jadi, jika kembali pada pertanyaan yang juga menjadi judul dari tulisan ini, yaitu benarkah bekerja dengan baik bisa membuat kita jadi dimanfaatkan? Jawabannya sudah jelas: Iya. Contohnya ya saya teman saya yang di-bruk-in pekerjaan itu. Dianggap mampu, akhirnya ditambahi pekerjaan lagi dan lagi. Nggak ada habisnya. Teman saya lelah, bos-nya yang sumringah. Punya karyawan yang bisa diandalkan gitu, loh~

Baca Juga:

Guru PAUD Itu Bukan Profesi Sepele dan Nggak Akan Pernah Sepele

3 Alasan PNS Seharusnya Nggak Usah Lembur

Meskipun dimanfaatkan itu menyakitkan, tapi, ada satu kalimat bijak yang saya rasa pas untuk menutup tulisan ini. Begini bunyinya:

Jika kinerjamu dua juta tapi gajimu hanya satu juta, maka satu juta lainnya akan diberikan rezeki dalam bentuk yang lain: sehat, bahagia, teman yang baik, dan lain-lain. Tapi, jika kinerjamu hanya satu juta sedang gajimu dua juta, maka satu jutanya akan diambil dengan cara yang lain : sakit, kena musibah, dan lain-lain.

Apik, to?

Hoya jelas. Namanya juga quote. Sayangnya hidup nggak seindah quote, tur quote-nya juga ra mashok, Mylov~

BACA JUGA Bekerja Kok untuk Duit, Aneh dan artikel Dyan Arfiana Ayu Puspita lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 28 Desember 2021 oleh

Tags: beban kerjabekerja dengan baikBosHiburan Terminaloverwork
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

Saya Adalah Salah Satu Korban Iklan Mi Instan Lemonilo yang Ternyata Rasanya Bikin Kecewa terminal mojok

Iklan Lemonilo, Pertanda Bencana Akan Datang di Sinetron Indonesia

30 Mei 2021
need for speed most wanted mojok

‘Need for Speed: Most Wanted’, Sekuel NFS Paling Memorable

1 Juli 2021
jakarta bebas rokok rokok andalan iklan sampoerna rokok mojok

Iklan Kritik Sosial Terbaik Jatuh kepada Sampoerna A Mild

11 Juli 2021
Tak Kalah dari Negara Asia Timur Lainnya, Ini Film Taiwan yang Layak Ditonton! terminal mojok.co

Tak Kalah dari Negara Asia Timur Lainnya, Ini Film Taiwan yang Layak Ditonton!

30 Juli 2021
eden hazard carlo ancelotti luis enrique david alaba vinicius junior real madrid vs chelsea mojok

David Alaba dan Real Madrid: Perkawinan Dua Entitas Spesial

29 Mei 2021
skyrim mojok

Kata Siapa Final Fantasy Gim RPG Terbaik? Belum Pernah Main Skyrim ya?

11 Juli 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tas ASUS Adalah Tas Terbaik dan Paling Awet yang Pernah Saya Pakai

Tas ASUS Adalah Tas Terbaik dan Paling Awet yang Pernah Saya Pakai

9 April 2026
Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg Mojok.co

Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg

5 April 2026
4 Hal yang Harus Penumpang Ketahui tentang Stasiun Duri, Si Paling Sibuk dan Melelahkan se-Jakarta Barat

Stasiun Duri Lebih Bikin Stres dari Manggarai: Peron Sempit, Tangga Minim, Kereta Lama Datang

9 April 2026
Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup Pola Pikir Pecundang (Unsplash)

Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup untuk Hidup dan Berpotensi Bikin Pekerja Tetap Miskin Adalah Pola Pikir Pecundang yang Nggak Tahu Cara Bertahan Hidup

6 April 2026
Dilema Warga Brebes Perbatasan: Ngaku Sunda Muka Tak Mendukung, Ngaku Jawa Susah karena Nggak Bisa Bahasa Jawa

Brebes Punya Tol, tapi Tetap Jadi Kabupaten Termiskin di Jawa Tengah

10 April 2026
Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

8 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.