Arsip Artikel: Prabu Yudianto
537 ArtikelPenulis kelahiran Yogyakarta. Bekerja sebagai manajer marketing. Founder Academy of BUG. Co-Founder Kelas Menulis Bahagia. Fans PSIM dan West Ham United!
KKN di Kota Jogja Nggak Mudah, Nggak Semua Mahasiswa Mampu. Mending Pikir Ulang Sebelum Terjun ke Sana
KKN di Kota Jogja susah, nggak semua mahasiswa mampu. Mahasiswa harus sangar, melek digital, sabar, bermulut manis, dan punya dana.
Harus Punya Tabungan Rp20 Juta di Usia 25 Tahun, Fresh Graduate UMR Jogja Cuma Bisa Nangis Mendengarnya
Tabungan Rp20 juta di usia 25 tahun nggak relate bagi fresh graduate yang digaji UMR Jogja. Mending, sesuaikan tabungan dengan kemampuan aja.
Jogja Darurat Sampah, Monumen Ketidakbecusan Pemerintah yang Terus Meminta Waktu untuk Belajar. Mahasiswa 5 Tahun Gagal Saja DO, Pemerintah Minta Sabar?
Sampah tidak punya waktu untuk bersabar. Mereka akan terus membanjiri Jogja dan menjadi monumen dari ketidakbecusan pemerintah selama ini.
Jalan Pandega Marta Jogja Pembelah Labirin “Kasultanan Pogung”. Kawasan Mewah, Sayang Jalannya Memprihatinkan
Jalan Pandega Marta Jogja yang membelah padukuhan Pogung adalah kawasan elite dan strategis. Sayang, jalannya memprihatinkan.
Joko Pinurbo adalah Berlian di Mahkota Jogja dan Kini Berpulang Mengantongi Romantisnya
Semua lidah harus berseru menyatakan: Joko Pinurbo yang membuat Jogja tetap dan selalu romantis. Rest in peace, Mas Jokpin.
Kisah Pasar Ngasem Jogja: Berawal dari Pasar Burung, Gudang Seniman, Sampai Tujuan Sarapan Anak Skena
Siapa sangka Pasar Ngasem Jogja yang kini terkenal jadi tujuan sarapan dulunya menyimpan sejarah sebagai pasar burung.