Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Andaikan Saja Mbak You Adalah Presiden Indonesia

Muhammad Lutfi oleh Muhammad Lutfi
23 Januari 2021
A A
Andaikan Saja Mbak You Adalah Presiden Indonesia terminal mojok.co

Andaikan Saja Mbak You Adalah Presiden Indonesia terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Akhir-akhir ini, kita kembali digegerkan dengan adanya ramalan. Ramalan seorang ibu-ibu paruh baya, yang hanya sebelumnya meramal bakal ada sesuatu yang terjadi di Indonesia. Dan ternyata ramalannya benar. Dialah junjungan, the one and only, Mbak You.

Bagi saya, terlepas dari pro dan kontra, yang namanya ramalan kan ya begitu-begitu saja. Terserah, mau percaya apa tidak. Lagian kalau ramalan itu benar, pastinya orang-orang pada nyinyir kalau itu kebetulan. Begitu sebaliknya, kalau salah katanya, “Alah, dia siapa, wong manusia biasa.” Ya begitu lah manusia.

Beberapa waktu lalu pernyataan Mbak You sempat viral hanya karena ucapan kalau Jokowi bakal lengser di 2024. Sudahlah kita lupakan. Ya, kali ini, dia kembali melebur seperti manusia pada umumnya. Maklum kalau manusia juga punya salah. Lagian kan Mbak You sudah cukup dibilang tua umurnya. Apalagi dengan background dukun, wajar nggak tahu soal regulasi jabatan presiden yang memang akan habis dalam lima tahun.

Coba tengok dan kembali mengingat ramalan-ramalan dia, menerka lan menerawang kejadian apa yang bakal terjadi di jagat Indonesia. Hampir rata-rata benar loh. Saya juga nggak tahu sih, benarnya itu karena memang dulu ada sekolahnya atau moro-moro ngomong begitu dan ketepatan benar.

Tapi bagaimana kalau misal ibu paruh baya ini jadi presiden?

Ya andaikan saja, nggak usah ditanggapi serius-serius amat.  Lagian, boro-boro nyalon, gabung dengan salah satu partai saja belum tentu mau. Lebih suka hal-hal klenik daripada politik.

Sek sek, tetapi andaikan Mbak You ini seorang presiden, saya rasa cocok-cocok saja sih. Nggak menyalahi aturan. Presiden perempuan dulu ada, Megawati, yang terkenal dengan sebutan Mak Banteng-nya. 

Pertimbangan lain buat nambah-nambahin daftar list lah, masa tokoh perempuan Indonesia yang jadi presiden hanya Megawati. Apalagi, blio keturunan orang wow nan hebat. Nanti dibilangnya sudah dapat privilese. Sedangkan Mbak You, walaupun dengan latar belakang seorang klenik, harusnya bisa membuktikan kalau dia mampu tampil di panggung politik, gitu.

Baca Juga:

Magelang, Kota Paling Ideal untuk Orang yang Sedang Jatuh Cinta

Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja

Saya kadang selalu menganggap seorang peramal itu hidupnya pasti bahagia. Lha peristiwa yang bakal terjadi dia tahu kok. Pastinya ada usaha antisipasi jauh-jauh hari lah, jogo-jogo, takutnya hal-hal yang nggak diinginkan terjadi pada dirinya. Upaya preventif pun mudah dilakukan.

Inilah pertimbangan yang cocok bagi saya, pertimbangan yang nggak begitu bisa dipertanggungjawabkan, tetapi lumayan mashook lah kalau diangan-angan. Sebab ramalan ibu-ibu paruh baya nyentrik ini rata-rata benar, apalagi namanya begitu melejit setelah kejadian kecelakaan pesawat kemarin, kiranya alasan ini yang cocok menjadikannya presiden. Ya, enak kan, presidennya bisa meramal bagaimana Indonesia kedepannya.

Mengingat, celetukan Bapak Jokowi terhormat tentang banjir di sejumlah daerah di Kalimantan kurang epik. Masa katanya bencana yang terjadi ini karena cuaca? Ya cuaca memang nggak bisa dicegah, Bapak. Tapi, mbok ya ada usaha penanggulangan jauh-jauh hari begitu. 

Kalau presidennya Mbak You kan enak, apa-apa yang bakal terjadi sudah diramal jauh-jauh hari. Jadi aman. Usaha secara fisik, penanggulangan dan penjagaan ada. Usaha batin, jaga iman dan mental ada. Plus usaha klenik, ramalan jangka panjang dan jangka pendek juga ada. Cocok wes….

Jadi kasus bencana dan sebagainya nggak tinggi-tinggi amat, bisa ditoleransi. Andaikan saja ramalan itu meleset, setidaknya pemerintah dan warga sudah punya bekal waspada sebagai modal untuk menghadapi apa yang bakalan terjadi. Kasus kematian nggak banyak dan tenaga medis nggak kewalahan.

Itu masih bencana, belum lagi hal-hal yang di luar itu. Misalnya hal-hal yang krusial tetapi sering bikin kontroversial, seperti menebak dan menduga menteri dan kabinetnya yang korupsi. Semua beres di tangan peramal andal.

Hal-hal macam itu, kalau Mbak You sudah ramal jauh-jauh hari, nggak lama Indonesia bakal ayem tentrem. Sandang, pangan, papan terpenuhi dan punya alat antisipasi bencana jauh-jauh hari. Ada dewan dan kabinet pemerintahan yang korupsi, langsung eksekusi nggak perlu tunggu KPK turun menyelidiki.

Hmmm, nggak apa-apa dong berandai-andai. Lagian, saya yakin, lebih mustahil Mbak You jadi presiden daripada Indonesia menjuarai Piala Dunia. Benar kata Mas Puthut, akhir-akhir ini kita sering penyakitan karena pakai kata “andaikan”. Andaikan saya jadi… andaikan Indonesia ini… dan andaikan-andaikan lainnya yang sulit dicerna dan terwujudkan. Dyar….

Sumber gambar: YouTube Mbak You

BACA JUGA Politisi Konoha: Bersih, Merakyat, dan Kerja Nyata, tapi Budek juga dan tulisan Muhammad Lutfi lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 21 Januari 2021 oleh

Muhammad Lutfi

Muhammad Lutfi

Lelaki urban yang percaya bahwa Jakarta adalah kota yang bisa ditaklukkan. Penganut paham: asal ngopi, hidup bisa lanjut.

ArtikelTerkait

Melatih Kesabaran di Jalan Kalimantan Jember

Melatih Kesabaran di Jalan Kalimantan Jember

5 Juni 2023
Hidup di Desa Terkadang Tak Lebih Baik ketimbang Hidup di Kota, Bahkan Bisa Jadi Lebih Buruk

Miskin Dihina, Kaya Dituduh Pesugihan: Dilema Hidup di Desa

22 Oktober 2025
3 Alasan Naik Biskita Lebih Baik dari Angkot di Kota Bogor

3 Alasan Naik Biskita Lebih Baik dari Angkot di Kota Bogor

3 Mei 2025
5 Kebiasaan Food Vlogger yang Sebenarnya Menyebalkan

Jangan Dicemooh, Food Vlogger Memang Sangat Berguna bagi Kelanjutan Dunia

10 April 2023
35 Istilah dalam MotoGP yang Sering Digunakan Terminal Mojok

35 Istilah dalam MotoGP yang Sering Digunakan

9 Februari 2022
Literasi Numerik Sama Pentingnya dengan Membaca, Jangan Sepelekan Matematika Dasar!

Literasi Numerik Sama Pentingnya dengan Membaca, Jangan Sepelekan Matematika Dasar!

3 September 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Toyota Kijang Super, Mobil Tua Bangka yang Menolak Mati Mojok.co

Toyota Kijang Super, Mobil Tua Bangka yang Menolak Mati

31 Maret 2026
Trauma Naik PO Handoyo Kelas Eksekutif, Niat Cari Kenyamanan dengan Bayar Mahal Malah Berakhir Menderita Mojok.co

Kapok Naik PO Handoyo Kelas Eksekutif, Niat Cari Kenyamanan dengan Bayar Mahal Malah Berakhir Trauma dan Menderita

31 Maret 2026
Tragedi Nasi Rames Sancaka Utara- Beli Mahal, dapatnya Bangkai (Wikimedia Commons)

Tragedi Nasi Rames Sancaka Utara: Membayar Tiket Eksekutif demi Uji Nyali Makan Nasi yang Sudah Almarhum

29 Maret 2026
4 Hal yang Wajar di Tegal, tapi Nggak Lazim dan Bikin Bingung Pendatang Mojok.co

Mewakili Warga Tegal, Saya Ingin Menyampaikan Permintaan Maaf kepada Pemudik

28 Maret 2026
Naik Bus Sinar Mandiri Mulya Rembang-Semarang Mengancam Nyawa, Armada Reyot dan Sopir Ugal-ugalan Mojok.co

Bus Sinar Mandiri Mulya Rembang-Semarang Mengancam Nyawa, Armada Reyot dan Sopir Ugal-ugalan

1 April 2026
Sebagai Buruh Pabrik, Saya Juga Ingin WFH Seperti ASN (Shutterstock)

Sebagai Buruh Pabrik, Saya Juga Ingin WFH Seperti ASN

3 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut dan Tagihan Shopee PayLater
  • Ambisi Beli Mobil Keluarga sebelum Usia 30, Setelah Kebeli Tetap Gagal Senangkan Ortu dan Jadi Pembelian Sia-sia
  • Gelar Siswa Terpintar Tak Berarti buat Kuliah UB, Terdampar di UIN Malah Jadi Mahasiswa Goblok, Nyaris DO dan Lulus Tak Laku Kerja
  • Vario 160 Adalah Motor Buruk Rupa yang Menyalahi Kodrat Motor Honda, tapi Sejauh Ini Menjadi Matik Terbaik yang Tahan Siksaan
  • Resign dari Perusahaan Bergaji 3 Digit di Luar Negeri karena Tak Merasa Puas, Kini Memilih Kerja “Sesuai Passion” di Kampung Halaman
  • Punya Rumah Besar di Desa: Simbol Kaya tapi Percuma, Terasa Hampa dan Malah Iri sama Kehidupan di Rumah Kecil-Sekadarnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.