Arsip Artikel: Fareh Hariyanto
102 ArtikelPerantauan Tinggal di Banyuwangi
Perantauan Tinggal di Banyuwangi
Ironis, ingatan yang muncul bukan tentang serunya konser. Tapi, malah menyoal penonton konser yang sedang kasmaran.
Orang asli Banyuwangi biasa menyebutnya dengan lagu kendang kempul, seperti campursari kalau di Jawa. Sementara bahasa yang digunakan adalah bahasa Osing.
Kalau diibaratkan, adanya Festival Kebo-keboan merupakan wadah untuk menyalurkan minat dan bakat jin maupun setan yang ada di Banyuwangi untuk tetap eksis.