Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Masalah Banjir Rob di Morodemak Tak Akan Selesai Jika Sumur Bor Tetap Lestari

Muhammad Azam Multazam oleh Muhammad Azam Multazam
14 Juli 2023
A A
Masalah Banjir Rob di Morodemak Tak Akan Selesai Jika Sumur Bor Tetap Lestari

Masalah Banjir Rob di Morodemak Tak Akan Selesai Jika Sumur Bor Tetap Lestari (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Rob di Morodemak tak akan selesai jika sumur bor masih begitu lestari

“Mas, motorku habis sejuta lima ratus,” begitu bunyi WhatsApp masuk dari istri saya yang berada di bengkel.

Pagi itu istri yang kebetulan ngajarnya libur, waktunya dibuat ke bengkel buat jenguk motornya yang sudah mondok seharian. Motornya bermasalah. Ternyata ia mengirimkan juga foto nota total biaya perbaikan motornya. Banyak kerusakan yang harus diganti. Dari tiga baris yang tertulis di kertas nota, yang bikin bengkak totalan adalah ganti spul motor. Itulah pemicu utama yang menyebabkan motor mogok, begitulah kata bapak bengkelnya.

Malangnya, kerusakan itu beruntun seminggu setelah tragedi rangka bagian depan motor istri patah. Tentu, ini disebabkan kondisi pada rangka motor yang sudah mengalami pengkaratan. Dibawalah motor ke bengkel las untuk mendapatkan penanganan cepat.

Setahun terakhir, motor istri memang sering masuk bengkel. Tapi baru kali ini saya mengalami kerusakan spul motor. Biasanya paling cuma ganti koil, laker, atau masalah bannya seret. Sementara, biayanya tidak nyampe sejuta. Begitupun dengan motor saya sendiri. Bagi kami, yang hidup di daerah yang tiap harinya terkepung rob, motor sering berkunjung ke bengkel memaksa kami untuk menerima kenyataan dengan tabah. Namun, sekali lagi, baru kali ini kerusakan motor yang membuat saya mbatin, sekarang kok sering nggilani begini, ya.

Sejak hari itu, saya sering sambat saat pulang kerja yang disambut dengan air rob lumayan tinggi. Duh, kondisi kok begini terus, masak rob terus, di mana tangan pemerintah untuk membantu memberikan solusi? Tentu saja sambatan itu tidak keluar suara. Cuma dibatin saja.

Masalah rob di Jawa Tengah

Di Jawa Tengah, soal rob memang bukan hanya terjadi di Desa yang kami tempati saja. Di Kabupaten Demak, selain Morodemak ada Desa di wilayah Kecamatan Sayung yang mengalami hal serupa. Semarang dan Pekalongan pun sama. Namun, pemberitaan media dan tangan pemerintah jarang menjangkau fenomena rob di Kecamatan Bonang.

Bagi saya, orang yang tidak mempunyai akses komunikasi dengan orang yang duduk di kursi pemerintahan, memberitakan fenomena rob di Kecamatan Bonang adalah suatu hal yang penting. Ya, siapa tahu bernasib seperti di Lampung pada beberapa bulan lalu, ditinjau Presiden lalu ada upaya penanganan tindaklanjut.

Baca Juga:

Perjalanan ke Pati Lewat Pantura Bikin Heran: Kudus Sudah Mulus, Demak Masih Penuh Lubang

Orang Pantura Adalah Orang Paling Tabah, Mereka Paling Kuat Menghadapi Kesengsaraan karena Banjir

Kita tahu memang rob merupakan salah satu risiko bagi warga yang bermukim di pesisir. Ketika melihat keluhan korban rob, mereka yang tidak merasakan rob akan berkomentar “kalau nggak mau rob, ya pindah saja!”, “rumahnya dipindah gunung saja” atau komentar lain yang sejenis. Bagi saya sah-sah saja berkomentar begitu. Sebab, komentar-komentar itu hanya dilontarkan oleh mereka yang nirempati tak tahu situasi.

Padahal, warga sudah berkali-kali iuran untuk meninggikan jalan dalam upaya menghindarkan kampungnya dari jangkauan rob. Begitupun dengan pemerintah, yang akan merealisasikan pengerukan sungai dan pembangunan jalan yang rusak akibat genangan rob saban hari.

Saya tahu, bahwa masalah ini bukan masalah sepele. Perlu mitigasi serius. Memang, dengan meninggikan jalan dan pengerukan sungai adalah bagian dari upaya menanggulangi rob. Namun, tidak cukup hanya dengan hal semacam itu. Masalah rob tidak cukup dengan solusi peninggian jalan saja. Sebab, tiap tahun kondisi tanah akan mengalami penurunan 1-5 sentimeter, bahkan sampai 18 sentimeter seperti yang dialami di wilayah Jakarta.

Misalnya, tahun ini dilakukan pembangunan jalan, dua tahun kedepan tergenang rob lagi. Lalu dilakukan peninggian jalan lagi, terkena rob lagi. Dibangun lagi, kena rob lagi. Mosok ya gitu terus?

Morodemak perlu menghentikan penggunaan sumur bor

Kita tahu memang tiap tahun kondisi tanah yang kita pijak ini mengalami penurunan. Sementara, faktor penurunan tanah yang signifikan salah satunya disebabkan banyaknya eksploitasi air tanah secara berlebihan, seperti maraknya penggunaan sumur bor. Di Kecamatan Bonang sendiri, khususnya di desa-desa yang terdampak rob, hampir seluruh warga disana yang mengandalkan sumur bor untuk kebutuhan air.

Memang sih sumur bor cukup membantu untuk kebutuhan air dalam kehidupan sehari-hari. Tapi, juga perlu diperhatikan bersama untuk kondisi lingkungan, khususnya kondisi tanah. Sumur bor akan membuat adanya rongga di bawah tanah yang disebabkan adanya eksploitasi air dengan skala besar.

Nah, dari situ kondisi tanah akan mengalami pergeseran, penurunan amblas. Dengan demikian, peralihan dari penggunaan sumur bor adalah keputusan yang tepat. Sehingga kondisi tanah di wilayah yang terdampak rob, seperti di Desa Morodemak tidak terus mengalami penurunan. Apalagi struktur sedimen Desa Morodemak berkriteria lumpur dan liat.

Dengan cara berhenti dari penggunaan sumur bor merupakan bagian dari upaya menjaga agar tanah tidak mengalami kemerosotan yang signifikan, yang nantinya akan menyebabkan parahnya rob. Begitupun di Morodemak, jika semakin melestarikan sumur bor, maka sama halnya membiarkan rob mengancam.

Penulis: Muhammad Azam Multazam
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Tanggul di Pesisir Pekalongan: Bukti Mitigasi Bencana yang Ngaco

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 14 Juli 2023 oleh

Tags: banjir robdemakmorodemaksumur bor
Muhammad Azam Multazam

Muhammad Azam Multazam

Pegawai Biasa, Anaknya Bakul Ompreng.

ArtikelTerkait

Jalan Kudus-Demak buat Pengendara yang Bernyali Besar

Jalan Kudus-Demak buat Pengendara Bernyali Besar

7 Juni 2023
Semarang Nggak Cocok Jadi Tempat Pensiun, Kota Ini Semakin Sibuk dan Sesak Menyerupai Jakarta Mojok.co

4 Hal Unik di Semarang yang Bikin Pendatang Bakal Keheranan, seperti Togel yang Masih Ada dan Berlipat Ganda

8 Maret 2024
Kabupaten Pati dan “3 Dosa” yang Membuat Saya Malas Pulang (Unsplash)

Rindu Pulang ke Kabupaten Pati, tapi Jalan Rusak, Banjir Rob, dan Pengendara Ugal-ugalan Bikin Malas Mudik

16 September 2023
Kilas Balik Stasiun Brumbung Demak, Salah Satu Stasiun Tertua yang Pernah Jadi Kawasan Prostitusi

Kilas Balik Stasiun Brumbung Demak, Salah Satu Stasiun Tertua yang Pernah Jadi Kawasan Prostitusi

28 Mei 2023
Orang Demak Culture Shock ketika Merantau ke Jogja, Ternyata Jogja Nggak Sempurna Mojok.co

Orang Demak Culture Shock ketika Merantau ke Jogja, Ternyata Jogja Nggak Sesempurna Itu

2 Mei 2024
Mak Jah, Si Wonder Woman dari Desa Bedono Demak Terminal Mojok

Mak Jah, Sang Wonder Woman Indonesia dari Desa Bedono Demak

16 Desember 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tips Membuka Bisnis Rental Mobil Selama Lebaran untuk Pemula, Alias Nggak Usah!

Tips Membuka Bisnis Rental Mobil Selama Lebaran untuk Pemula, Alias Nggak Usah!

14 Maret 2026
5 Kasta Kursi KA Probowangi yang Menentukan Nyaman Tidaknya Perjalanan Mudikmu

5 Kasta Kursi KA Probowangi yang Menentukan Nyaman Tidaknya Perjalanan Mudikmu

15 Maret 2026
Bisnis Mobil Rental: Keuntungannya Selangit, Risikonya Juga Selangit rental mobil

Rental Mobil demi Gengsi Saat Pulang Kampung Lebaran Adalah Keputusan yang Goblok

12 Maret 2026
Kontrakan di Jogja itu Ribet, Mending Sewa Kos biar Nggak Ruwet, Beneran   pemilik kos

4 Kelakuan Pemilik Kos yang Bikin Jengkel Penyewanya dan Berakhir Angkat Kaki, Tak Lagi Sudi Tinggal di Situ

13 Maret 2026
Honda Spacy: “Produk Gagal” Honda yang Kini Justru Diburu Anak Muda

13 Tahun Bersama Honda Spacy: Motor yang Tak Pernah Rewel, sekaligus Pengingat Momen Bersama Almarhum Bapak

18 Maret 2026
Bertahan dengan Innova Reborn Jadul daripada Ganti Innova Zenix karena Terlalu Canggih untuk Orang Kabupaten seperti Saya Mojok.co

Bertahan dengan Innova Reborn Jadul daripada Ganti Innova Zenix karena Terlalu Canggih untuk Orang Kabupaten seperti Saya

16 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • 3 Cara Gen Z Habiskan THR, padahal Belum Tentu Dikasih dan Jumlahnya Tidak Besar tapi Pasti Dibelanjakan
  • Dear KUA, Apa Alasan Terbaik bagi Kami untuk Menikah saat Situasi Dunia Sedang Kacau-Kacaunya?
  • Mudik Gratis BUMN 2026: Hemat Rp600 Ribu dari Jakarta-Solo Tanpa Pusing Dana THR Berkurang
  • Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali 
  • Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman
  • Kapok Terlalu Royal ke Teman: Teman Datang karena Ada Butuhnya, Giliran Diri Sendiri Kesusahan Eh Diacuhkan meski Mengiba-iba

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.