Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Banyak Tugu di Bangkalan Madura Jadi Tak Bermakna karena Pemerintahnya Tak Bisa Kerja

Abdur Rohman oleh Abdur Rohman
26 Oktober 2024
A A
Banyak Tugu di Bangkalan Madura Jadi Tak Bermakna karena Pemerintahnya Tak Bisa Kerja Mojok.co

Banyak Tugu di Bangkalan Madura Jadi Tak Bermakna karena Pemerintahnya Tak Bisa Kerja (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Ada Tugu Kota Salak, tapi produksi salaknya masih kalah jauh dari daerah lain

Ada satu hal yang kerap digambarkan sebagai ikon Bangkalan Madura yakni Kota Salak. Bahkan, ikon ini didukung dengan berdirinya beberapa Tugu Kota Salak di Bangkalan Madura. Akan tetapi, kalau kita bandingkan dengan kabupaten/kota lain di Jawa Timur, julukan Kota Salak untuk Bangkalan Madura ini terlalu berlebihan. Sebab, ada banyak kabupaten/kota di Jawa Timur yang produksi salaknya lebih tinggi daripada Bangkalan Madura.

Pada 2023, Bangkalan Madura hanya memproduksi salak sebanyak 20 ribu kuintal. Coba bandingkan dengan kabupaten/kota lain. Misal, Jember dan Bojonegoro yang produksinya masing-masing sampai 200 ribu kuintal. Sementara Lumajang menyentuh 300 ribu kuintal. Bahkan, di tahun ini Malang bisa memanen hingga 2 juta kuintal.

ADVERTISEMENT

Apalah produksi Bangkalan kalau dibandingkan dengan kabupaten/kota di Jawa Timur. Bangkalan hanya tinggi jika dibandingkan dengan kabupaten lain di Madura.

Semua ini salah pemerintah Bangkalan

Saya tidak memungkiri, 3 tugu di atas aslinya bisa menggambarkan keunikan kabupaten tercinta. Hanya saja, ketiganya kini sudah tidak lagi menggambarkan kondisi Bangkalan Madura sebenarnya. Siapa yang salah? Jelas, pemerintah!

Kondisi pendidikan yang miris karena pemerintahnya tidak punya semangat bebas tributa pada rakyatnya. Bayangkan kalau semangat yang dimiliki Tugu Bebas Tributa ini jadi perhatian pemerintah, jangan ragu kalau Bangkalan Madura suatu saat akan jadi ikon kota pendidikan di Jawa Timur.

Lalu, tugu Adipura, tak menutup kemungkinan Bangkalan Madura bisa memerolehnya kembali jika pemerintahnya serius mengatasi permasalahan lingkungan. Kemudian, Tugu Kota Salak, ikonnya ini bisa tumbuh kembali jika pemerintah mampu melakukan pembinaan pada para petani salak dengan baik.

Itu hanya opini dan saran dari saya saja ya. Selanjutnya, saya tetap kembalikan pada kalian yang punya wewenang, kekuasaan, dan uang pajak yang kita bayar. Sungguh, Bangkalan Madura ini sangat kaya. Tinggal pejabat pemerintahnya saja mau atau tidak untuk kerja.

Penulis: Abdur Rohman
Editor: Kenia Intan 

Baca Juga:

Jangan cuma mengingat stereotip negatifnya, nyatanya orang Madura itu jago banget masak

Jangan ke Surabaya Utara saat siang hari, jalannya bikin emosi, panasnya nggak masuk akal!

BACA JUGA Sebagai Warga Bangkalan, Saya Iri pada Kabupaten Sampang yang Diam-diam Mulai Berbenah. Bangkalan Lewat!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 27 Oktober 2024 oleh

Tags: Bangkalanbangkalan maduramaduratugu
Abdur Rohman

Abdur Rohman

Seorang warga sipil Bangkalan dengan selera yang kontradiktif: mencintai segala jenis olahan mie, namun memiliki alergi akut terhadap mie-literisme.

ArtikelTerkait

Jangan Senang Dulu kalau Bangkalan Madura Mulai Bebenah, Ini Cuma Sementara Mojok.co

Jangan Senang Dulu kalau Bangkalan Madura Mulai Berbenah, Ini Cuma Sementara

6 Oktober 2024
3 Hal yang Bikin Saya Suka Datang ke Pernikahan Adat Madura

3 Hal yang Bikin Saya Suka Datang ke Pernikahan Adat Madura

21 September 2023
Puskesmas Desa Jangkar Bangkalan Madura Bobrok, Lebih Mirip Rumah Hantu daripada Layanan Kesehatan Mojok.co

Puskesmas Desa Jangkar Bangkalan Madura Bobrok, Lebih Mirip Rumah Hantu daripada Fasilitas Layanan Kesehatan

2 Agustus 2024
Fakta Nikahan Orang Madura, Resepsi Bertabur Uang tapi Akhirnya Jadi Masalah

Fakta Nikahan Orang Madura, Resepsi Bertabur Uang tapi Akhirnya Jadi Masalah

26 April 2026
Desa Rajun Memang Banyak Kekurangan, tapi Paling Nyaman Se-Sumenep Mojok.co

Desa Rajun Memang Banyak Kekurangan, tapi Paling Nyaman Se-Sumenep

3 Mei 2024
Membayangkan Stasiun Tugu Jogja Lenyap, Kira-kira Apa yang akan Terjadi? Mojok.co

Membayangkan Stasiun Tugu Jogja Lenyap, Kira-kira Apa yang Akan Terjadi?

25 Februari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Nalar Cacat Kepala Sekolah yang Menganggap Enteng Bullying pada Siswa

Penyelesaian bullying di sekolah hanya dengan permintaan maaf adalah bukti bahwa hal ini nggak pernah dianggap serius

8 Agustus 2026
5 jurusan kuliah S2 yang sebaiknya diambil di Indonesia saja Mojok.co

5 jurusan kuliah S2 yang sebaiknya diambil di Indonesia aja, nggak usah jauh-jauh ke luar negeri

10 Agustus 2026
Warung Tacibay adalah jawaban ketika mahasiswa Malang memasuki tanggal tua Mojok.co

Warung Tacibay adalah jawaban ketika mahasiswa Malang memasuki tanggal tua

7 Agustus 2026
Guru ekstrakurikuler: tulang punggung prestasi sekolah yang sialnya jarang dapat apresiasi

Guru ekstrakurikuler: tulang punggung prestasi sekolah yang sialnya jarang dapat apresiasi

11 Agustus 2026
Sebagai orang Sunda, jujur saya iri banget sama orang Jawa (Unsplash)

Sebagai orang Sunda, jujur saya iri banget sama orang Jawa

10 Agustus 2026
Di kala ekonomi yang sulit ini, bisnis nasi bungkus 7 ribu malah cuan selangit

Di kala ekonomi yang sulit ini, bisnis nasi bungkus 7 ribu malah cuan selangit

10 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.